• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, May 31, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Hentikan Upaya Legalisasi Reklamasi Teluk Benoa

Suriadi Darmoko by Suriadi Darmoko
24 September 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Aksi ForBali

Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) kembali menggelar aksi Senin kemarin.

Puluhan massa dari berbagai elemen masyarakat sipil tersebut berkumpul di depan Kantor Gubernur Bali, Renon. Dalam aksinya ForBALI kembali mendesak Gubernur Bali I Made Mangku Pastika untuk segera mencabut SK 1727/01-B/HK/2013. SK tentang izin studi kelayakan Pemanfaatan, Pengembangan dan Pengelolaan Perairan Teluk Benoa tersebut dinilai masih memberikan celah kepada investor PT TWBI untuk melakukan reklamasi.

Selain mencabut SK, massa juga menuntut Gubernur menghentikan seluruh upaya untuk melegalisasi reklamasi Teluk Benoa termasuk pula menghentikan segala upaya penerbitan peraturan perundang-undangan yang mengadopsi kepentingan reklamasi di Teluk Benoa. Massa juga menuntut gubernur agar satya wacana dengan janjinya yang akan mencabut SK, mengingat FS (Fesibility Study) Universitas Udayanan menyatakan bahwa Teluk Benoa tidak layak dilakukan reklamasi.

Tidak hanya itu, ForBALI juga menuntut Gubernur dalam kewenangannya di dalam pembentukan Peraturan Daerah Zonasi WP3K Propinsi Bali agar tetap menjadikan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi dan khusus bagi kawasan Teluk Benoa yang pernah ditetapkan sebagai lokasi reklamasi berdasarkan lampiran khususnya kawasan SK Gubernur Bali Nomor 2138/02-C/HK/2012 harus ditetapkan sebagai zona inti kawasan Konservasi.

Pande Taman dalam orasinya menyatakan penerbitan SK 1727/01-B/HK/2013 adalah untuk memberikan hak kepada PT. TWBI untuk melakukan perencanaan reklamasi berupa studi kelayakan di perairan Teluk Benoa. Artinya dengan studi ini memang secara nyata mendorong adanya studi kelayakan reklamasi yang sebenarnya terlarang dilakukan di kawasan konservasi sebagaimana amanat Pasal 3 ayat (3) Perpres no 122 tahun 2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Aksi ForBali Tolak Reklamasi

“Upaya ini adalah bagian dari rencana sistemik untuk memuluskan reklamasi Teluk Benoa. Tentu saja sejalan dengan itu akan ada upaya-upaya legalisasi berupa pembentukan peraturan perundang-undangan yang dapat melegalisasi rencana reklamasi di Teluk Benoa,” ujar Pande menjelaskan.

Koordinator ForBali Gendo Suardana menduga adanya upaya melegalisasi reklamasi Teluk Benoa melalui peraturan perundang-undangan menguat tatkala ditemukan adanya penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17/PERMEN-KP/2013 tentang Perizinan Reklamasi Di Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil tertanggal tanggal 3 juli 2013. Hal mana tercantum pada pasal 3 ayat (3) menyatakan kegiatan reklamasi hanya dilarang dilakukan di zona inti dari kawasan konservasi.

Selanjutnya pembagian zona dalam kawasan konservasi juga telah diatur rapi pula di dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12/PERMEN-KP/2013 tentang Pengawasan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang membagi kawasan konservasi perairan menjadi beberapa zona yakni zona inti, zona perikanan berkelanjutan, zona pemanfaatan dan zona lainnya (Pasal 26 ayat (2).

“Terlihat jelas bahwa pembentukan penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan adalah untuk memberi ruang bagi kegiatan reklamasi di kawasan konservasi termasuk di perairan Teluk Benoa. Artinya dengan frase itu, maka peluang untuk melakukan reklamasi di Teluk Benoa terbuka lebar,” ujar Gendo.

Satu-satunya yang menjadi pekerjaan rumah, menurut Gendo, bagi pihak-pihak yang menginginkan reklamasi di Benoa adalah penyesuaian lokasi dengan RZWPK atau RTRW provinsi, kabupaten/kota yang sudah mengalokasikan ruang untuk reklamasi yakni Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Propinsi Bali atau Peraturan Tata Ruang kawasan tersebut.

Berdasarkan Laporan Perkembangan Pelaksanaan MP3EI (hal 40) terlihat jelas bahwa dalam rangka mewujudkan rencana reklamasi Teluk Benoa, PT. TWBI masih menunggu penerbitan Perda RTRW Kabupaten Badung, penetapan rencana zonasi Kawasan Teluk Benoa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kita menduga ada upaya sistematis untuk meloloskan reklamasi dengan membuat sejumlah peraturan perundang-undangan sebagai alat untuk melegalisasi reklamasi dan kemudian tinggal diklopkan dengan program MP3EI,” kata Gendo.

Setelah menyampaikan orasi dan pernyataan sikapnya, puluhan massa aksi membubarkan diri dengan tertib sembari mengumandangkan lagu Bali Tolak Reklamasi. [b]

Tags: ForBaliLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Suriadi Darmoko

Suriadi Darmoko

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali.

Related Posts

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Next Post
Demo Memasak bersama Chef Juna, Chef Kelana dan Chef Bloem

Demo Memasak bersama Chef Juna, Chef Kelana dan Chef Bloem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

matan AI

Penghancuran Kemandirian Desa-desa di Bali

29 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

28 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia