• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, May 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Rumput Laut, Tulang Punggung Nusa Penida

Agung Parameswara by Agung Parameswara
24 May 2015
in Berita Utama, Foto, Kabar Baru, Sosial
0
1

PRM_agungparameswara_01Hampir 80 pesen penduduk Nusa Penida menjadi petani rumput laut.

Mereka bergantung pada pasang surut air laut. Pulau dengan batu kapur dan bukit gersang itu tidak menyediakan banyak alternatif untuk pertanian lahan basah yang tergantung curah hujan.

PRM_agungparameswara_02

PRM_agungparameswara_03

Nusa Penida adalah sebuah pulau di sebelah tenggara Bali yang dipisahkan oleh Selat Badung. Di dekat pulau ini terdapat juga pulau-pulau kecil lain yaitu Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Perairan pulau Nusa Penida terkenal dengan kawasan selamnya di antaranya terdapat di Penida Bay, Manta Point, Batu Meling, Batu Lumbung, Batu Abah, Toyapakeh dan Malibu Point.

PRM_agungparameswara_04

PRM_agungparameswara_05

Budi daya rumput laut di Nusa Penida berawal pada 1984. Kala itu, seorang pengusaha dari Surabaya membawa pengaruh rumput laut untuk dicoba dikembangkan di Nusa Lembongan, Desa Jungut Batu, di seberang Nusa Penida.

Setelah panen pertama di Nusa Lembongan berhasil, kabar tentang bagaimana kesuksesan rumput laut menyebar cepat di antara warga desa. Dalam kurun waktu kurang dari empat bulan, seluruh pesisir laut Nusa Penida sepanjang 30 km dipenuhi petani rumput laut.

PRM_agungparameswara_06

PRM_agungparameswara_07

Jenis Rumput laut yang populer di Nusa Penida adalah spinosum (Eucheuma spinosum) dan katoni (Eucheuma cottoni). Spinosum biasanya digunakan sebagai bahan makanan di Cina. Adapun katoni diolah menjadi tepung untuk industri berbeda seperti kosmetik, obat-obatan, dan makanan.

PRM_agungparameswara_08

PRM_agungparameswara_09

Proses mereka bertani berawal ketika air laut surut, mereka bekerja di laut untuk menanam atau memotong rumput laut. Tidak ada waktu persis seperti ketika air laut surut. Tergantung pada musim. Hal ini bisa terjadi di pagi hari, siang hari dalam panas terik, sore hari, atau di tengah malam yang dingin.

PRM_agungparameswara_10

PRM_agungparameswara_11

Pekerjaan ini mengharuskan mereka untuk berendam di air setiap hari. Biasanya, rumput laut tidak langsung dijual begitu mereka dipotong, tetapi dikeringkan terlebih dahulu sebelum dijual.

PRM_agungparameswara_12

PRM_agungparameswara_13

PRM_agungparameswara_14

Rumput laut yang menjadi komoditas ekspor dan diminati dunia tidak serta merta mengubah nasib mereka. Harga yang minim yang ditetapkan distributor membuat kehidupan mereka tidak berubah hampir 40 tahun semenjak rumput laut pertama kali populer di Nusa Penida.

PRM_agungparameswara_15

PRM_agungparameswara_16

Menurut data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali, total produksi rumput laut Bali pada 2013 sebanyak 145.597 ton, atau naik hanya 1 persen dibanding hasil pada 2012, 144 ribu ton.

PRM_agungparameswara_17

PRM_agungparameswara_18

Bali adalah satu dari sembilan provinsi penghasil komoditas rumput laut di Indonesia. Nusa Penida ini menyumbang sekitar 65 persen rumput laut untuk seluruh hasil rumput laut di Bali.

PRM_agungparameswara_19

PRM_agungparameswara_20

Para petani menjual rumput laut kering kepada distributor yang akan mengirimkannya ke Surabaya untuk diproses lebih lanjut sebelum diekspor. Distributor menetapkan harga Rp 3.000 – Rp 4.500 per kilogram untuk jenis spinosum, tergantung kualitas, dan Rp 7.200 per kilogram untuk jenis katoni. [b]

Tags: FotoKlungkungNusa PenidaPertanianPesisirSosial
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Agung Parameswara

Agung Parameswara

Anak dari desa yang ingin selalu belajar

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Reklamasi Sekali, Abrasi Berkali-kali

Reklamasi Sekali, Abrasi Berkali-kali

20 April 2026
Siapkah Nyepi Digital?

Siapkah Nyepi Digital?

23 March 2026
Next Post
#NodaKarya2015 Proudly Presented by Graphic Design 2013-2014 New Media

#NodaKarya2015 Kreativitas Mahasiswa New Media

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

matan AI

Penghancuran Kemandirian Desa-desa di Bali

29 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

28 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia