• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, March 7, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Pameran Art-Shit! Parashit! Made Budhiana

Anton Muhajir by Anton Muhajir
19 December 2011
in Agenda, Budaya, Kabar Baru
0
0

Menutup tahun 2011, perupa Made Budhiana akan menampilkan karya-karya terkininya.

Perupa ini akan menggelar pameran tunggal bertajuk Art-shit! Parashit! di Bentara Budaya Bali, Jalan Prof. Ida Bagus Mantra 88 A By Pass Ketewel. Pameran akan diadakan pada 21 Desember 2011 hingga 10 Januari 2012 mendatang. Acara akan dibuka pada Selasa, 20 Desember 2011 pukul 18.00 Wita.

Sebagai perupa yang aktif menggelar berbagai apresiasi seni dan dialog-dialog budaya, Made Budhiana mencoba mengetengahkan suatu bentuk seni ‘penyadaran’ berupa ‘pameran proses’. Hal tersebut sangat terkait dengan tajuk pameran kali ini yang merupakan sebentuk keprihatinan atas situasi sosial budaya di tanah air, termasuk fenomena dunia seni rupa yang cenderung terlalu mengedepankan orientasi pasar.

Dalam pameran ini, Made Budhiana juga membuka ruang seluas-luasnya bagi upaya kolaborasi bersama para seniman dan pelaku sosial dari berbagai latar, di mana “proses” menjadi elemen penting.

Menurut Budhiana, sebagian karya awalnya bisa menjadi pemicu lahirnya karya bersama. “Namun, finishing karya tetap berpulang pada olah cipta saya sebagai pelaku pameran,” ujar Made Budhiana. Dia pernah menampilkan eksibisi tunggal di The Northern Territory Museum of Art and Sciences, Darwin, Australia.

Pada acara pembukaan nanti akan ditampilkan pergelaran kolaborasi antara Made Budhiana dengan komposer Wayan Gde Yudane. Pertunjukkan tersebut menyuguhkan suatu kolaborasi antara kekuatan visual dan dinamika musikal yang kemudian akan direspon selama pameran menjadi  karya cipta baru.

“Pameran Made Budhiana ini juga dirangkai dengan acara temu kritikus dan jurnalis yang akan berlangsung pada Kamis, 5 Januari 2011 pukul 18.30 wita,”  ungkap pekerja budaya di BBB, Juwitta Lasut didampingi Putu Aryastawa.

Made Budhiana lahir di Denpasar, Bali, 27 Maret 1959. Pernah berpameran tunggal maupun kolektif di Jerman, Switzerland, Singapura, Malaysia, Australia dan Belanda. Lulusan ISI Yogyakarta ini juga meraih beragam penghargaan, di antaranya ‘Best Painting’ Bali Art Award (1997), Pratisara Affandi Adhi Karya, ISI Yogyakarta (1985 and 1986), Poster Award, Departement of Education and Culture, Bali (1979).

Wayan Gde Yudane, lahir di Kaliungu, Denpasar, menghasilkan karya musik konser, teater, instalasi maupun film. Meraih penghargaan Melbourne Age Criticismsebagai Creative Excellent pada Festival Adelaide, Australia (2000) berkolaborasi dengan Paul Gabrowsky, dll. Tampil di Festival Jazz Wangarata, Australia (2001), keliling Eropa dengan Teater Temps Fort, Grup France and Cara Bali, juga Festival Munich dan La Batie. Karyanya: musik film ‘Sacred and Secret’ (2010), Laughing Water and Terra-Incognita, dan Arak (2004), serta sebagainya.

Selain pameran juga akan diadakan diskusi temu Kritikus dan Jurnalis, Kamis, 5 Januari 2012, pukul 18.30 wita. Sepanjang pameran akan diselenggarakan aneka kegiatan seni sebagai proses bersama. [b]

Teks dan foto dari Bentara Budaya Bali.

Tags: AgendaBentara Budaya BaliGianyarSeni Rupa
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Mengurai Ke-Aku-an Seorang Wayan Suja

25 January 2026
GERAK Bali dan MTN Seni Budaya Perkuat Regenerasi Seniman

GERAK Bali dan MTN Seni Budaya Perkuat Regenerasi Seniman

27 December 2025
Gianyar dan Kekosongan Ruang Kolaborasi Kreatif

Kota Seni Gianyar dan Minimnya Ruang Kolaborasi Kreatif

5 June 2025
Sehabis Manis Manis

Sehabis Manis Manis

2 March 2024
Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

14 July 2023
Cerita Rasa

Cerita Rasa Festival: Rintisan Festival Desa di Jembrana

6 August 2022
Next Post
Gubernur vs Bali Post: Pada Ngalah, Pada Gelah

Gubernur vs Bali Post: Pada Ngalah, Pada Gelah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

5 March 2026
Setahun Koster – Giri: Lebih dari 70 Regulasi Baru, Pusat Kebudayaan Bali, dan Teror Sampah

Setahun Koster – Giri: Lebih dari 70 Regulasi Baru, Pusat Kebudayaan Bali, dan Teror Sampah

4 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia