• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, May 20, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Bersiaplah Kelaparan Akibat Perubahan Iklim

Anton Muhajir by Anton Muhajir
22 November 2010
in Kabar Baru
0
1

Jika tak serius merespon perubahan iklim, Indonesia bisa mengalami krisis pangan.

Yusman Syaukat, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan sinyal tersebut pada Kongres Perhimpunan Ilmuwan Pertanian Asia Tenggara atau International Society for Southeast Asian Agricultural Sciences (ISSAAS) di Sanur, Denpasar pekan lalu. Krisis pangan akan terjadi, akibat makin banyaknya kebutuhan pangan sementara di sisi lain ketersediaan semakin menurun.

Pendapat Yusman mengacu pada risetnya bersama dua dosen Klimatologi IPB, Profesor Handoko dan Yon Sugiarto. Berdasarkan riset yang terdiri dari penelitian lapangan dan riset pustaka tersebut, perubahan iklim menyebabkan turunnya produktivitas tanaman pangan.

Dampak perubahan iklim pada petani, lanjut Yusman, terlihat dari dua faktor utama, yaitu meningkatnya suhu dan menurunnya curah hujan. Selama periode antara 1971 hingga 2006, terjadi kenaikan suhu antara 1°C hingga 4° C atau rata-rata 2° C. Sementara itu, curah hujan turun tiap tahun hingga 246 mm. Tiap faktor berdampak pada penurunan produktivitas produk pangan dan dampaknya semakin besar ketika dikombinasikan.

“Perubahan iklim akan memperburuk kelaparan dan melahirkan masalah pangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia,” katanya.

Di satu sisi, produksi pangan menurun sementara di sisi lain permintaan pangan makin tinggi akibat pertambahan penduduk. Akibatnya, ketersediaan pangan semakin terbatas untuk banyak orang.

Menurut Yusman, dalam kondisi tidak terjadi perubahan iklim, produksi padi di Indonesia akan mengalami penurunan hingga 65 juta ton pada tahun 2050. Namun, akibat perubahan iklim, penurunan produksi padi akan mencapai 90 juta ton atau turun hingga 38 persen.

Selain padi, komoditi pangan lain, seperti jagung, kedelai, gula, dan minyak sawit juga akan mengalami penurunan produksi akibat dampak perubahan iklim. Pada 2050, produksi jagung akan turun dari 5 juta ton turun hingga 27,5 juta ton. Kedelai turun dari 3 juta ton hingga 25,2 juta ton. Gula turun dari 7 juta ton hingga 30 juta ton. Minyak sawit dari semula surplus 7 juta jadi minus 17 juta ton.

“Jika Indonesia tidak melalukan mitigasi atau adaptasi terhadap perubahan iklim, dampaknya bisa lebih buruk,” ujarnya.

Yusman mengusulkan tiga strategi untuk menangani ancaman krisis pangan tersebut, yaitu penambahan lahan tanaman setidaknya 100.000 hektar per tahun, meningkatkan intensitas produksi tanaman pangan dari 1,5 menjadi 1,65 per tahun, serta adanya diversifikasi pangan.

Tiga strategi itu harus diterapkan secara integral. “Upaya tunggal dalam program adaptasi tidak akan menyelesaikan maslah. Kita harus melakukannya secara bersama-sama,” tegasnya.

Selain Yusman, puluhan peneliti dari enam negara lain juga memberikan presentasi dalam kongres yang diadakan selama empat hari tersebut. Kongres bertema Adaptasi Pertanian untuk Merespon Perubahan Iklim itu sendiri diikuti sekitar 180 ilmuwan dari  Indonesia, Thailand, Malaysia, Jepang, Vietnam, and Filipina.

Menurut Prof. Dr. Dewa Ngurah Suprapta, President of ISSAAS, tema tersebut dipilih karena saat ini perubahan iklim berdampak pada banyak aspek kehidupan, termasuk pertanian. “Pertanian sangat rentan mengalami dampak buruk perubahan iklim, termasuk mengancam ketersediaan pangan,” katanya.

Karena itulah, melalui kongres ini, para peneliti dari berbagai kampus tersebut bertukar pengetahuan dan pengalaman. [b]

Tags: DiskusiPanganPertanianPerubahan Iklim
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

18 February 2026
Refleksi Kebun Kolektif bagi Gerakan Petani

Refleksi Kebun Kolektif bagi Gerakan Petani

12 August 2025

Merespon Perubahan Iklim dengan Film dan Karya Seni Cukil

13 July 2024
ERK, VOB, dan Musisi lain Bergabung Suarakan Krisis Iklim Lewat Musik

ERK, VOB, dan Musisi lain Bergabung Suarakan Krisis Iklim Lewat Musik

7 July 2024
Perubahan Iklim di Bali, Anak Muda dan Tokoh Agama Melakukan Apa?

Perubahan Iklim di Bali, Anak Muda dan Tokoh Agama Melakukan Apa?

18 November 2023
Oase di Tengah Teriknya Sumberklampok

Oase di Tengah Teriknya Sumberklampok

21 March 2022
Next Post

Pekik Kaum Muda Bali Melawan Korupsi

Comments 1

  1. Suadnyana says:
    15 years ago

    Mudah – mudahan ini tidak terjadi dan bisa diatasi. Kalau ini samapai terjadi, bakalan rusak semua tatanan kehidupan.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Tiga Chef Muda Bali Bicara Tantangan Pangan Lokal

19 May 2026

TPA Suwung Ditutup, Apakah Bali Siap?

19 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia