• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 24, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Agenda: Musik dan Kata Lintas Budaya

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
20 April 2013
in Agenda, Budaya, Kabar Baru
0
0

gde-yudane

Dunia seni Indonesia kini sedang mengalami percepatan dinamika tinggi.

Wujud-wujud kreasi kian luas diciptakan oleh para seniman, baik dalam sastra, rupa, musik, teater, termasuk pula seni-seni multimedia. Bahkan, tidak sedikit di antara ragam seni tersebut yang saling melintas bidang, antara kata ke rupa, nada dan sinema, yang giliran berikutnya makin memperkaya ragam seni Indonesia sekarang.

Di sisi lain, lintas bidang kesenian atau alih kreasi ini tidak luput pula oleh aneka tanya, apakah mungkin sebuah bidang seni yang memiliki ruang bentuknya tersendiri, kemudian diubah menjadi bentuk cipta yang lain? Tidakkah dalam proses tersebut memungkinkan terjadinya bias makna antara dua wujud karya, yang dapat saja disebabkan oleh kekurangpahaman si kreator terhadap prinsip bentuk dari seni-seni yang dialih-kreasikannya?

Sebagai wujud apresiasi atas kreasi lintas bidang ini, Bentara Budaya Bali kali ini secara khusus mengetengahkan agenda Pentas Musik dan Diskusi ‘Musik dan Kata Lintas Budaya’, pada Minggu, 21 April 2013. Akan hadir dalam acara tersebut penyair Ketut Yuliarsa dan komposer Wayan Gde Yudane, yang menampilkan beberapa nomor pertunjukan baca puisi dan juga kreasi musik, serta selanjutnya dipadukan dengan satu sesi diskusi.

“Mereka akan mencoba menggabungkan unsur-unsur yang ada dalam puisi serta musik, yang akan direspon ke dalam suatu bentuk baru. Bahkan tidak hanya musik, upaya mereka sekaligus memadukan unsur budayanya,” ujar Putu Aryastawa dari Bentara Budaya Bali.

Pemaduan unsur lintas budaya tersebut bisa saja diartikan sebagai ancaman tatanan seni tradisional, atau tidak selaras dengan upaya pelestarian seni budaya yang sudah mapan. Maka lahirlah istilah-istilah seperti seni propaganda, seni religi, seni populer bahkan seni kontemporer yang ternyata sudah timbul dan berkembang dari awal sejarah kesenian itu sendiri.

Memang, sebelum mencapai status kesenian “tradisional”, seni tersebut berkembang dari bentuk seni sebelumnya.

ketut-yuliarsa

“Kami mencoba menghadirkan sebuah diskusi musik kreatif sebagai upaya pengembangan seni musik berlatar budaya tanpa meninggalkan tatanan musik tradisional yang sudah ada,” Aryastawa menambahkan.

Melalui upaya tersebut, komponis Wayan Yudane berkolaborasi dengan musisi dan penyair Yuliarsa mendemonstrasikan beberapa karya (komposisi) musik yang terinspirasi  dari puisi dan beberapa komposisi musik gamelan yang diaplikasi atau diterapkan pada perangkat musik barat.

Ketut Yuliarsa, penyair dan musisi,telah menerbitkan dua buku kumpulan puisi (dwibahasa Indonesia-Inggris), “Suara Malam/ Night Voice” dan “Jatuh Bisu/ Falling in Silence” dan beberapa kumpulan puisi bersama penyair Bali. Cerpennya tersebar di media cetak Indonesia, juga menulis kolom budaya secara berkala di sebuah koran harian berbahasa Inggris. Turut terlibat dalam beberapa rekaman musik kontemporer di Jepang dan Singapura.

Yuliarsa juga berpartisipasi dalam berbagai pementasan musik dan teater, sebagai aktor, musisi maupun penulis naskah di Australia dan New zealand. Saat ini dia tinggal di Bali bekerja di toko buku sambil mengelola program “Books For Bali Project”, kegiatan menyumbangkan buku-buku bacaan untuk sekolah-sekolah desa terpencil dan panti asuhan.

Yudane, lahir di Kaliungu, Denpasar, menghasilkan karya musik konser, teater, instalasi maupun film. Meraih penghargaan Melbourne Age Criticism sebagai Creative Excellent pada Festival Adelaide, Australia (2000)kolaborasi dengan Paul Gabrowsky; Penghargaan Helpmansebagai Musik Orisinal Terbaik, Adikara Nugraha dari Gubernur Bali sebagai Kreator Komposisi Musik Baru (1999).

Yudana pernah tampil di Festival Jazz Wangarata, Australia (2001), keliling Eropa dengan Teater Temps Fort, Grup France and Cara Bali, juga Festival Munich dan La Batie. Karyanya: musik film ‘Sacred and Secret’ (2010), Laughing Water and Terra-Incognita, dan Arak (2004), serta sebagainya. [b]

Teks dari Bentara Budaya Bali. Foto dari Salmon Plus dan Indonesia Now.

Tags: AgendaBentara Budaya BaliBudaya
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

25 July 2025
Budaya Ngayah Makin Langah

Budaya Ngayah Makin Langah

13 June 2025

Bali Hampir Habis, Semenjana dan Tergantikan

4 January 2025
Next Post
Aneka Rempah pun Berlimpah di Pasar Badung

Aneka Rempah pun Berlimpah di Pasar Badung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

24 April 2026
Kenapa Isu Publik Bisa (atau Tidak Bisa) Masuk FYP TikTok?

Kenapa Isu Publik Bisa (atau Tidak Bisa) Masuk FYP TikTok?

23 April 2026
Majelis Hakim Tolak Gugatan Petani Batur

Majelis Hakim Tolak Gugatan Petani Batur

23 April 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia