• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, June 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Satu Rasa Bali dan India

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
2 November 2009
in Budaya, Kabar Baru
0
0

Teks Luh De Suriyani, Foto Ilustrasi Potret Bali

Niveditha Parthasarathy, seorang guru tari perempuan India memperlihatkan sejumlah gerakan tari khas India yang enerjik, Kamis sore, di Indian Cultural Centre (ICC), Bali.

Dalam lima menit Niveditha menunjukkan sejumlah gerakan tari Pusphanjali, sebuah tari dari Tamilnadu, India Selatan. Tarian ini mempunyai karakter sama dengan tari Puspanjali, nama tarian Bali yang biasa ditarikan ketika menyambut tamu di ruang pertemuan.

Nama tariannya hampir sama, namun berbeda nuansa dengan perbedaan pakaian, postur tubuh, dan ritme. “Pushpanjali is one of the invacatory dance items in Bharathanatyam (kind of classic dance in India). In this dance, the dancer offers flowers and pays respect to the stage, deity, guru, and the audience,” Viveditha menjelaskan.

Ia memperlihatkan gerakan mengambil bunga, menyapa ibu pertiwi dengan meraupkan tangan di tanah lalu mengusapnya di dahi. Kerlingan mata dan hentakan tangan lebih kuat dibanding Puspanjali versi Bali. Apalagi ditambah hentakan kaki yang sangat kuat hingga menimbulkan ritme baru. Niveditha bisa menari dengan nyaman tanpa iringan musik.

“Tarian Bali dan India punya filosofi yang hampir sama, namun kita perlu terus belajar untuk saling memahami bagaimana ini bisa merekatkan persaudaraan,” ujar Bhuvneshwar Sharma, Deputy Director ICC Bali.

Inilah yang menjadi latar belakang dihelatkan Festival of India di Bali dan enam kota lain di Indonesia. Yakni Jakarta, Bandung, Medan, Jogjakarta, Surabaya, Pekanbaru, dan Mataram.

Di Bali, tak hanya dilaksanakan di Denpasar juga Ubud, Karangasem, Klungkung, dan Singapadu-Gianyar pada 1 November sampai 11 Desember ini.

Festival of India ini dihelat oleh Kedutaan Besar India, Kementrian Kebudayaan India, dan bekerja sama dengan komunitas alumni mahasiswa Bali di India.

Sekitar 90 penari profesional India akan mengadakan pementasan di 12 tempat di Bali. Sementara dari Bali, sekitar 100 juga akan memperlihatkan berbagai traian tradisi dan religius Bali. Tarian Bali dan India ini akan ditarikan di panggung yang sama,  secara bergantian. Jadi tidak ada kolaborasi khusus. Dimulai pada 1 November di Puri Saraswati, Ubud, akan berlangsung pertunjukkan tari Manganiars dan Kathak.

Sementara pada 3 November di Gedung Ksiraarnawa, Art Centre, Denpasar, pertujukan grup tari Bharathanatyam. Dilanjutkan di Ashram Gandhi Puri Klungkung, Puri Gede Karangasem, Ashram Ratu Bagus Karangasem, Bali Spirit Ubud, dan Geoks, Gianyar.

Semuanya merupakan tarian dan nyanyian klasik India. “cerita-cerita dalam tarian sangat akrab seperti Ramayana dan Mahabharata,” ujar Agus Indra Udayana, Koordinator Bali-India Friendship yang mengkoordinir pelaksanaan festival di Bali.

Agus Indra menambahkan semua pertunjukkan gratis, dapat ditonton umum jika mengambil tiket sebelumnya di ICC Bali dan Ashram gandi Puri Klungkung. Festival ini bisa diunduh di www.jnicc.org atau www.indoindians.com.

“Semua seniman tidak dibayar, dan diharapkan warga Bali memanfaatkan festival ini sebagai dialog kebudayaan,” katanya.

Ia mengaku sedikit kecewa karena harus membayar gedung Ksirarnawa untuk pertunjukkan di Denpasar, berbeda dengan di lokasi lainnya. “Saya berharap festival of India pertama di India ini akan menjadi kalender rutin,” tambahnya.

Di Bali, kebanyakan pertunjukkan adalah tari, sementara di kota lain ada handicrafts exebition, a film week, food festifal, fashion shoe, and academic seminar.

Tags: Balifestival of indiatarian india
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Next Post

Satu Hadiah untuk Semua

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

13 June 2026

Kota Makin Sesak, Sepeda Masih Berebut Ruang

12 June 2026

Perpustakaan yang Menjaga Ingatan Pulau

12 June 2026
Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

11 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia