• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, January 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Kolaborasi Plogging, Lari dan Pungut Sampah

Herdian Armandhani by Herdian Armandhani
15 September 2024
in Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Dalam rangka menyambut World Clean Up Day 2024 dan Rangkaian Hari Jadi Paguyuban Social Project Bali ke-4. Pada hari Sabtu (14/9/2024) pukul 07.00-09.00, Paguyuban Social Project Bali berkolaborasi dengan Komunitas MaluDong, Plastic Bank Foundation,  PPLH (Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup) Bali, Mapala, dan BEM Universitas di Bali mengadakan agenda plogging yang dipusatkan di Pantai Padanggalak 

Jl. Padanggalak Sanur No.88, Kesiman Petilan, Kec. Denpasar Timur,  Kota Denpasar, Bali. Jumlah peserta yang hadir berjumlah sekiranya 50 orang lebih yang berasal dari berbagai latar belakang dan profesi.

Plogging adalah kegiatan mengumpulkan sampah sambil berlari yang asal usulnya berasal dari gabungan kata bahasa Inggris “jogging” dengan kata bahasa Swedia “plocka upp” yang secara harafiah berarti ‘mengumpulkan’. Plogging dapat dilakukan oleh siapa saja karena tidak memerlukan keterampilan atau peralatan khusus, dan merupakan kegiatan yang dapat dilakukan sendiri atau berkelompok .

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kordinator Social Project Bali yaitu I Gusti Putu Arya Utama dan Ketua Komunitas Malu Dong. Dilanjutkan edukasi pemilahan sampah dari Plastik Bank Foundation. Supaya badan para relawan tidak keram maka dilakukan pemanasan. Dilanjutkan plogging ke arah pura Campuhan Windu Segara batas utara Pantai Padanggalak selama satu jam.

Kemudian para relawan berkumpul  kembali ke titik pertemuan untuk penimbangan sampah. Dalam agenda ini, Para relawan yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak mendapatkan hadiah menarik dari panitia. Acara ditutup dengan kesan dan pesan dari perwakilan komunitas yang hadir.

Dalam waktu satu jam para relawan berhasil mengumpulkan 138 kg sampah yang terdiri dari sampah plastik dan residu. Ditemui di lokasi kegiatan, Ketua Umum Social Project Bali yaitu I Gusti Putu Arya Utama atau akrab disapa Arya mengungkap alasan dipilihnya lokasi kegiatan. “Pantai Padanggalak selain merupakan tujuan wisata juga merupakan daerah yang sering dijadikan tempat melasti bagi umat Hindu sehingga dominan sampah organik yang bercampur dengan sampah plastik kiriman dari sungai sekitar,” imbuh Alumni Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai ini.

Arya berpesan agar seluruh elemen masyarakat bisa saling menjaga wilayah pesisir khususnya Pantai Padanggalak ini. “Harapan masyarakat khususnya pengunjung agar lebih peduli terhadap lingkungan pantai dan bagi pemerintah setempat agar menyediakan lebih banyak tempat sampah serta berkala melakukan monitoring terhadap kebersihan lingkungan pantai,” tutur pemuda yang aktif di organisasi Leo Club Bali Shanti ini.

Di tempat terpisah Ketua Harian Paguyuban Social Project Bali yaitu Herdian Armandhani atau akrab disapa Dhani memberikan apresiasi positif dengan banyaknya relawan yang hadir. “Banyak pemuda Bali yang peduli terhadap permasalahan sampah yang ada di Bali khususnya di Kota Denpasar. Adanya kolaborasi dalam aksi plogging ini diharapkan bisa menggerakkan para generasi millenial untuk berkolaborasi untuk membuat aksi nyata pada lingkungan sekitar,” jelas Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia Unit Social Project Bali ini.

kampungbet
Tags: clean up dayplogging
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Herdian Armandhani

Herdian Armandhani

Blogger, Citizen Journalist, Traveller.

Related Posts

No Content Available
Next Post
Tren Sepeda Listrik bisa Timbulkan Masalah Baru Bagi Lingkungan Jika Limbah Batere tak Dikelola

Tren Sepeda Listrik bisa Timbulkan Masalah Baru Bagi Lingkungan Jika Limbah Batere tak Dikelola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia