• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, May 27, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Aneka Olahan Bebek di Tengah Kota

Anton Muhajir by Anton Muhajir
2 June 2012
in Berita Utama, Kuliner, Travel
0
0
Daging bebek pun diolah dalam bentuk tortilla bebek. Foto Anton Muhajir.

Mau olahan bebek sambil bersantai di tengah kota?

Restoran di Renon, salah satu pusat kawasan kuliner Denpasar, ini mungkin bisa jadi salah satu pilihan. Nama restonya saja sangat jelas, Virgin Duck Crispy Pizz & Roasted. Restoran ini menyajikan daging bebek dalam aneka olahan.

Renon merupakan salah satu kawasan kuliner di Denpasar. Daerah ini, sejak akhir 1990-an jadi pusat tempat bersantap dengan aneka rupa masakan. Ada masakan Bali, Sunda, Jawa, China, Eropa, dan seterusnya. Tak cuma restoran, pedagang kaki lima dan asongan juga ada di sini.

Padahal, awalnya, kawasan ini lebih dikenal sebagai pusat pemerintahan Bali. Selain kantor gubernur dan DPRD Bali, berbagai dinas pun ada di kawasan yang memang berada di tengah kota ini.

Karena lokasinya yang di tengah kota ini, Renon tepat jadi pusat makanan selain juga Jalan Teuku Umar, Denpasar.

Virgin Duck mengisi salah satu ceruk ini, bebek dalam aneka olahan. Daging bebek ini diolah dengan aneka rupa masakan, Bali, Indonesia, Eropa, dan China. Masakan khas Bali, misalnya, ada bebek betutu dan bubur bebek. Khas Indonesia ada bebek goreng. Sedangkan khas Eropa ada pizza bebek dan spaghety bebek.

Bahkan ada pula menu dengan balutan khas Amerika Latin, tortilla (meskipun akarnya dari Spanyol) dan nachos, khas Meksiko.

Dari sekian banyak menu itu, saya sih paling suka menu ala Indonesia, bebek goreng. Menu ini disajikan dalam tiga pilihan porsi, kecil, sedang, dan besar. Ketika bersantap pertama kali di sini akhir tahun 2011 silam, saya makan yang porsi paling besar. Gurihnya daging bebek itu terasa mantap karena dagingnya lembut dan porsinya banyak.

Harganya tak sampai Rp 50.000 per porsi. Lengkap dengan sayur lalapan, kuah labu isi kaldu ayam, dan aneka sambal, seperti matah, goreng, dan terasi.

Virgin Duck juga asyik buat bersantai dan diskusi. Foto Anton Muhajir.

Terakhir kali makan siang di sini sekitar sebulan lalu, saya pesan bebek goreng yang porsinya paling kecil. Alamak. Kecil sekali. Saya tidak puas sama sekali. Benar-benar kurang. Besok-besok saya tak mau pesan menu sak iprit begini. Memang sih lebih murah, sekitar Rp 15.000 per porsi, tapi jadi tak asyik karena porsinya terlalu kecil.

Untuk minuman, saya suka jus guava alias jus jambu batu. Di Virgin Duck ini jus guavanya plus plus karena segar dan kental. Saking kentalnya jus ini sampai sisa-sisa daging jambu ini masih terasa. Krenyes-krenyes..

Sebagai penikmati jus guava, olahan guava di Virgin Duck ini memang juara!

Nilai plus lain restoran ini, tempatnya asyik. Desain interiornya oldies dengan meja dan kursi kayu tua. Desain interior ini mirip banget dengan Waroengkoe di Jalan Waturenggong atau Warung Kelapa di Ubud.

Dengan interior oldies itu, tempat bersantap ini jadi terasa seperti rumahan. Apalagi pelayan juga ramah dan sigap.

Terakhir, restoran ini juga dilengkapi free wifi. Meskipun tak cepat-cepat amat koneksinya, masih lumayanlah daripada tidak ada sekali. Jadi, tempat ini tak hanya buat bersantap, dia juga bisa jadi tempat santai, kencan, diskusi, ataupun rapat. Kapasitasnya cukup untuk sekitar 30 orang.

Sayangnya sih karena lokasinya persis di pinggir jalan, maka suasana jadi agak terganggu dengan lalu lalang kendaraan.

Virgin Duck Crispy Pizz & Roasted
Jl. Raya Puputan 68 Renon, Denpasar.
Telp. (0361) 2139339. Email info@virginduck.com

Tags: DenpasarKuliner
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Next Post
Membongkar Kesalahpahaman tentang Kasta di Bali

Membongkar Kesalahpahaman tentang Kasta di Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Aksi Tolak Terminal LNG ke DPRD Bali 

Antisipasi Risiko Proyek Energi Gas di Bali

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia