• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Ngurus Baliho Saja Tak Bisa, Apalagi Bali

Agus Sumberdana by Agus Sumberdana
14 May 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Pelayanan Publik, Politik
0
2
Maraknya baliho para cagub Bali justru mengotori wajah kota Denpasar. Foto Anton Muhajir.
Maraknya baliho para cagub Bali justru mengotori wajah kota Denpasar. Foto Anton Muhajir.

Ingar bingar pilgub Bali segera mencapai klimaksnya.

Rabu, 15 Mei 2013 besok, pemilihan kepada daerah (pilkada) Bali akan digelar. Spanduk, baliho, bendera, dan atribut kampanye pasangan calon gubernur dan wakilnya sudah dibersihkan sejak beberapa hari lalu. Pemandangan perempatan, pertigaan, dan tempat-tempat strategis ‘hampir’ pulih seperti sebelum masa kampanye pilkada.

Pada 10 April 2013 lalu, saya membuat status di Facebook “Besar dan banyaknya baliho/spanduk calon gubernur Bali tidak mempengaruhi saya untuk memilih mereka.” Sebanyak 38 likes dari kawan yang memiliki pandangan sama dengan saya.

FB-Baliho-Pilkada-Bali-2013

Mengapa spanduk dan baliho kampanye menjadi salah satu acuan saya dalam menentukan pilihan dalam pilkada Bali 2013? Beberapa pertimbangan saya

Pertama, lebih dari satu spanduk/baliho kampanye atau dukungan kepada salah satu calon di satu titik (pinggir jalan atau tempat strategis lainnya) menunjukan tidak adanya koordinasi dan strategi kampanye terpadu para calon Gubernur Bali. Selain itu merupakan pemborosan sumber daya.

Saya tidak mau dipimpin oleh Gubernur yang tidak berkoordinasi dengan tim sukses dan pendukungnya. Tugas Gubernur terpilih nantinya adalah berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Pemda tingkat II untuk menyukseskan program-program mereka.

Berikut foto-foto yang sempat saya ambil beberapa waktu yang lalu di seputar Denpasar.

Kedua, baliho dan spanduk yang menggangu fasilitas publik seperti menutupi rambu lalu lintas dan trotoar.

Para calon kepala daerah dan tim suksesnya mengesampingkan kepentingan publik yang lebih luas demi tujuan mereka. Harusnya mereka (pasangan calon) membuat aturan/acuan untuk tim sukses dan pendukungnya untuk berkampanye dengan tidak mengesampingkan kepentingan publik yang lebih luas.

Jika mereka tidak mampu mengelola tim sukses dan pendukungnya, bagaimana mereka akan mengelola SKPD dan masyarakat yang lebih luas?

Ketiga, untuk foto baliho dukungan di bawah ini saya tidak berkomentar banyak. Hanya berharap tidak ada kekerasan dan pertumpahan darah dalam pilkada Bali 2013 ini.

Keempat, baliho dan spanduk media kampanye satu arah. Bukankah di tiap spanduk bisa dipromosikan website, Twitter, Facebook Page para calon untuk mendapat informasi lebih lengkap tentang profil dan program para calon? Dengan demikian spanduk/baliho itu memiliki manfaat lebih selain memajang foto dan kata-kata pemanis.

Minimal nomor telepon untuk sms atau menelpon jika masyarakat ingin formasi lebih detail. No tersebut juga untuk melaporkan  jika spanduk dan baliho tersebut mengalami kerusakan dan menggangu kepentingan umum.

Demikian pandangan saya tentang baliho dan spanduk yang menjadi media komunikasi luar ruang selama masa kampanye pilkada Bali. Saya pribadi menggunakan media kampanye luar ruang tersebut sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan 15 Mei 2013. Bagaimana dengan Anda?
Selamat menggunakan hak pilih Anda. [b]
Tags: DenpasarPelayanan PublikPolitik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Agus Sumberdana

Agus Sumberdana

Sedang belajar menulis di balebengong.id. Belajar advokasi di Conservation International Indonesia, belajar mengembangkan usaha di http://www.balisign.com dan belajar berbagi di Siu Ajak Liu. Freelance Web and Graphic Designer.

Related Posts

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

26 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Aksi Protes Pemilik Sawah di Jatiluwih Pasang Seng dan Plastik

Konflik Pertanahan di Bali: Ketimpangan Petani Gurem dan Properti

10 December 2025
Next Post
Gaulnya Sejarah Bali Ketika Ditulis ABG

Gaulnya Sejarah Bali Ketika Ditulis ABG

Comments 2

  1. I Wayan Widyana says:
    13 years ago

    Kalo orang dkv bilang, ini adalah sampah visual… 😀

    Reply
  2. gungws says:
    13 years ago

    di jalan sedap malam, nama jalannya sampai harus tergeletak demi baliho…
    oia, salam dari nosstress…”baaAAaliiihooOO0…” http://youtu.be/rggsEuIQOD8

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Pemerintah Tanpa Modal, Masyarakatnya Dipenjara?

14 April 2026
Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

13 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia