• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, January 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Melayur Nostalgia Sanur, Desa di Kota Kini Tak Lagi Hening

Komang Yuko by Komang Yuko
20 July 2024
in Kabar Baru, Lingkungan, Pelayanan Publik
0
0
Area Sanur, Sebelum (2013) dan Sesudah (2024). Diolah dari Google Earth (geser button)

“Sudah terlalu banyak pembangunan, sudah overkill, sudah macet terlalu panas,” ujar Birgit Brauchler dari sambungan telepon WhatsApp pada 18 Juni 2024. 

Birgit, seorang akademisi ilmu antropologi asal Jerman. Pertama kali menginjakkan kaki di Sanur pada tahun 2013. Sebelumnya, Ia telah ke Bali untuk meneliti gerakan Bali Tolak Reklamasi. Penelitian itu menghasilkan jurnal ilmiah berjudul Bali Tolak Reklamasi: The local adoption of global protest. 

Ingatan Birgit masa itu, solidaritas seluruh elemen masyarakat menolak proyek reklamasi Teluk Benoa begitu solid. Gerakan itu melibatkan para seniman, aktivis, akademisi, warga dan profesi lainnya. Masa itu juga terdengar lagu penyemangat gerakan bertajuk Bali Tolak Reklamasi. “Tolak reklamasi tergolong gerakan yang sukses tapi walaupun tidak ada reklamasi sekarang ada banyak proyek-proyek lain ya di mana-mana muncul,” ucap Birgit.

Sanur menjadi sasaran lokasi proyek pembangunan, seperti RS International, Pelabuhan, ICON Bali Mall sampai Magnum Residence. Berdasarkan Perda Kota Denpasar Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Denpasar Tahun 2021-2041, Pasal 53 ayat 3 menyebutkan aturan tentang pengembangan fasilitas pusat perbelanjaan. Isinya, pengembangan pusat perbelanjaan atau toko swalayan dikembangkan pada lokasi yang memiliki akses langsung atau di pinggir jalan fungsi arteri dan kolektor. 

Kekhawatiran yang menjadi kenyataan timbul. Kawasan Sanur kian macet. Lainnya, bagi Birgit adanya mall akan mempengaruhi pendapatan pedagang maupun pemilik toko kecil di sekitar Sanur. Selain berdampak pada lingkungan, pembangunan di Sanur menurut Birgit juga akan mempengaruhi pola interaksi antar warga. “Longrun, it destroy the environment, they don’t know their neighbor, individual lifestyle,” ujar Birgit dalam bahasa Inggris. 

Pentingnya Warga Terlibat Pengawasan Tata Ruang di Bali

Selama pembangunan berlangsung di Sanur, Birgit tidak mendengar adanya gerakan penolakan maupun petisi. “Waktu itu saya tidak dapat lihat bahwa ada gerakan yang tolak mall itu. Saya tidak melihat ada ada demo-demo atau ada petisi,” jelas Birgit. Ketiadaan gerakan atas mega pembangunan yang subur di Bali bagi Birgit harus segera dicari penyebabnya. 

Ada beberapa indikator yang dapat dilakukan untuk memantau. Seperti membandingkan antara regulasi dengan kenyataan yang ada. Mengajukan rekomendasi kebijakan atas tata ruang Bali. Metode pengecekan melalui satelit Google Earth dapat memantau alih fungsi lahan yang terjadi. Misalnya di area Sanur. Perbedaan kondisi peruntukan lahan ini dapat menjadi acuan dalam rekomendasi kebijakan atas tata ruang di Bali. 

Mengadakan rembug bersama warga adalah kewajiban pemerintah dan hak warga untuk berbicara. Seperti diskusi “Anak Muda Bicara Kota Denpasar, Yakin Nak Kodya?” yang diselenggarakan pada Jumat, 21 Juni 2024 di Youth Park, Lumintang, Denpasar. Diskusi yang merupakan kerja sama antar Kota Kita dan BaleBengong mengumpulkan aspirasi warga dan langsung ditanggapi dinas di Kota Denpasar. 

Berbagai usulan menarik hadir. Misalnya memperhatikan kawasan dan peruntukan wilayah dengan metode pentahelix. Memperhatikan aspek ramah anak, perempuan dan disabilitas.  Termasuk tata kota yang mendalami tradisi di masa lalu, misalnya konsep teba. 

Sanur hanya satu kawasan di Bali yang membutuhkan pantauan atas tata ruang wilayahnya. Bagaimana dengan wilayah lainnya di Bali?

kampungbet
Tags: pembangunan di baliSanurtata ruang bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Komang Yuko

Komang Yuko

Related Posts

Menelisik Ancaman Bencana di Bali melalui Analisis Sosial

Menelisik Ancaman Bencana di Bali melalui Analisis Sosial

15 November 2025
“Pesuan Kebisan Ragane” Api Jengah Pemuda Intaran Sanur

“Pesuan Kebisan Ragane” Api Jengah Pemuda Intaran Sanur

10 October 2025
Sanur Masih Belajar Ramah pada Kaki dan Roda 

Sanur Masih Belajar Ramah pada Kaki dan Roda 

9 October 2025
Penyebab Kematian Korban Bencana di Bali

Merefleksikan Tata Ruang Bali Pasca Bencana

5 October 2025

Mempertahankan, Sebaik-Baiknya Cara Mereka untuk Melawan

29 September 2025
Dilema Subak Intaran di Antara Gempuran Sampah Plastik

Dilema Subak Intaran di Antara Gempuran Sampah Plastik

26 September 2025
Next Post
Lebih dari Sekadar Wastra, Ragam Ekspresi di Roman Muka

Lebih dari Sekadar Wastra, Ragam Ekspresi di Roman Muka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Menelusuri DAS Tukad Badung, Sungai Tengah Kota yang Terbengkalai

Tumpang Tindih Tata Kelola Air di Bali

9 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia