• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, February 15, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Menebus Kekesalan Memuaskan Pelanggan

Anton Muhajir by Anton Muhajir
8 December 2009
in Kabar Baru, Opini, Travel
0
0

Pesawat Garuda

Teks dan Foto Anton Muhajir

Tentu saja saya kesal. Saya sudah mempersiapkan perjalanan ke Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut jauh-jauh hari. Mengatur jadwal, menghubungi narasumber, sewa mobil untuk jemput dari bandara, dan seterusnya. Namun semua jadwal yang sudah rapi jali itu jadi berantakan karena pesawat Garuda yang akan saya tumpangi batal berangkat.

Parahnya, informasi pembatalan itu pun baru diberikan terlambat sekitar 30 menit dari jadwal yang tertulis di kartu check in. Maka saya harus memberitahukan itu ke semua orang yang sudah saya hubungi sebelumnya terkait dengan rencana liputan tersebut. Pembatalan itu membuat saya kerepotan.

Salah satu hal yang menyebalkan dari pembatalan ini adalah karena saya sudah pesan mobil untuk menjemput di bandara. Mobil ini berangkat dari Kefamenanu, ibukota Kabupaten TTU ke Kupang hanya untuk menjemput saya. Jarak dari Kefamenanu ke Kupang sekitar 200 km. Perlu waktu sekitar empat jam karena jalan yang berkelok-kelok. Eh, jauh-jauh ke Kupang, ternyata penjemputan ini batal.

Saya memaklumi pembatalan ini karena memang bukan kesalahan Garuda. Pembatalan ini terjadi karena pengelola Bandara El Tari di Kupang belum bisa meminggirkan pesawat Merpati yang sehari sebelumnya tergelincir di landasan. Maka seluruh penerbangan ke Kupang pun batal, termasuk Garuda.

Tapi saya masih sebal karena tidak ada informasi yang jelas apalagi permintaan maaf dari pihak Garuda. Cuma ada informasi bahwa penumpang dipersilakan menghubungi konter check in Garuda. Ketika saya tanya ke konter pun tidak ada informasi jelas. Saya disuruh tanya ke salah satu petugas yang lain. Sudah jadi korban pembatalan eh masih dipingpong.

Untungnya Garuda menebus pembatalan itu dengan imbalan yang tak hanya menghilangkan kekesalan tapi juga meninggalkan kesan tentang pelayanan yang memanjakan pelanggan.

Dari bandara semua penumpang yang batal terbang, termasuk saya, dibawa ke Hotel Sanur Beach di kawasan Semawang, Sanur. Hotel bintang lima ini memang milik grup Garuda Group. Kami diinapkan di hotel mewah ini untuk menunggu sampai ada kejelasan kapan akan berangkat.

Kami pun mendapat pelayanan layaknya tamu hotel biasa. Tidak ada bedanya antara tamu yang “terpaksa” diinapkan di sana dengan tamu yang lain. Saya misalnya mendapat satu kamar Superior yang saya cek harganya di internet mencapai US $ 150 atau sekitar Rp 1,5 juta.

Kamar itu untuk saya sendiri. Wah, tentu saja penggantian yang luar biasa. Jadi saya bisa panggil anak istri untuk menginap gratis malam itu di hotel bintang lima. Hehe..

Di hotel, kami juga bisa menikmati semua fasilitas seperti halnya tamu lainnya, termasuk menikmati sajian tari api (fire dance) yang baru kali ini kami tonton.

“Kalau bukan karena pembatalan penerbangan, belum tentu kita bisa menikmati hotel semewah ini,” kata salah satu penumpang. Betul, Pak.

Saya hitung-hitung biaya untuk menginap itu berarti hampir dua kali lipat dari biaya yang saya bayar untuk beli tiket seharga sekitar Rp 800 ribu. Artinya kalau dihitung secara ekonomi, Garuda jelas rugi akibat pembatalan apalagi dengan penggantian layanan ini.

Nyatanya Garuda mengambil kerugian itu demi kepuasan pelanggan. Ya memang masih ada beberapa masalah, antara lain tidak adanya pernyataan minta maaf akibat pembatalan tersebut serta acak adutnya pelayanan check in esok harinya. Tapi bagi saya penggantian yang sudah diberikan lebih layak dikenang daripada masalah-masalah itu..

Tags: BaliPariwisataPerjalanan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Next Post

Selebihnya, Biarkan Koin yang Bicara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

14 February 2026
Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

14 February 2026
Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

13 February 2026
Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

12 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia