• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sejumlah Usulan Nama untuk Jalan Tol di Bali

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
16 May 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Sejarah, Sosok
0
4

jalan-tol-bali

Usulan nama mulai dari seniman hingga Gubernur saat ini.

Akademisi Universitas Udayana Prof I Nyoman Darma Putra mengusulkan agar nama jalan tol pertama di Bali yang segera rampung diberikan nama dengan nama seniman I Wayan Lotring (1898-1983). Darma Putra menyampaikan hal itu di Denpasar, Selasa lalu.

Tol ini menghubungkan Benoa dengan Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua, melintas di atas perairan dengan pemandangan nan indah.

Alasan mengabadikan nama Lotring sebagai nama jalan itu karena Lotring adalah mahaguru tari dan tabuh Bali yang berjasa dalam pengembanga seni budaya Bali. Lotring yang berasal dari Kuta, Badung, merupakan seniman besar Bali yang banyak mendidik seniman lokal dan seniman luar negeri.

“Ahli musik etnik asal Kanada, Collin McPhee, adalah salah satu orang asing yang belajar music dari Lotring,” ujar Darma Putra.

McPhee menulis buku A House in Bali (1944, cetak ulang terus sampai 2002), yang memuji kehebatan Lotring dan seniman Bali lainnya. Buku ini, masih beredar sampai sekarang, berarti terus mempromosikan kekayaan musik Bali dan kepiawaian seniman yang dimiliki Bali termasuk Lotring.

Foto Tol

Selama ini, menurut Darma Putra, nama Lotring sudah diabadikan sebagai nama jalan kecil di daerah wisata Kuta. “Kini saatnya mengharumkan nama Lotring dalam jalan lebih besar, jalan tol pertama nana indah di Bali,” tambah Darma Putra.

Darma Putra khawatir jika nama jalan penting ini diberikan nama tanpa dasar yang jelas. Selama ini, selama proyek dalam pengerjaan, jalan itu disebut dengan “JDP atau Jalan Di Atas Perairan”. Kalau tidak sejak awal dirancang nama tepat, bisa jadi bertambah nama jalan yang tak jelas dasar penamaannya tetapi terlanjur terkenal seperti Jalan Sunset Road atau Jalan Marlboro.

“Bali adalah daerah wisata budaya dan penamaan jalan tol yang akan banyak dilalui turis sebagai Jalan Wayan Lotring akan menimbulkan rasa bangga atas pahlawan budaya Bali,” ujar Darma Putra.

Nama lain yang diajukan untuk nama jalan tol Bali itu adalah Jalan Soekarno-Hatta, Jalan I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Patih Jelantik, atau I Gusti Nyoman lempad (pelukis besar Bali abad ke-20), Made Mangku Pastika, sebagai gubernur dan putra Bali yang berhasil membongkar kasus bom Bali 2002.

Kira-kira, (si)apa nama yang tepat untuk jalan tol ini menurut Anda? [b]

Foto-foto Anton Muhajir.

Tags: BaliJalan TolSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Next Post
Menikmati Ketenangan Air Terjun Terbang

Menikmati Ketenangan Air Terjun Terbang

Comments 4

  1. imadewira says:
    13 years ago

    Pakai nama seniman saja.

    Reply
  2. Ka Widiantara says:
    13 years ago

    Apa jadinya kalau jalan tol itu dikasi nama “Mangku Pastika” sementara disaat yang bersamaan, Ia (MP) melintasi jalan tol itu 🙂

    Reply
  3. Ka Widiantara says:
    13 years ago

    apa jadinya kalau jalan tol itu diberikan nama ‘Made Mangku Pastika’, sementara saat bersamaan ia melewati jalan tol tsb. 🙂

    Reply
  4. De Vin says:
    13 years ago

    Wacana yg sangat baik, belajar dar Sunset Road dan Marlboro, sebaiknya untuk jalan baru di atas air (Jln. Tol Bali) diberi nama lokal saja. Dari nama nama tersebut saya lebih tersentuh dengan “Lotring” dan “Lempad”. Karena “Lotring” beliau dari latar belakang yg di jelaskan diatas sangat cocok dgn asal dan tempat jalannya. Kalau “Lempad” lebih cocok di Ubud ato Gianyar.
    Kata Lotring bila diurai menjadi dua suku kata Lot dan Ring, Lot kira kira berarti dataran yg ada di dalam air (seperti Tanah Lot), sedangkan Ring kira kira berarti melingkar, sehingga ada kecocokan dgn kondisi situasi dan lokasi jalan yg sedang dibangun tersebut.
    Maaf bila tidak berkenan.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Pengetahuan Pangan Lokal Dijaga Bersama, Tak Hanya oleh Petani

4 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Melali Shuttle Listrik di Intaran Sanur, Transportasi Publik Rintisan Dikelola Desa

Melali Shuttle Listrik di Intaran Sanur, Transportasi Publik Rintisan Dikelola Desa

3 June 2026
Pengembangan Jatiluwih perlu memprioritaskan pertanian bukan pariwisata.

Bali sané mangkin: Tanah bisa Dibeli, Budaya bisa Dieksploitasi, Jati Diri bisa Direkonstruksi.

3 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia