• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 29, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Ayu Laksmi Membincang Indonesia Lewat Svara Semesta

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
26 August 2013
in Kabar Baru, Musik, Sosok
0
0

Ayu Laksmi

Teks dan foto dari Wendra Wijaya

Svara Semesta adalah ruang imaji Ayu Laksmi tentang Indonesia.

Melalui album musikal inilah ia ingin mengomunikasikannya. Banyak cara yang dapat digunakan sebagai bahasa. Bagi seorang seniman, karya seni menjadi pilihan utama. Goresan dalam sebuah lukisan, pilihan sentuhan dan nada, hingga gerak tubuh, juga merupakan bahasa yang tak berbatas dan mampu menembus makna-makna kata.

Bagi Ayu Laksmi, Svara Semesta merupakan salah satu pilihan cara untuk berbahasa, mengomunikasikan gagasan serta doa dan pengharapan. Ia berbicara tentang cinta, tentang keberagaman: tentang Indonesia.

Sebagai bangsa yang kaya, Indonesia menyajikan ruang eksplorasi yang tak terhingga, sumber inspirasi yang tak habis digali bagi siapa saja. Setiap inspirasi, pada akhirnya pula akan melahirkan inspirasi baru. Selalu demikian. Maka, tidaklah mengherankan jika karya-karyanya tersebut diposisikan sebagai cermin ke-Indonesia-an itu sendiri.

Berkali-kali sudah Ayu Laksmi membawa Indonesia ke berbagai negara di belahan dunia seperti Amerika, Belgia, Belanda, Jerman, dan Swedia, baik dalam rangka memenuhi undangan pentas festival maupun acara kenegaraan. Pada perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 tahun ini, ia juga diundang tampil di Stockholm, Swedia. Bahkan, Dubes Indonesia untuk Swedia juga menggelar acara khusus bagi dirinya untuk menyuarakan kidung cinta kasih Svara Semesta sebagai rangkaian perayaan tersebut.

“Tentu saja suasana perayaannya jauh berbeda, ya. Terasa lebih khidmat. Tapi ini wajar. Setiap orang selalu merindukan rumah, merindukan asal, apalagi jika berada di tempat yang jauh. Indonesia adalah rumah bagi setiap warga negaranya,” katanya, seraya menambahkan ia juga terlibat dalam Gaung Garuda 2013 beberapa waktu lalu di Hannover, Jerman.

Bagi Laksmi, mencintai Indonesia tidak hanya soal besar kecilnya kebanggaan atas apa yang dimiliki, melainkan tentang bagaimana cara memberi pembobotan terhadap kekayaan itu sendiri. Ia selalu bermimpi, Indonesia bisa menjadi besar di mata dunia oleh kesenian kontemporer. Indonesia telah banyak melahirkan seniman yang mumpuni di jalur kreatifnya masing-masing dan menawarkan “rasa Indonesia” dengan caranya masing-masing.

“Karena itu, saya rasa mimpi ini tidaklah berlebihan, bahkan wajib untuk diperjuangkan bersama-sama,” lanjutnya.

Indonesia memang terasa kental dalam karya seni kontemporer Ayu Laksmi. Banyak lirik lagunya yang terinspirasi dari kearifan lokal Indonesia. Demikian pula dengan pilihan dan sentuhan yang diberikan dalam komposisi musiknya, juga banyak berbicara tentang keragaman.

Ayu Laksmi melahirkan lagu dalam nuansa Hindu, Islam, Buddha, Kristen, dalam kesederhanaan, namun lebih menyasar pada kedalaman makna: hening cinta. Tiada sekat, tanpa batasan. Melalui karyanya, Laksmi seolah mengajak pendengarnya untuk melepas sekat-sekat yang tercipta tanpa sengaja oleh perbedaan untuk menciptakan harmoni kehidupan, yang dimulai dari harmoni dalam diri sendiri.

“Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” pungkasnya. [b]

Tags: BaliMusikSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
Next Post
Agus, Menendang Bola untuk Mendukung yang Papa

Agus, Menendang Bola untuk Mendukung yang Papa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

matan AI

Penghancuran Kemandirian Desa-desa di Bali

29 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

28 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia