• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Hentikan Upaya Legalisasi Reklamasi Teluk Benoa

Suriadi Darmoko by Suriadi Darmoko
24 September 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Aksi ForBali

Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) kembali menggelar aksi Senin kemarin.

Puluhan massa dari berbagai elemen masyarakat sipil tersebut berkumpul di depan Kantor Gubernur Bali, Renon. Dalam aksinya ForBALI kembali mendesak Gubernur Bali I Made Mangku Pastika untuk segera mencabut SK 1727/01-B/HK/2013. SK tentang izin studi kelayakan Pemanfaatan, Pengembangan dan Pengelolaan Perairan Teluk Benoa tersebut dinilai masih memberikan celah kepada investor PT TWBI untuk melakukan reklamasi.

Selain mencabut SK, massa juga menuntut Gubernur menghentikan seluruh upaya untuk melegalisasi reklamasi Teluk Benoa termasuk pula menghentikan segala upaya penerbitan peraturan perundang-undangan yang mengadopsi kepentingan reklamasi di Teluk Benoa. Massa juga menuntut gubernur agar satya wacana dengan janjinya yang akan mencabut SK, mengingat FS (Fesibility Study) Universitas Udayanan menyatakan bahwa Teluk Benoa tidak layak dilakukan reklamasi.

Tidak hanya itu, ForBALI juga menuntut Gubernur dalam kewenangannya di dalam pembentukan Peraturan Daerah Zonasi WP3K Propinsi Bali agar tetap menjadikan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi dan khusus bagi kawasan Teluk Benoa yang pernah ditetapkan sebagai lokasi reklamasi berdasarkan lampiran khususnya kawasan SK Gubernur Bali Nomor 2138/02-C/HK/2012 harus ditetapkan sebagai zona inti kawasan Konservasi.

Pande Taman dalam orasinya menyatakan penerbitan SK 1727/01-B/HK/2013 adalah untuk memberikan hak kepada PT. TWBI untuk melakukan perencanaan reklamasi berupa studi kelayakan di perairan Teluk Benoa. Artinya dengan studi ini memang secara nyata mendorong adanya studi kelayakan reklamasi yang sebenarnya terlarang dilakukan di kawasan konservasi sebagaimana amanat Pasal 3 ayat (3) Perpres no 122 tahun 2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Aksi ForBali Tolak Reklamasi

“Upaya ini adalah bagian dari rencana sistemik untuk memuluskan reklamasi Teluk Benoa. Tentu saja sejalan dengan itu akan ada upaya-upaya legalisasi berupa pembentukan peraturan perundang-undangan yang dapat melegalisasi rencana reklamasi di Teluk Benoa,” ujar Pande menjelaskan.

Koordinator ForBali Gendo Suardana menduga adanya upaya melegalisasi reklamasi Teluk Benoa melalui peraturan perundang-undangan menguat tatkala ditemukan adanya penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17/PERMEN-KP/2013 tentang Perizinan Reklamasi Di Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil tertanggal tanggal 3 juli 2013. Hal mana tercantum pada pasal 3 ayat (3) menyatakan kegiatan reklamasi hanya dilarang dilakukan di zona inti dari kawasan konservasi.

Selanjutnya pembagian zona dalam kawasan konservasi juga telah diatur rapi pula di dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12/PERMEN-KP/2013 tentang Pengawasan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang membagi kawasan konservasi perairan menjadi beberapa zona yakni zona inti, zona perikanan berkelanjutan, zona pemanfaatan dan zona lainnya (Pasal 26 ayat (2).

“Terlihat jelas bahwa pembentukan penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan adalah untuk memberi ruang bagi kegiatan reklamasi di kawasan konservasi termasuk di perairan Teluk Benoa. Artinya dengan frase itu, maka peluang untuk melakukan reklamasi di Teluk Benoa terbuka lebar,” ujar Gendo.

Satu-satunya yang menjadi pekerjaan rumah, menurut Gendo, bagi pihak-pihak yang menginginkan reklamasi di Benoa adalah penyesuaian lokasi dengan RZWPK atau RTRW provinsi, kabupaten/kota yang sudah mengalokasikan ruang untuk reklamasi yakni Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Propinsi Bali atau Peraturan Tata Ruang kawasan tersebut.

Berdasarkan Laporan Perkembangan Pelaksanaan MP3EI (hal 40) terlihat jelas bahwa dalam rangka mewujudkan rencana reklamasi Teluk Benoa, PT. TWBI masih menunggu penerbitan Perda RTRW Kabupaten Badung, penetapan rencana zonasi Kawasan Teluk Benoa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kita menduga ada upaya sistematis untuk meloloskan reklamasi dengan membuat sejumlah peraturan perundang-undangan sebagai alat untuk melegalisasi reklamasi dan kemudian tinggal diklopkan dengan program MP3EI,” kata Gendo.

Setelah menyampaikan orasi dan pernyataan sikapnya, puluhan massa aksi membubarkan diri dengan tertib sembari mengumandangkan lagu Bali Tolak Reklamasi. [b]

Tags: ForBaliLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Suriadi Darmoko

Suriadi Darmoko

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali.

Related Posts

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

12 August 2026

Mengenal Trend Asia, Penggerak Advokasi Energi dan Lingkungan

27 July 2026
Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

26 July 2026
Membaca Series Nature Crime Mongabay: Seberapa Jahat Manusia kepada Alam?

Membaca Series Nature Crime Mongabay: Seberapa Jahat Manusia kepada Alam?

17 July 2026
Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

22 June 2026
Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

15 June 2026
Next Post
Demo Memasak bersama Chef Juna, Chef Kelana dan Chef Bloem

Demo Memasak bersama Chef Juna, Chef Kelana dan Chef Bloem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

25 August 2026
Rekomendasi Wisata Air yang “Cukup Mudah” Diakses di Bali

Rekomendasi Wisata Air yang “Cukup Mudah” Diakses di Bali

25 August 2026

Permasalahan Penanggulangan Sampah Plastik di Desa Wisata

24 August 2026
Subak di Ambang Krisis, Ancaman Banjir dan Serbuan Tikus

Subak di Ambang Krisis, Ancaman Banjir dan Serbuan Tikus

23 August 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia