• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, January 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Tukang Suun Anak Memburu Hari Raya

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
19 March 2009
in Kabar Baru
0
0

Oleh Luh De Suriyani

Awal pekan ini, beberapa hari menjelang Hari Raya Galungan adalah berkah bagi puluhan tukang suun (buruh angkut) anak di Pasar Badung, Denpasar.

Sangat mudah menemukan tubuh-tubuh mungil sambil menjunjung keranjang besar di pikuk pasar tradisional terbesar di Bali ini. Wajah mereka tenggelam oleh tekanan keranjang berisi bahan belanjaan para pembeli yang menggunakan jasa mereka.

Selasa lalu tiga buruh anak terlihat istirahat di sisi pasar yang kosong. Sebelah mereka, empat pria dewasa tengah bermain catur.

Ketiga perempuan kecil yang kuat itu adalah Ni Luh Meli (8), Ni Komang Sari (12), dan Ni Kadek Merta (12). Mereka berasal dari desa yang sama, Dusun Pedahan, Desa Tianyar, Kabupaten Karangasem. Sekitar dua jam perjalanan dari Denpasar.

“Galungan, Kuningan, dan Nyepi ini adalah panen besar. Banyak teman dari desa yang baru datang meburuh (bekerja),” ujar Ni Kadek Merta, 12 tahun.

Semua tulang suun di pasar adalah perempuan. Bagi buruh-buruh anak dan yang dewasa, Galungan menjadi hari istimewa. Sementara sejumlah keluarga lain merayakan Galungan di kampung halaman, mereka malah berlomba datang ke Kota Denpasar.

“Tidak ada apa di desa kalau Galungan. Mending cari uang di kota,” sahut Sari.

Sejak awal pekan, ketika pasar mulai ramai karena persiapan hari raya, ketiganya sudah berada di pasar sejak jam 4 dini hari. Lalu, 10 jam kemudian mereka baru pulang. Namun, ini juga tergantung situasi. Jika pasar masih ramai, mereka akan bertahan.

“Saya sudah dapat Rp 14 ribu,” sahut si kecil Meli.. Tiga orang pembeli menggunakan jasanya, dan ia mengaku seorang wisatawan asing memberikannya upah paling besar yakni Rp 5000 plus sekotak kue.

Mereka tidak menetapkan tarif khusus untuk menjunjung barang belanjaan. Tak jarang, upah sekali jalan Rp 1000 atau Rp 2000 rupiah. Padahal, buruh-buruh kecil ini harus mengikuti pembeli kemana pun pergi sambil menjunjung barang belanjaannya. Saling seruduk dan saling himpit di lorong-lorong sempit pasar. Paling singkat waktunya 30 menit per orang.

“Pas Galungan, kalau sudah punya uang, bisa jalan-jalan ke lapangan,” ujar Sari tentang rencana rekreasinya pada Rabu ini.

Ninik Endangtias, salah seorang pengguna jasa buruh ini mengaku sedih karena sebagian besar anak-anak ini tidak sekolah. “Saya sebenarnya tidak tega memakai mereka sebagai buruh angkut. Tapi mereka kan butuh uang,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Ni Nyoman Sulatri (25), ibu Meli, yang juga menjadi tukang suun sembilan tahun lalu. “Saya tidak memaksa anak. Dia sendiri mau ikut biar bisa mengumpulkan uang sendiri,” ujarnya.

Sulatri mengakui, kini puluhan buruh anak-anak dari desanya makin banyak yang tertarik datang ke Denpasar. “Anak-anak senang kalau dapat uang jajan sendiri. Orang tuanya tidak mungkin bisa memberikan,” katanya.

Sulatri dan Meli telah membulatkan tekad untuk merayakan Galungan sambil bekerja. “Sembahyang hanya sebentar, lalu bisa kerja lagi. Semoga saya bisa pulang nanti di Hari Kuningan saja,” tambah Sulatri. [b]

Versi Bahasa Inggris ada di http://www.thejakartapost.com/news/2009/03/18/porters-hunt-galungan-blessings.html

Tags: Anak-anakBali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Memanen Air Hujan dan Biogas, Teknologi Tepat Guna bagi Petani Bali yang Terabaikan

Ketimpangan Sumber Daya di Balik Krisis Air Tanah Bali

12 November 2025
Next Post

Mereka yang Mengabdi pada Lansia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia