• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Babak Adi Parwa dalam Cerita Reklamasi Benoa

Ari Putranta by Ari Putranta
5 August 2013
in Budaya, Kabar Baru, Lingkungan, Opini
0
0

Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Adi Parwa adalah bab (parwa) pertama dalam epos Itihasa terkenal karangan Bhagawan Byasa, Mahabarata.

Ya, dalam suatu kesempatan saya diskusi dengan adik-adik di sekretariat Forum Persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Udayana (FPMHD Unud) tiba-tiba muncul naluri menyamakan Adi Parwa ini dengan fenomena reklamasi teluk benoa yang belakangan hangat diperbincangkan masyarakat Bali.

Barangkali kita bisa bercermin dalam kisah pemutaran gunung Mandara Giri di lautan susu Ksirarnawa oleh dua pihak yang sama-sama ingin mencari kehidupan (amertha), para Dewa dan Raksasa (terserah pembaca mengidentikkan dua kelompok di cerita ini dengan siapa dalam fenomena reklamasi.

Jika kita saksikan, posisi Teluk Benoa memang sangat strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi dan akomodasi wisata. Posisinya yang berada dekat dengan akses pintu masuk Bali (bandara) dan dikelilingi oleh berbagi destinasi wisata favorit saat ini menjadikannya kawasan primadona untuk meraup untung sebesar-besarnya.

Teluk Benoa ibarat lautan susu Ksirarnawa yang menyimpan tirtha Amertha, sumber kehidupan abadi. Jika dalam Adi Parwa diceritakan Para Dewa dan Raksasa berusaha sekuat tenaga untuk mengaduk lautan susu tersebut menggunakan gunung Mandara Giri, maka kita bisa saksikan kolaborasi yang apik diperlihatkan oleh pemerintah daerah bersama investor untuk melakukan tindakan serupa tapi tak sama, yaitu reklamasi.

Efek dari pemutaran gunung Mandara Giri sangat besar, karena kehidupan dunia terguncang hebat, sama dengan guncangan pro dan kontra dari masyarakat Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa.

Jika kita bisa bercermin dalam kisah Adi Parwa tersebut, dapat kita simpulkan bahwa efek yang ditimbulkan dalam rencana reklamasi tersebut ke masyarakat hanya efek negatif karena hanya menguras energi dan konsentrasi masyarakat ke dalam dua kubu pro dan kontra.

Jika Pemerintah Provinsi ingin menyejahterakan masyarakat Bali, hendaknya berfokuslah untuk menjalankan program-program cantik yang sudah kita saksikan saat ini, Simantri, Gerbang Sadu, JKBM dll. Berkolaborasi dengan investor “raksasa” hanya akan menimbulkan guncangan bagi masyarakat, tanpa menimbulkan efek positif apapun.

Ya, babak Adi Parwa ini memang identik dengan episode reklamasi jilid dua di Bali. Mahabarata adalah bagian dari Weda yang berupa Itihasa dengan maksud bahwa kita bisa belajar dari kisah babak per babak dari karya sastra tersebut. [b]

Tags: BudayaLingkunganOpini
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ari Putranta

Ari Putranta

bankir di sebuah bank swasta...hanya ingin berbagi

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Next Post
Khayalan Tingkat Tinggi Gubernur Bali

Khayalan Tingkat Tinggi Gubernur Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Aksi Tolak Terminal LNG ke DPRD Bali 

Antisipasi Risiko Proyek Energi Gas di Bali

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia