• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, October 18, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sungai Kotor pun Masih Bisa Digunakan

Dewi Mahayanthi by Dewi Mahayanthi
11 June 2011
in Berita Utama, Kabar Baru, Sosial
0
1

Dengan bayaran Rp 20.000 per hari, Bu Made mencuci perabot dagangan di sungai. Foto Dewi Mahayanthi.

Meski kotor, air sungai pun bisa menghasilkan uang.

Sungai yang bersih masih ditemukan di daerah pegunungan dekat pedesaan. Tetapi, sungai di daerah perkotaan bisa dikatakan sudah kotor dan tercemar. Di daerah Penatih, Denpasar Utara, ternyata buruh pasar masih memanfaatkan sungai untuk mencuci perabot dagangan.

Sepintas ibu-ibu ini tampak jorok karena mencuci perabot dagangan di aliran sungai pinggir jalan raya. Dari pengamatan, ibu-ibu ini bekerja sebagai buruh di pasar Agung Penatih. Salah satunya bernama Ni Made Purni. Tugas yang biasa dilakukannya seperti mengangkut barang dagangan dari kendaraan ke dalam pasar, menyiapkan perabot dan membersihkan perabot yang selesai dipakai.

Dengan bayaran Rp 20.000 per hari, setiap hari bu Made harus mencuci perabot dagangan di aliran sungai itu. Padahal berdasarkan kasat mata, aliran air itu sudah tidak bersih lagi. Limbah rumah tangga pun di buang ke aliran sungai itu. Ketika ditanya mengapa bu Made mencuci perabot di sana, menurutnya kalau hanya mencuci perabot itu tidak masalah.

Seorang petugas karcis bernama I Wayan Lodra menuturkan bahwa pihak pengelola pasar sudah menyiapkan kran air. Tetapi, untuk menghindari bau amis perabot dagangan itu, beberapa buruh memilih mencuci di aliran sungai tersebut. Jika masalah ini tidak segera diatasi, akan semakin banyak orang yang melintas di seputaran daerah Penatih melihat buruh yang mencuci perabot di sungai itu.

April 2011 lalu, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu meninjau langsung Pasar Agung Penatih ini. Dia menetapkan pasar ini sebagai pasar percontohan.

Rencananya Agustus ini akan dilakukan renovasi bangunan dan saluran air. Semoga dengan terpilihnya sebagai pasar percontohan, pihak pengelola menyediakan tempat cuci perabot bagi penjual di Pasar Agung Penatih.

Tags: DenpasarLingkunganPasarSosial
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Dewi Mahayanthi

Dewi Mahayanthi

Gadis yang terlahir sempurna dengan segala kekurangannya. mencoba sekeras hati melawan keterbatasan dengan mengikuti beberapa organisasi di dunia ini. Mencoba segala sesuatu yang belum pernah aku coba dalam kehidupan ini.

Related Posts

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan: Sebuah Kontemplasi Eco-Sosial-Religius di Bali

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

12 October 2026
Di Luar Pintu Rumah, Kita Sama-Sama Bekerja; Di Dalam, Mengapa Hanya Satu yang Boleh Lelah?

Di Luar Pintu Rumah, Kita Sama-Sama Bekerja; Di Dalam, Mengapa Hanya Satu yang Boleh Lelah?

5 October 2026
Upaya Generasi Muda Tamblingan  Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

Ada Dapur Raksasa di Bawah Danau-danau di Bedugul

27 September 2026
Bali dan Banjir: Apakah Kita Serius Menata Kota?

Kesalahpahaman dalam Penganggaran Mitigasi Bencana di Bali

25 September 2026
Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

22 September 2026
IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

12 September 2026
Next Post

Jadwal Pesta Kesenian Bali 2011

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

18 October 2026
Menyatu di Titik Nadir: Catatan dari Aksi Kamisan Bali ke-73 

Menyatu di Titik Nadir: Catatan dari Aksi Kamisan Bali ke-73 

17 October 2026
Transisi ke Kendaraan Listrik adalah Wacana Kapitalistik ?

Pulau Wisata dengan Pasokan Rapuh: Analisis Kapitalisme atas Kelangkaan BBM di Bali

16 October 2026
Pemerintah Lalai, Bali Digerakkan Daily Worker dan Kini Harus Begadang Massal untuk BBM

Pemerintah Lalai, Bali Digerakkan Daily Worker dan Kini Harus Begadang Massal untuk BBM

16 October 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia