Penulis: Luh De Suriyani

Spa Berjalan Men Tunjung

  Oleh Luh De Suriyani  Hampir 30 tahun ini Men Tunjung membawa kesegaran dari rumah ke rumah. Berbekal dua toples ramuan tradisional ia menyusuri jalan-jalan seputaran Denpasar. Peluhnya berbuah wangi kenanga di tubuh pelanggannya.  Sekitar pukul 10 pagi ia bersiap dari rumahnya di kawasan Batubulan, Gianyar, menuju sejumlah tempat tinggal […]

Rela Antre demi Bakso Kare

Oleh Luh De Suriyani  Saya yakin sekali, pusat makanan enak itu ada di pasar tradisional seperti halnya Pasar Badung di jantung Denpasar yang dikelilingi Jl Gajah Mada, Jl Sulawesi, Jl Hasanudin, dan Jl Thamrin. Makanan di pasar tidak hanya rasanya orisinal tapi juga harganya murah dan banyak variasinya. Dan, inilah […]

Sate Nyuh Panggul Seperempat Abad

Oleh Luh De Suriyani   Metarmofosis Kota Denpasar barangkali bisa ditanyakan pada bapak penjual sate nyuh satu ini. Lebih dari 25 tahun ia mengitari Denpasar sambil membawa emblong (baki besar berbahan seng) yang dipanggulnya. Sampai sekarang, emblong itu nyaris sama dengan pertam kali saya melihatnya sekitar 25 tahun lalu. Saya […]