• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, September 4, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Film

Festival Film Pendek Minikino 2026 Menayangkan 122 Film dari Berbagai Negara

I Gusti Ayu Septiari by I Gusti Ayu Septiari
4 September 2026
in Film, Kabar Baru
0
0
Edo Mulia dalam jumpa pers MFW12.

Festival film pendek Minikino Film Week (MFW) kembali diselenggarakan di Bali. Tahun ini merupakan tahun ke-12 Yayasan Kino Media menyelenggarakan festival film. Tahun ini, MFW diselenggarakan selama seminggu, dari tanggal 11 September hingga 18 September 2026 di Denpasar dan beberapa lokasi di kabupaten Buleleng.

Edo Mulia, Festival Director MFW12 mengatakan, MFW hadir dengan tujuan menjadi tempat bertemu untuk membicarakan masalah yang dihadapi saat ini. Terhitung sudah 24 tahun Yayasan Kino Media hadir dengan tujuan yang sama. 

“Kita mendukung semangat untuk memberikan dosis film pendek yang sehat untuk kita semua, yaitu menjadikan film pendek sebagai ruang literasi, ruang untuk merangsang pemikiran yang lebih kritis lagi, dan menstimulasi dialog sosial, budaya, dan tentu saja politik,” jelas Edo dalam jumpa pers MFW12 di Artotel, Sanur pada Selasa, 1 September 2026.

Sejak pendaftaran festival film pendek dibuka, MFW telah menerima lebih dari 1.000 film pendek untuk diseleksi. Ribuan film itu dikurasi menjadi 122 film yang akan ditayangkan selama seminggu di berbagai lokasi.

“Film-film dipilih dengan sangat ketat. Beberapa bahkan sudah mendapat penghargaan di festival dunia,” kata Edo.

Edo menambahkan, pengumpulan ratusan film dalam satu wadah MFW bertujuan meruntuhkan sekat-sekat dan isolasi budaya dengan pertukaran gagasan. “Ketika semua di depan layar, kita semua setara. Kita melihat satu cerita yang sama. Dan kita merayakan perspektif-perspektif untuk bisa berbicara, untuk bisa berdiskusi,” jelas Edo.

Selama bertahun-tahun, MFW bertujuan mendorong ekosistem sinema. Tidak hanya sinema lokal, tapi juga di nasional dan internasional. 

Kegiatan utama dan pemutaran film bertempat di Dharma Negara Alaya (DNA), Rumah Tanjung Bungkak (RTB), MASH Denpasar, dan beberapa lokasi screening komunitas. Sudah beberapa tahun belakangan MFW memilih DNA sebagai lokasi pemutaran film.

Fransiska Prihadi, Program Director MFW mengatakan, kunci keberlanjutan MFW adalah dukungan dari pemerintah lokal. Tahun ini Pemerintah Kota Denpasar hadir sebagai community screening partner MFW12.

Ketua Harian Badan Kreatif (BKraf) Denpasar, Ari Setiya Wibawa mengatakan pihaknya masih berupaya membuka ruang kolaborasi kreatif. “Kita masih berupaya dan ingin terus mendorong kolaborasi seluruh pergerakan industri kreatif, khususnya perfilman lebih maju lagi,” jelas Ari.

MFW juga berkolaborasi dengan sineas lain di seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara. Negara baru yang dihadirkan tahun ini adalah Timor Leste. Negara lainnya ada Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Dalam sesi diskusi, Edo mengatakan kunci terselenggaranya MFW setiap tahun adalah menjaga komunikasi dan reputasi MFW. “Sehingga kolaborator kita bisa bangga kalau bisa berkolaborasi,” kata Edo.

Made Suarbawa, Traveling Cinema Director MFW12 pun menambahkan, di balik MFW ada tenaga-tenaga relawan yang bekerja giat agar acara terselenggara. Di sisi lain, ini juga menjadi tantangan tersendiri. Tenaga di balik MFW adalah relawan, bukan tenaga penuh waktu, sehingga keterbatasan waktu dan tenaga pun menjadi tantangan setiap tahun bagi MFW.

Selain itu, MFW juga menghadapi tantangan eksternal berupa keterbatasan finansial. Namun, Suarbawa mengatasi tantangan ini dengan menjaga transparansi, komunikasi yang baik, serta membatasi atau menunda program yang belum mampu dilaksanakan.

Tahun ini, desain visual MFW12 mengusung tema perpaduan tribal art dan digital yang dibuat oleh seminal Randy Praditya. Desain ini menjadi bentuk respons kreatif Randy terhadap MFW12.

Selama tanggal 11-18 September 2026, MFW12 diselenggarakan di beberapa lokasi. Community screenings terbuka gratis untuk publik, diselenggarakan di Aliance Francaise Bali, SMAN Bali Mandara, Kedai Kopi DeKakiang, CushCush Gallery, Rumah Film Sang Karsa, dan Naoema Resort Prerenan. General screening juga terbuka gratis untuk publik di dua lokasi, yaitu The Rooms Apartment dan Living World Denpasar. Screening gratis sekaligus diskusi juga terbuka gratis di Dharma Negara Alaya.

Informasi selengkapnya tentang MFW12 dapat diakses di sini.

Tags: Festival Film PendekMFWminikinoMinikino Film Week
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Gusti Ayu Septiari

I Gusti Ayu Septiari

Suka mendengar dan berbagi

Related Posts

Minikino Film Week 11 Berakhir dengan Harapan dan Inspirasi Baru

Minikino Film Week 11 Berakhir dengan Harapan dan Inspirasi Baru

21 September 2025
Nobar 254 Film Pendek dari 59 Negara di Minikino Film Week Festival Tahun ini

Nobar 254 Film Pendek dari 59 Negara di Minikino Film Week Festival Tahun ini

7 September 2025
Voice of Trisma: Masih Ada Asa

Youth Sineas Award 10 Madyapadma untuk Sineas Muda Indonesia

2 July 2025
Mengolah Tabu Jadi Tebu

Satu Dekade Minikino Film Week

5 September 2024
Indonesia Raja Kini dan Nanti

Indonesia Raja Kini dan Nanti

28 February 2024
Ruang Apresiasi Film nan Inklusif dari MFW9

Ruang Apresiasi Film nan Inklusif dari MFW9

27 September 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Festival Film Pendek Minikino 2026 Menayangkan 122 Film dari Berbagai Negara

Festival Film Pendek Minikino 2026 Menayangkan 122 Film dari Berbagai Negara

4 September 2026
Navicula Merilis “Berburu Penyihir” tentang Kriminalisasi Aktivis

Navicula Merilis “Berburu Penyihir” tentang Kriminalisasi Aktivis

4 September 2026
Sejarah Desa Guliang Kangin, Dulunya Hutan Belantara

Sejarah Desa Guliang Kangin, Dulunya Hutan Belantara

3 September 2026
Menjaga Hulu, Menata Wisata di Desa Pedawa

Menjaga Hulu, Menata Wisata di Desa Pedawa

3 September 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia