• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, August 24, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Permasalahan Penanggulangan Sampah Plastik di Desa Wisata

Kadek Irgia Arya Putra by Kadek Irgia Arya Putra
24 August 2026
in Kabar Baru, Lingkungan
0
0
Sampah organik yang sudah terpilah.

Desa Munduk, yang merupakan bagian dari Catur Desa Adat Dalem Tamblingan, dikenal sebagai desa wisata dengan kekayaan alam berupa hutan, air terjun, danau, dan perkebunan yang menjadi daya tarik utama. Namun, meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisatawan turut menyebabkan bertambahnya volume sampah plastik.

Oleh karena itu, langkah pertama dalam upaya penanggulangan adalah mengetahui informasi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, seperti kondisi pengelolaan sampah plastik di desa, kebiasaan masyarakat dalam membuang atau mengolah sampah, serta berbagai kendala dan kesalahpahaman yang masih berkembang.

Informasi tersebut dapat diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat, perangkat desa, dan komunitas adat, sehingga upaya penanggulangan dapat disusun sesuai dengan kondisi nyata di Desa Munduk.

Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat, perangkat desa, serta komunitas adat, diketahui bahwa pengelolaan sampah plastik di Desa Munduk masih menghadapi berbagai kendala. Meskipun sebagian masyarakat telah memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, masih terdapat kebiasaan menggunakan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari, seperti kantong plastik, botol minuman, dan kemasan makanan.

Sampah plastik yang dihasilkan tidak seluruhnya dikelola dengan baik karena masih ditemukan sampah yang tercampur dengan sampah organik, dibuang di tempat yang tidak semestinya, atau bahkan dibakar. Kondisi tersebut semakin meningkat pada saat musim liburan ketika jumlah wisatawan yang berkunjung ke Desa Munduk bertambah, sehingga volume sampah plastik yang dihasilkan juga mengalami peningkatan. Apabila kondisi ini tidak ditangani secara serius, maka akan berdampak pada kebersihan lingkungan serta mengurangi keindahan alam yang menjadi daya tarik utama Desa Munduk sebagai desa wisata. 

Sampah anorganik yang sudah terpilah.

Menurut Putu Hare Bastian, salah satu yang paling ngerti tentang sampah di daerah Munduk, cara mengolah sampah itu tidaklah gampang dan tidaklah mudah karena pemilahan berdasarkan jenis atau warna, pendaur-ulangan menjadi cacahan atau biji plastik dan tahapan pemilahan sampah itu ada empat. Yang pertama mengetahui jenis-jenis plastik seperti PET, HDPE. Yang kedua pembersihan sampah dari sisa-sisa makanan. Yang ketiga ada pencacahan, yaitu potong atau giling plastik menjadi serpihan kecil. Dan yang terakhir itu ada namanya peleburan atau pencetakan sampah.

Permasalahan pengelolaan sampah plastik di Desa Munduk dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Salah satu penyebab utamanya adalah masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Selain itu, masih terdapat anggapan bahwa membakar sampah plastik merupakan cara yang paling praktis untuk mengurangi jumlah sampah, padahal tindakan tersebut dapat menghasilkan polusi udara dan zat berbahaya yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah, seperti kurangnya tempat sampah terpilah, sistem pengangkutan sampah yang belum optimal, serta terbatasnya kegiatan daur ulang di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan sampah agar permasalahan tersebut tidak terus berlanjut.

(Tulisan ini merupakan karya peserta Workshop Menangkal Disinformasi Iklim berkolaborasi dengan IDJN dan IMS)

Tags: Desa Mundukpengelolaan sampahpulihkan balisampah di bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Kadek Irgia Arya Putra

Kadek Irgia Arya Putra

Related Posts

Jalan Panjang Desa Adat Mengelola Sumber Kehidupan Alas Mertajati

Penolakan pada Rencana Pemekaran Desa Tamblingan atas Nama Pemerataan Pembangunan

22 August 2026
Penurunan Debit Air Sumber Mata Air di Desa Pedawa akibat Berkurangnya Pohon Penyimpan Air

Penurunan Debit Air Sumber Mata Air di Desa Pedawa akibat Berkurangnya Pohon Penyimpan Air

21 August 2026
Krisis Iklim dan Naiknya Pengeluaran di Denpasar

Krisis Iklim dan Naiknya Pengeluaran di Denpasar

21 August 2026
Ketika Hujan, Tajamkan Indera Pembau. Petrikor Tanah dan Beton Berdampak pada Masa Depan.

Ketika Hujan, Tajamkan Indera Pembau. Petrikor Tanah dan Beton Berdampak pada Masa Depan.

19 August 2026
Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Dilema Energi Bali: PSEL di tengah Ambisi Bali Pulau 100% Energi Terbarukan pada 2045

19 August 2026

Memecah Mitos Membiarkan Kemasan Air Minum Plastik di Sema Desa Tigawasa

19 August 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Permasalahan Penanggulangan Sampah Plastik di Desa Wisata

24 August 2026
Subak di Ambang Krisis, Ancaman Banjir dan Serbuan Tikus

Subak di Ambang Krisis, Ancaman Banjir dan Serbuan Tikus

23 August 2026
Kayoan Bunderin, Mata Air Bersejarah yang Dijaga Sekaa Kayoan di Desa Bebandem

Kayoan Bunderin, Mata Air Bersejarah yang Dijaga Sekaa Kayoan di Desa Bebandem

23 August 2026
Jalan Panjang Desa Adat Mengelola Sumber Kehidupan Alas Mertajati

Penolakan pada Rencana Pemekaran Desa Tamblingan atas Nama Pemerataan Pembangunan

22 August 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia