• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, October 15, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru Kabar

Nobar Film “Ketika Bung di Ende” 2016 Ramai

Nana by Nana
20 November 2016
in Kabar
0
0

cuplikan-adegan-dalam-film-ketika-bung-di-ende

Pemutaran film “Ketika Bung di Ende” di Taman Kota Singaraja dilaksanakan untuk memperingati hari pahlawan 10 November 2016. Acara tersebut merupakan acara keempat kalinya. Pemutaran film ini merupakan kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam Pusat Pengembangan Perfilman.

Tujuan pemutaran film adalah agar masyarakat bisa menonton film Indonesia lebih banyak dan mengapresiasinya.

“Ketika Bung di Ende” merupakan salah satu film persembahan dari pusat pengembangan perfilman Kementerian dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pemutaran film tersebut bertujuan untuk mengetahui sejarah Bung Karno saat Beliau berada di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Dalam menonton dokumenter ini, kita tidak semata-mata menonton tetapi kita selaku generasi yang menikmati kemerdekaan juga bisa mengisi kemerdekaan tersebut,” ucap Camat Buleleng Dewa Made Ardika saat memberikan sambutannya.

Kegiatan nonton film Indonesia ini merupakan salah satu kegiatan nawacita Presiden Jokowi. Presiden Jokowi ingin masyarakat di kecamatan-kecamatan menonton film Indonesia. Prima Duria selaku wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berharap masyarakat Kecamatan Buleleng ini akan lebih banyak menonton film Indonesia dan membanggakan serta mencintai film-film Indonesia yang bernilai budaya, karifan lokal dan berkarakter bangsa.

Dalam kegiatan pemutaran film ini juga terlihat beberapa polisi yang melakukan pengamanan. Penonton yang datang didominasi dari kalangan pelajar dan mahasiswa. “Saya kesini hanya penasaran dengan jalan cerita filmnya. Untuk kedepan seharusnya penontonnya tidak usah pakai bangku agar sama rata,” ujar Dedi Irawan, salah satu mahasiswa yang ikut menonton. [b]

Tags: BaliBudayaFilmSejarahSingaraja
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Nana

Nana

Related Posts

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan: Sebuah Kontemplasi Eco-Sosial-Religius di Bali

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

12 October 2026
Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

28 September 2026
Upaya Generasi Muda Tamblingan  Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

Ada Dapur Raksasa di Bawah Danau-danau di Bedugul

27 September 2026
Bali dan Banjir: Apakah Kita Serius Menata Kota?

Kesalahpahaman dalam Penganggaran Mitigasi Bencana di Bali

25 September 2026
Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

22 September 2026
IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

12 September 2026
Next Post
Membaca Sejarah Bali lewat Prangko

Membaca Sejarah Bali lewat Prangko

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Ketika BBM Langka dan Rasa Aman Warga Dipertaruhkan

Ketika BBM Langka dan Rasa Aman Warga Dipertaruhkan

14 October 2026
Membaca Samarasa Lewat Citta, Rasa dan Karsa di UWRF 2026

Membaca Samarasa Lewat Citta, Rasa dan Karsa di UWRF 2026

13 October 2026
Rekonstruksi Perempuan Bali dalam Sejarah 1965

Rekonstruksi Perempuan Bali dalam Sejarah 1965

13 October 2026
Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan: Sebuah Kontemplasi Eco-Sosial-Religius di Bali

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

12 October 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia