• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, November 7, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Hilangnya Bahasa “Ibu” Kami

Sukma Arida by Sukma Arida
7 October 2014
in Budaya, Kabar Baru, Opini
0
0

bahasa-bali-sos-17-juli-1966

“Ring dija ngeranjing, Gek?”
“Di SD 1 Singapadu Tengah.”
“Sampun tingkat kuda mangkin?”
“Sudah kelas enam.”

Begitulah jawaban yang diberikan salah satu teman saya, ketika menjawab pertanyaan tetangga kami pada satu ketika.

Teman saya itu menjawab, setelah saya terjemahkan terlebih dahulu pertanyaan penanya ke Bahasa Indonesia.

Bahasa Bali, bahasa ‘ibu’ kami, menjadi bahasa asing bagi rakyat Bali. Dari waktu ke waktu di Bali, sedikit sekali putra-putri Bali yang menggunakan Bahasa Bali. Terutama bahasa Bali halus. Banyak sekali pengaruh-pengaruh yang mengancam punahnya bahasa Bali.

Pertama, minimnya peminat. Hal ini biasanya terjadi akibat kurangnya perhatian dan rasa cinta akan budaya berbahasa Bali. Dampaknya sangat besar bagi keberlangsungan bahasa Bali.

Kedua, kurangnya rasa ketertarikan pada bahasa Bali. Sebenarnya banyak cara menarik yang bisa dipergunakan untuk belajar bahasa Bali. Contoh membaca cerita, membaca dialog percakapan bahasa bali. Cara ini jauh lebih mudah bagi anak-anak yang mempelajarinya. Karena sedikit demi sedikit dari kata-kata itu akan dipahami oleh si pembaca. Apalagi sambil dipraktikkan, akan jauh lebih baik lagi.

Ketiga, kurangnya pembelajaran. Maksudnya adalah minimnya waktu, media untuk belajar dan mengajar untuk membimbing anak-anak. Saat pembelajaran Bahasa Bali di sekolah sangat minim, mungkin hanya 45 hingga 60 menit setiap minggu. Dalam waktu sesingkat itu, kita hanya dapat belajar beberapa halaman.

Selain waktu, ketersediaan media belajar juga sangat terbatas. Seperti buku, DVD, yang berisi teks dibaca atau terjemahan. Pengajar bahasa Bali juga sangat terbatas. Sekarang kebanyakan orang menganggap bahasa Bali susah. Tetapi tidak sebenarnya. Di suatu daerah mungkin hanya ada satu sampai dua orang yang mau atau bisa menjadi guru bahasa Bali.

Keempat, minimnya praktik. Zaman sekarang sedikit sekali orang tua yang membiasakan anak-anaknya berbahasa bali. Biasanya hanya menggunakan bahasa Indonesia, tanpa diselingi bahasa Bali. Sehingga anak-anak dan orang dewasa banyak tidak bisa berbahasa bali. Banyak juga di sekolah-sekolah yang siswa siswinya jarang menggunakan bahasa Bali, antar teman maupun guru. Bahkan ada juga orang-orang yang malu menggunakan bahasa Bali.

Sebenarnya apa yang menyebabkan orang-orang malu akan bahasa Bali? Kembali lagi mungkin karena jarang praktik, mereka merasa malu, karena takut salah.

Maka, mulai sekarang mari kita gunakan bahasa bali di rumah, sekolah, maupun masyarakat. Agar bahasa ‘ibu’ kita tidak punah di pulaunya sendiri. Kirang langkung, tiang nunas sinampura. [I Gusti Agung Bintang, Siswa Kelas VI SD N 1 Singapadu Tengah Br. Negari, Singapadu Tengah, Sukawati, Gianyar]

Catatan
Esai ini merupakan karya Agung Bintang yang diikutsertakan dalam Lomba Esai tingkat Kabupaten pada ajang Bali dan Kanaya Internasional Art Week 2014. Esai ini mendapat Juara I.

Tags: BahasaBaliPendidikan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Sukma Arida

Sukma Arida

Dosen Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Alumni S3 Kajian Pariwisata Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. A simple person.

Related Posts

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

4 November 2026
Transisi ke Kendaraan Listrik di tengah Kelangkaan BBM adalah Wacana Kapitalistik?

Transisi ke Kendaraan Listrik di tengah Kelangkaan BBM adalah Wacana Kapitalistik?

23 October 2026
Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

20 October 2026
Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

12 October 2026
Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

28 September 2026
Upaya Generasi Muda Tamblingan  Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

Ada Dapur Raksasa di Bawah Danau-danau di Bedugul

27 September 2026
Next Post
Merintis Jalan Kamboja sebagai Pusat Literasi Pelajar

Merintis Jalan Kamboja sebagai Pusat Literasi Pelajar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Menyesapi Akulturasi Hindu – Budha di Baturiti

Benarkah Orang Bali Skizoid?

6 November 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

6 November 2026
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025: Oligarki Kian Vulgar

Korupsi Dana Tunjangan Pensiunan Veteran di Bali

5 November 2026
Jelajah Desa Awan, Desa Penyuplai Air Perkotaan

Jelajah Desa Awan, Desa Penyuplai Air Perkotaan

4 November 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia