• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, December 13, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Robohnya Kampus “Perjuangan Rakyat” Sastra

Wayan Sunarta by Wayan Sunarta
11 September 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Pendidikan, Sejarah
0 0
1

prasasti-1

Di kalangan aktivis mahasiswa, kampus Sastra adalah bangunan bersejarah.

Kampus di Jalan Pulau Nias, Sanglah, Denpasar ini adalah tempat lahirnya para aktivis mahasiswa sejak angkatan 1966, 1974, hingga terakhir 1998. Dari kampus Fakultas Sastra di Sanglah ini kemudian semangat gerakan menjalar dan tumbuh liar di kalangan aktivis mahasiswa, tak hanya di fakultas-fakultas lain tapi juga universitas-universitas lain di Bali.

Fakultas Sastra adalah juga tempat lahirnya Universitas Udayana. Sebelum lahirnya kampus negeri terbesar di Bali tersebut, Fakultas Sastra merupakan bagian dari Universitas Airlangga Surabaya sebelum kemudian terbentuk Universitas Udayana.

Karena itulah pembongkaran terhadap Kampus Sastra adalah upaya melupakan sejarah.

Rektor Universitas Udayana Bali, Prof. Dr. dr. Ketut Sastika Sp.PD-KEMD dan Dekan Fakultas Sastra Univeristas Udayana Prof. Dr. I Wayan Cika, dinilai arogan terkait masih berlanjutnya pembongkaran gedung C Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Udayana Jalan Nias 13 Sanglah, Denpasar.

Sebelumnya pada Rabu pekan lalu, Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta, telah meminta pihak Rektorat dan Fakultas Sastra Universitas Udayana untuk menghentikan sementara pembongkaran bangunan yang telah berusia 55 tahun tersebut dan diduga sebagai bangunan cagar budaya.

“Namun pada Jumat, Sabtu dan Minggu kemarin, pembongkaran tetap terus berlangsung, dan ini menunjukkan sikap abai sekaligus arogansi pihak rektorat permintaan Ketua Komisi IV DPRD Bali,” ungkap Ngurah Agung Swabhawa, Koordinator Komunitas Pewahyu Rakyat.

Menurut Agung Swabhawa, pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan keberatan atas pembongkaran gedung tua yang pernah diresmikan Presiden Soekarno pada 29 September 1958 dan diduga sebagai bangunan cagar budaya.

“Kami menilai gedung tua ini memiliki nilai historis yang tinggi dan tidak layak untuk dibongkar karena satu satunya Fakultas yang diresmikan oleh Presiden RI di zamannya,” imbuh Swabhawa.

Swabhawa menilai sangat tidak layak jika gedung tersebut dibongkar karena pembongkaran gedung bersejarah tersebut melanggar Undang-Undang No.11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

“Atas nama sejarah dan Undang-Undang Cagar Budaya, sebaiknya gedung tua tersebut dikembalikan seperti bentuk semula dan dijadikan sebagai warisan budaya,” pungkas mahasiswa Arkeologi Universitas Udayana semester VII ini.

Pembongkaran Gedung C Fakultas Sastra dan Budaya Fakultas Sastra Universitas Udayana dilakukan pihak Rektorat Universitas Udayana karena kebutuhan akan ruang kuliah dan pusat kegiatan mahasiswa Fakultas Sastra. [b]

Foto dari blog Senat Mahasiswa Fakultas Sastra.

Tags: BaliPendidikanSejarah
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Wayan Sunarta

Wayan Sunarta

Lulusan Antropologi Budaya, Fakultas Sastra, Universitas Udayana. Pernah kuliah Seni Lukis di ISI Denpasar. Mulai menulis puisi sejak awal 1990-an. Kemudian merambah ke penulisan prosa liris, cerpen, feature, esai/artikel seni budaya, kritik/ulasan seni rupa, dan novel. Tulisan-tulisannya dimuat di berbagai media massa lokal dan nasional, di antaranya Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, Republika, Suara Pembaruan, The Jakarta Post, Jawa Post, Pikiran Rakyat, Bali Post, Jurnal Kebudayaan Kalam, Jurnal Cerpen Indonesia, Majalah Sastra Horison, Majalah Gong, Majalah Visual Arts, Majalah Arti. Buku kumpulan cerpennya yang telah terbit adalah Cakra Punarbhawa (Gramedia, 2005), Purnama di Atas Pura (Grasindo, 2005), Perempuan yang Mengawini Keris (Jalasutra, 2011). Buku kumpulan puisinya adalah Pada Lingkar Putingmu (bukupop, 2005), Impian Usai (Kubu Sastra, 2007), Malam Cinta (bukupop, 2007), Pekarangan Tubuhku (Bejana Bandung, Juni 2010). Buku novelnya: Magening (Kakilangit Kencana, Jakarta, 2015).

Related Posts

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Serbuan Konten AI: Ketika Membedakan Asli dan Palsu itu Melelahkan

Kontroversi Jasa Joki Tugas Kuliah

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Memanen Air Hujan dan Biogas, Teknologi Tepat Guna bagi Petani Bali yang Terabaikan

Ketimpangan Sumber Daya di Balik Krisis Air Tanah Bali

12 November 2025
Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

3 November 2025
Next Post
Stand Up Comedy ala Bali

Stand Up Comedy ala Bali

Comments 1

  1. maman says:
    12 years ago

    prasasti itu yang baru ya?

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Memperjuangkan Bali Bebas Macet: Catatan Akhir Tahun demi Transportasi Berkelanjutan di Bali

Memperjuangkan Bali Bebas Macet: Catatan Akhir Tahun demi Transportasi Berkelanjutan di Bali

13 December 2025

Konsep Lascarya dan Nasmita Memudar di Tren Berbusana Adat ke Pura

13 December 2025
Suara Perempuan di Festival Film Kemanusiaan 2025

Suara Perempuan di Festival Film Kemanusiaan 2025

12 December 2025
Aksi Protes Pemilik Sawah di Jatiluwih Pasang Seng dan Plastik

Pemetaan Lokasi Sidak Pansus TRAP

12 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia