• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, January 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Melali ke Dusun Tikar Pandan dan Keseruannya

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
5 October 2022
in Kabar Baru, Travel
0
0

 

1 of 5
- +

Melali ke Desa Ngis! Saya perlu beri tanda seru karena saking antusiasnya saat melali ini direncanakan.

Kami, peserta melali yang sudah daftar membuat janji titik kumpul di Kertalangu. Ini searah ke bypass menuju Karangasem. Namanya janji, ada yang menepati dan ada yang telat. Untungnya telat tak sampai 30 menit. Kalau lebih dari itu, ditinggal lah yaw.

Semuanya naik motor. Biar hemat BBM, ada yang nebeng sekaligus biar ada temen perjalanan. Kan seru. Siapa tahu teman baru jadi bestie.

Selama perjalanan di bypass, kami berhenti melihat mega proyek pembangunan Pusat Kebudayaan Bali baru di bekas galian C Gunaksa, Klungkung. Ini areal rawan bencana karena jadi jalur lahar dingin erupsi Gunung Agung. Berita terakhir di web ini adalah penelusuran tanah urugan dari bebukitan sekitar untuk proyek ini.

Gak usah lama, cukup 5 menit, karena harus sudah sampai di Ngis jam 10 pagi. Kami juga melewati Pura Goa Lawah yang sedang sangat ramai, sedang musim ngaben massal. Ini pura yang kerap jadi semacam rest area sekaligus sembahyang di luar pura bagi pengendara yang lewat. Habis diperciki tirta, rasanya segar dan siap melanjutkan perjalanan.

Di dekat Pura Goa Lawah juga ada sentra pembuatan garam laut tradisional, salah satu petani pemasok BaleLaku, jaringan melali ini lho. Ini link videonya

Kalau punya banyak waktu, musti banget mampir ke dapur pembuatan garam laut ini ya. Kamu bisa beli garam juga, dan foto-foto indah di pantai, atau pose beraksi jadi petani garamnya. Bagus seh, karena alat-alatnya masih tradisional. Ehem…

Yuk lanjut tancap gas, sebentar lagi sampai. Sekitar 20 menit lagi. Dusun Pekarangan, Desa Ngis sebelum objek wisata Candidasa. Akan ada sebuah pertigaan setelah Dusun Buitan. Belok kiri, lalu masuk Desa Ngis. Lanjut terus ke arah utara, sekitar 5 menit sampai deh di Balai Banjar Pekarangan.

Nah di sini sudah ada pemandu lokal memandu tur setengah hari ini. Namanya Wawan, alumni Kelas Jurnalisme Warga (KJW) Desa Ngis. Wawan pekerja koperasi di kampung, dan dia sudah menyiapkan rute-rute seru.

Salah satunya ke pengerajin tikar pandan. Karena dusun ini terkenal sebagai sentra tikar pandan. Wahhh, padahal tikar plastik merajalela, kok mereka masih rajin buat ya?

Salah satu pengerajin dari 90% warga (menurut pengakuan Kelian/Kepala Banjar Adat) yang membuat tikar di rumah-rumahnya ini adalah Ni Wayan Walastri. Karena rumah dan kebunnya satu rute menuju Bukit Bayem, tempat makan siang melali ini.

Eh, syukurlah Walastri sangat ramah, suaminya petani peneres nira jadi tuak. Jadilah kita dapat tuak segar gratis. Suaminya, Sumerta, juga bisa menganyam tikar pandan. Kami juga disambut tiga sapi moo depan rumahnya yang sangat sederhana.

Dengan cekatan, Walastri mencontohkan cara panen daun pandan berduri yang ditanam di pinggir-pinggir jurang bukit ini. Karena dia bisa jaga tanah, akarnya tunggang dan kuat.

Kami haha hihi saat mencoba panen sendiri, saking serunya. Apalagi saat belajar membersihkan duri dengan pisau dan menggulungnya.

Jadi, singkatnya tahapan membuat selembar tikar pandan itu ternyata cukup panjang, memerlukan ketelatenan.

Proses membuat:
Mencari pandan— menghilangkan duri samping dan belakang —ngelulun (digulung)—dijemur (20-30 hari) bolak balik—direndam (1 jam)—dikeringkan—ngeretang (mengeratkan berbentuk lingkaran—ngulat (menganyam).

Beberapa hal menarik dari ekosistem tikar pandan ini di Pekarangan adalah:
– Barter tikar dengan sembako di warung-warung kampung
– Tanaman pandan berduri yang dipakai jenis aon, durinya dibilang lebih kuat dibanding pandan yang dipakai mekare-kare (perang pandan di Tenganan)
– Kalau malas mempersiapkan bahan baku, ada warga spesialis panen daun saja, dan spesialis menjual bahan baku siap dianyam. Bisa dipilih. Kalau Walastri melakukan semua dari nol.
– Tikar diambil pengepul dan dijual ke pasar-pasar desa, saat musim upacara agama permintaan tinggi.

Akhir acara, kami foto-foto dengan suvenir tikar mini dari Walastri. Bisa dipakai alas makan atau alas duduk.

kampungbet

Tags: cara membuat tikar pandansentra tikar pandan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

No Content Available
Next Post
Ngadonang Lawar Sampai Ngadonang Rasa untuk Anak Muda Tegallalang

Ngadonang Lawar Sampai Ngadonang Rasa untuk Anak Muda Tegallalang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Permasalahan Petani Hutan di Bali

Permasalahan Petani Hutan di Bali

19 January 2026
Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

19 January 2026

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia