• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, January 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Musik

Settle, dari Bali untuk Kompilasi Lintas Negeri

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
6 January 2018
in Musik
0
0
Settle satu-satunya band emo dari Indonesia yang masuk album kompilasi lintas negara. Foto Muhammad Indra Gunawan.

Dari Bali, band ini menjadi satu-satunya band Indonesia yang masuk kompilasi band emo beberapa negara.

Pergulatan skena musik emo bawah tanah Bali memang terlihat remang. Sulit untuk melihatnya dengan mata telanjang kecuali jika kita memang menginginkan melihatnya. Namun, ketika kita mampu melihatnya, maka perlahan kejutan akan berdatangan.

Dalam skena musik yang remang-reman itu ternyata penuh warna oleh beragam letup dan kejut para musisinya. Warna-warna itu sering kali dikerdilkan bagi mereka yang malas melihat. Bukan soal besar, karena pasti semuanya kembali ke selera masing-masing.

Kalian yang mau melihat dalam remang, akan menemukan hal ini. Berasal dari Bali, Settle menjadi satu-satunya kelompok Emo asal Indonesia yang terlibat dalam seri kedua album kompilasi musik yang dirilis di bawah naungan Sweaty & Cramped Records (Hongkong).

Album kompilasi bertema “Emotional Too” itu terdiri dari 10 lagu dan khusus diisi oleh band-band emo dan terbagi menjadi dua bagian: Straight [Side A] dan Narrow [Side B]. Settle menyertakan satu singel berjudul Ileana.

Sembilan grup musik lain yang terlibat dalam album itu datang dari berbagai negara: Racoonhead (Singapore), Wellsaid (Hongkong), Swill (Taiwan), By The End Of Summer (Japan), Foster Parents (China), dan Paper Shoes (United Kingdom).

Album kompilasi yang diprakasai oleh Sweaty & Cramped Records nantinya akan dirilis dalam format kaset bekerja sama dengan label rekaman Qii Snacks Records (China), dan Sango Records (Japan). Sebelumnya di tahun 2016, Sweaty & Cramped Records telah merilis kompilasi Emo Asia seri pertama yang bertajuk “Emotion, No” dan menghadirkan Beeswax (Malang) sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia dalam kompilasi tersebut.

Ileana merupakan materi yang telah dirilis Settle dalam album mini bertajuk Unpleasant Feelings di awal tahun 2017. Sedari awal kemunculannya, Settle hadir dengan keunikannya dalam mengemas materi; sebuah cerita besar yang dinarasikan dan diperkenalkan melalui potongan-potongan cerita yang tersusun secara acak dalam EP perdana mereka, Unpleasant Feelings – Chapter 2, Chapter 7, Chapter 3, Chapter 6, dan Chapter 5, single yang baru dilepas pada awal Desember 2017 lalu.

Tentang Settle

Settle adalah sebuah unit alternative asal Denpasar, Bali yang dibentuk pada Mei 2016. Pendirinya para personel dan eks-personel dari band Modern Guns, Ice Cream Attack, King Of Panda, Good Morning Sunrise, Anolian, dan Hirotaro.

Settle beranggotakan lima pria yang mencoba untuk meninggalkan zona nyamannya pada band masing-masing. Mereka bereksperimen untuk menciptakan warna musik baru dalam skena musik Bali yang dewasa ini masih didominasi oleh para pelaku dan penikmat musik punk, metal dan folk.

Settle terdiri Indra Purnama (vokal), Yudi Septyan (bass), Eka Cipta (gitar), Agung Pranata (gitar), dan Gungde Yudistira (drum). Mereka mendeskripsikan musik yang mereka mainkan sebagai hasil perpaduan dari kemarahan musik hardcore dipadupadankan dengan sisi tenang dari musik ambient serta lirik yang banyak berisi kegelisahan dan memiliki tingkat katarsis dari musik Emo.

Settle mengambil banyak referensi dari band-band semacam Brand New, Citizen, The Maine, Title Fight, Basement, Balance and Composure, Jimmy Eat World, dan beberapa band rilisan dari Run For Cover Records. Kendati demikian, materi-materi yang ditawarkan oleh Settle jauh dari kesan mereplikasi influence mereka.

Saat ini Settle telah melepas debut mini album “Unpleasant Feelings”. Secara garis besar mini album tersebut bercerita tentang perasaan tak menentu yang selalu mengganjal dalam perjalanan hidup dua insan manusia.

Secara konseptual, mini album “Unpleasant Feelings” bercerita tentang bagaimana kehidupan dua insan bisa menjadi sama namun pilihan yang mereka buat mengantarkan mereka dalam dua lintasan berbeda dengan beragam cerita tentang kegelisahan, kekecewaan, dan kegetiran dalam menjalani sebuah kehidupan.

Mini album ini juga merupakan sebuah kepingan puzzle akan suatu gagasan yang coba dibangun oleh Settle pada album penuhnya nanti. Lewat mini album tersebut Settle mencoba untuk menawarkan kepingan-kepingan cerita yang dilempar secara acak dari dua karakter fiksi yang diciptakan Settle untuk melengkapi cerita dalam album penuhnya nanti.

Mini album ini dibuat setiap lagunya mempunyai bagian cerita yang berbeda-beda dan tentunya dengan emosi yang berbeda pula. [b]

Tags: BaliMusikSETTLE
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Memanen Air Hujan dan Biogas, Teknologi Tepat Guna bagi Petani Bali yang Terabaikan

Ketimpangan Sumber Daya di Balik Krisis Air Tanah Bali

12 November 2025
Next Post
Seorang Laki-laki yang Takut Ditinggal Pergi

Seorang Laki-laki yang Takut Ditinggal Pergi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Menelusuri DAS Tukad Badung, Sungai Tengah Kota yang Terbengkalai

Tumpang Tindih Tata Kelola Air di Bali

9 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia