• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, June 4, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Batur Geopark Menuju Rel Pariwisata Berkelanjutan

AA Made Desni by AA Made Desni
3 April 2015
in Kabar Baru, Travel
0
0

gunung batur-balebengong

Siapa yang tidak mengenal Bali?

Bali sebuah pulau magis yang kental dengan taksu pariwisata. Sebuah pulau yang menyandang sebutan elok berkonotasi menarik. Bali merupakan salah satu provinsi yang menonjol di sektor pariwisata di Indonesia.

Nama Bali melejit sejak pariwisata menjadi tumpuan masyarakat Bali. Bali tak hanya terkenal dengan keindahan pantai yang menggurat senja indah, akan tetapi Bali menyimpan kekayaan pariwisata yang tak boleh dipandang sebelah mata yakni wisata Batur Geopark (Taman Bumi).

Wisata Batur Geopark terletak di Penelokan Utara, Kintamani, Kabupaten Bangli. Wisata Batur Geopark menawarkan panorama alam indah yaitu kombinasi Gunung Batur dan Danau Batur yang berbentuk bulan sabit berwarna biru pekat di tengah kaldera. Kaldera Gunung Batur merupakan kaldera terindah di Indonesia ini dibuktikan dengan adanya pengakuan dari UNESCO.

Tak hanya melirik kombinasi Gunung dan Danau Batur, wisatawan lokal maupun mancanegara pun terpikat untuk melakukan aksi pendakian sekaligus berburu semburat matahari. Mendaki Gunung Batur acap kali diminati karena terdapat bebatuan indah yang menjadi sorotan di atas gunung.

Hamparan pasir yang indah semakin melukiskan betapa indahnya Batur Geopark.

jalan-rusak-baturTak ada gading yang retak. Wisata Batur Geopark memiliki kekurangan yaitu kurang memperhatikan keselamatan lingkungan demi ekonomi. Polemik tentang upaya mengembangkan pariwisata Geopark Batur mulai muncul di tengah pelaku pariwisata Bali.

Kasus yang melilit Batur Geopark adalah kasus penambangan galian C berupa pasir dan batu di kawasan Batur Geopark. Aktivitas penambangan ini disinyalir tidak sesuai dengan tujuan utama konservasi di daerah tersebut.

Saat dilakukannya penambangan galian C sangat menganggu wisatawan yang mengunjungi obyek wisata Geopark Batur. Akibatnya, animo wisatawan untuk menapakkan kaki di Geopark Batur berkurang. Kurang nyaman jika mengunjungi Geopark Batur di tengah proyek galian.

Hambatan tentu saja hadir dalam pariwisata Geopark Batur. Volume sampah di Geopark Batur tak dapat dihitung jari. Perilaku wisatawan yang tidak sadar akan kebersihan lingkungan sesuka hati membuang sampah sembarangan menjadi pemicu minat wisatawan menjadi berkurang mengunjungi Geopark Batur.

Minat berkurang menjadi penghambat majunya pariwisata. Timbul kesan ’sampah menjadi raja’.

Masalah tersebut sulit diatasi karena berawal dari kesadaran masing-masing untuk turut serta menjaga kebersihan diareal pariwisata.

Kini, Geopark Batur menuju rel pariwisata berkelanjutan menjadi penunjang pariwisata Bali. Pariwisata berkelanjutan adalah pariwisata yang dapat didukung oleh lingkungan, sekaligus layak secara ekonomi menjadi tantangan Batur Geopark.

Untuk menuju rel pariwisata berkelanjutan dengan tetap menerapkan konsep purba tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetap menerapkan konsep purba di daerah pariwisata menjadi resep rel menuju pariwisata berkelanjutan. [b]

Tags: BangliPariwisataSosialWisata
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
AA Made Desni

AA Made Desni

I'm part of Madyapadma Journalistic Park SMAN 3 Denpasar

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Pulau Wisata ini Ditutup Sementara untuk Perbaikan Kualitas Lingkungan  akibat Overtourism

Pulau Wisata ini Ditutup Sementara untuk Perbaikan Kualitas Lingkungan akibat Overtourism

8 April 2026
Siapkah Nyepi Digital?

Siapkah Nyepi Digital?

23 March 2026
Next Post
Penglipuran yang Kian Memikat Turis Lokal

Penglipuran yang Kian Memikat Turis Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Pengetahuan Pangan Lokal Dijaga Bersama, Tak Hanya oleh Petani

4 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Melali Shuttle Listrik di Intaran Sanur, Transportasi Publik Rintisan Dikelola Desa

Melali Shuttle Listrik di Intaran Sanur, Transportasi Publik Rintisan Dikelola Desa

3 June 2026
Pengembangan Jatiluwih perlu memprioritaskan pertanian bukan pariwisata.

Bali sané mangkin: Tanah bisa Dibeli, Budaya bisa Dieksploitasi, Jati Diri bisa Direkonstruksi.

3 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia