• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, June 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pasar Badung, Model Pasar Tradisional Sehat dan Aman

Sang Gede Purnama by Sang Gede Purnama
20 July 2019
in Berita Utama, Kabar Baru
0
0

Pasar tradisional sering terkesan kotor, bau dan kurang tertata.

Sebagian masyarakat justru lebih suka berbelanja ke pasar modern yang kita kenal dengan supermarket. Alasannya, pasar modern lebih bersih, higienis, tertata dan terkelola. Padahal, ekonomi kerakyatan tumbuh dari pasar tradisional.

Kenapa? Karena penjual di pasar tradisional lebih banyak dan mereka berwirausaha menjual produk dan jasa yang dibuat dari rakyat kebanyakan. Berbeda dengan pasar modern yang dikelola oleh satu orang dan sisanya hanya pekerja.

Para pedagang pasar justru potensial menggerakan ekonomi kerakyatan yang mencetak banyak pengusaha bukan pekerja.

Namun, seiring perkembangan waktu dan pergeseran gaya hidup, terjadi tuntutan dari konsumen agar makanan yang dijual higienis, lingkungan yang bersih, tertata dan terkelola dengan baik. Berubah seperti itu atau lambat laun akan ditinggalkan konsumennya.

Menjawab Tantangan

Pasar Badung di Denpasar, Bali menjawab semua itu. Pasar ini adalah pasar tradisional terbesar di Bali dalam sejarahnya sudah tiga kali mengalami kebakaran. Kemudian dibangun kembali dengan t lantai dengan desain sebagai pasar tradisional, tetapi menawarkan fasilitas pasar modern.

Pertama dari segi keamanan dari bahaya kebakaran. Pasar ini sudah dilengkapi dengan hidran air di setiap lantainya, alat pemadam api ringan (APAR), serta gedung dilengkapi springkler yang akan hidup jika ada percikan api.

Terdapat juga tangga darurat jika ada bahaya dan evakuasi.

Kedua, sanitasi pasar juga medapatkan perhatian. Disediakan tempat sampah untuk tiga jenis sampah plastik, logam dan ogranik. Tempat cuci peralatan disediakan khusus untuk mencuci peralatan habis pakai. Toilet juga disediakan disetiap lantai dengan jumlah yang cukup.

Untuk pedagang daging ditempatkan khusus dan tertata dan ada kran air untuk persediaan air bersih, cuci alat, dan dagingnya. Kebersihan pasar juga terjaga karena ada petugas kebersihan yang membersihkan pagi dan sore.

Ketiga, fasilitas pasar ini sudah juga sama dengan pasar modern umumnya. Sudah dilengkapi ekskalator di setiap lantainya. Ada lift juga tersedia dan pengatur suhu ruangan. Dengan fasilitas standar pasar modern maka pasar badung dapat menjadi model pasar tradisional yang unggul.

Pasar tradisional ini juga memiliki keunggulan yang tidak dimiliki pasar modern pada umumnya. Lokasinya strategis di pusat kota, memiliki harga relatif lebih rendah, ada sistem tawar menawar antara penjual dan pembeli serta ada sungai yang sudah bersih dan tertata menjadi objek wisata sungai bagi masyarakat kota.

Jika ingin berbelanja di pasar tradisional dengan gaya berbeda, Pasar Badung bisa menjadi pilihan Anda. [b]

kampungbet
Tags: Denpasarpasar badung
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Sang Gede Purnama

Sang Gede Purnama

Pemerhati kesehatan masyarakat. Dosen Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Fakutas Kedokteran, Universitas Udayana (Unud) Bali.

Related Posts

Dari Kebun hingga Pasar, Menyusuri Rantai Ekonomi Galungan di Bali

19 June 2026
Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Next Post
Bioskop Tukad, Mendekatkan Film pada Masyarakat

Bioskop Tukad, Mendekatkan Film pada Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

26 June 2026

Ketahanan Pangan Bali Bertumpu pada Kearifan Lokal tapi ya Begitulah

25 June 2026
Aksi Bali Bergerak Menuntut Presiden dengan 16 Tuntutan

Aksi Bali Bergerak Menuntut Presiden dengan 16 Tuntutan

24 June 2026
Klub Bola bisa jadi Ruang Artikulasi Sikap Politik

Klub Bola bisa jadi Ruang Artikulasi Sikap Politik

24 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia