• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, June 9, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mendaur Ulang Limbah Minyak Jelantah

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
26 April 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan, Teknologi
0
7
Tempat daur ulang limbah minyak goreng menjadi bio diesel. Foto Bisnis Bali.
Tempat daur ulang limbah minyak goreng menjadi bio diesel. Foto Bisnis Bali.

Pertanyaannya: ke manakah dibuangnya limbah minyak hotel-hotel di Bali?

Sebab, ternyata masih sangat sedikit hotel di Bali yang mengirimkan limbah minyak goreng alias jelantah untuk didaur ulang. Begitulah yang saya lihat di salah satu tempat pengolahan lombah minyak goreng tersebut di Denpasar dua pekan lalu.

Karena itu, pengelola tempat daur ulang tersebut sampai meminta agar, hotel-hotel di Bali meningkatkan dukungan untuk daur ulang limbah minyak goreng. Tempat daur ulang limbah minyak goreng menjadi bio diesel ini dirintis lembaga Caritas Switzerland dan Pemkot Denpasar awal tahun ini.

Sejak diresmikannya instalasi pengolahan minyak jelantah pada tengah Februari lalu, minyak goreng bekas yang berhasil dikumpulkan baru 200 liter per hari. Padahal targetnya minimal 1.000 liter agar produksi efisien. “Kami mengharapkan bulan depan atau Juni bisa mencapai target produksi dan hasilnya, biodiesel bisa diperjualbelikan,” kata Pua Muhammad Saleh, Project Manager usaha ini.

Ketika saya ke sanadua minggu lalu, biodiesel yang dipakai di pengolahan ini sebanyak 20 liter dari tong penyimpanan. Ini terlihat di meteran seperti dipakai pom bensin. Biodiesel ini belum diperjualbelikan karena produksi masih sangat kecil. Kapasitas produksi peralatan canggih daur ulang Caritas yang berlokasi di Jl Cargo Sari, Ubung Kaja, Denpasar Barat ini bisa 3000 liter per hari jika diopersikan 24 jam. Jadi target rata-rata adalah 1.000 liter per hari.

Lalu, untuk apa penggunaan limbah minyak goreng tersebut?

Saat ini, hasil olahan dengan jumlah kecil sudah dipakai untuk bahan bakar kendaraan operasional internal. Sekitar 300 liter biodiesel sudah digunakan, dan menurut Pua memenuhi harapan. Misalnya asap kendaraan jauh lebih sedikit mengandung karbon 78 persen lebih rendah dari solar biasa.

Selain itu tak mengandung sulfur. Sistem pembakaran juga menurut pria ini lebih baik karena mengandung oksigen. Dari segi efisiensi, perbandingan penggunaan solar dan biodiesel tak terlalu berbeda. Biodiesel hanya lebih ramah lingkungan.

Komitmen
Pua mengatakan semestinya minyak jelantah yang bisa dikumpulkan lebih dari 1.000 liter per hari. Itu baru di tiga kabupaten saja, yakni Badung, Gianyar, dan Kota Denpasar. Data ini berdasarkan hasil survei di tiga daerah itu. Dari 300 hotel berbintang saja, kemungkinan minyak jelantah sebanyak 2.200 liter per hari.

“Hambatannya masih di pengumpulan. Belum semua hotel yang sudah komitmen mau menjual minyak bekasnya,” kata Pua.

Caritas membeli Rp 2.000 per liter. Menurutnya karena ada pihak lain yang membeli lebih mahal. “Ada pihak lain, pengumpul minyak yang mau beli Rp 3.000 perliter, ini kan lebih menguntungkan, mungkin bagi staf hotel yang sudah kerjasama dengan pengepul,” terangnya.

Ia mengatakan minyak jelantah ini akan berbahaya jika dibeli oleh pihak lain yang akan menggunakan untuk konsumsi. Berdasarkan pengalaman, minyak jelantah memang bisa diputihkan (bleaching) dengan zat kimia atau disaring kembali sehingga lebih bersih dan terlihat lebih jernih.

“Namun minyak ini berbahaya untuk konsumsi karena mengandung karsinogen dan lemak jenuh tinggi,” kata Pua.

Menurutnya minyak jelantah bisa dikategorikan limbah berbahaya jika dikonsumsi kembali. Jaringan perdagangan minyak goreng bekas ini menurutnya masih sulit diputus karena menguntungkan banyak orang.

Pihak hotel dan restoran yang sudah bekerja sama mau mengumpulkan minyaknya untuk dibeli Caritas menurutnya bisa menggunakan hal ini sebagai program CSR dan dimanfaatkan untuk image hotel. “Silakan ajak turisnya ke sini biar mereka tahu limbah hotel diolah untuk bahan bakar ramah lingkungan,” kata Pua.

IB Suparsa, Material Manager Hotel Bali Hyatt mengatakan delapan hari terakhir baru mengumpulkan 80 liter minyak jelantah. Sebelumnya minyak bekas digunakan atau reuse untuk bahan bakar obor. “Manajemen kami melarang menjual ke pihak lain untuk dikonsumsi lagi karena berbahaya untuk kesehatan,” katanya.

Penjualan ke Caritas menurutnya memberikan manfaat karena didaur ulang menjadi bahan bakar ramah lingkungan. “Tapi kami belum tahu hasil uji cobanya, lebih bagus kualitasnya dari solar atau tidak,” katanya.

Menurutnya kebutuhan hotel pada solar cukup, misal untuk pemanas dan generator. “belum bisa prediksi masa depannya karena belum diperjualbelikan, tapi kami sudah pernah lihat cara pengolahannya,” kata Suparsa.

Pihak Caritas menyebut kemungkinan harga jual biodiesel ini sekitar Rp 8.500 per liter, lebih murah dari solar non subsidi yang dijual Rp 10.500 per liter. [b]

Tags: DenpasarLingkunganTeknologi
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Next Post
Dua Hari dalam Pelatihan Jurnalistik Dasar

Dua Hari dalam Pelatihan Jurnalistik Dasar

Comments 7

  1. riza noor adha says:
    13 years ago

    Salam kenal ,
    Mau tanya mbak, mau tanya untuk 1unit mesin pengolah limbah minyaknya berpa harganya. Terus dimana bisa mendapatkan mesinnya. Untuk mempelajari cara pengolahan limbahnya kemana harus belajarnya.
    Tks
    Riza noor adha

    Reply
  2. Hartawan says:
    13 years ago

    Saya rencana mau jadi pengepul minyak jelantah di jembrana, kemana bisa saya salurkan minyak tsb? klu ada contact nomer mohon diinfo

    Reply
  3. Putu says:
    13 years ago

    brp liter minyak jelantah yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu liter biodiesel??
    mohon dijawab, T.kasih

    Reply
  4. Luh De Suriyani says:
    13 years ago

    halo hartawan dan putu,
    perusahaan ini, Caritas, berlokasi di Jl Cargo Sari, Ubung Kaja, Denpasar Barat. Deket pasar buah grosir. Kontak 081 338707201

    Semoga berhasil usahanya

    Reply
  5. muryono says:
    12 years ago

    Dear,
    Saya siap menampung minyak goreng bekas / jelantah dengan harga Rp. 4.000,- s/d Rp. 4.500,-/ liter sebagai bahan baku pembuatan biodiesel, dengan minimal 1.000 liter diambil ditempat. Hub. 085234968297. Terima kasih.

    Reply
    • Haryanto says:
      11 years ago

      Ada neh broo 80 ton boleh hub. 087788932641

      Reply
  6. mr. johannes says:
    9 years ago

    bapak bapak, dan saudara sekalian kami perusahan yang sudah memiliki ijin yang diperlukan untuk mengelolah limbah tsb.
    jika memilik stock minyak jelantah/ minyak goreng bekas/ used cooking oil dengan spek yang kami butuhkan bisa menghubungi saya untuk seluruh indonesia.
    CP: 082225220969 (call/WA) 08113325200 (call)
    email: yohan.purchasinguco@arthametrooil.co.id
    website : http://www.arthametrooil.co.id

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Plastik di lautan

Festival Laut 2026: Mengenali Berbagai Masalah di Laut termasuk Perdagangan ABK

9 June 2026

Warisan Kuliner Peranakan Kian Tergerus di tengah Hidup Serba Instan

9 June 2026
Wisata di Denpasar, Tiga Tempat Menarik dalam Satu Area

Refleksi Aksi For HATI Bali 2026 dalam Menjaga Masa Depan Bali

8 June 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Hindari Penggunaan Bahan Ini dalam Banten

8 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia