• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, June 23, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Setelah Tour, The Dissland Kini Garap Klip

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
6 February 2016
in Kabar Baru, Musik
0
0

The Dissland

Band dari Bali, The Dissland kembali “berulah”. 

Seusai tur promo album Mutlak di tiga tempat di Jawa, tepatnya Jakarta dan Bandung, kini band  tersebut kembali masuk studio rekaman untuk selesaikan tunggalan (single) terbaru.

Single ini akan sekaligus menjadi jembatan menuju album kelima.

Penggarapan single di luar album Mutlak itu dilanjut dengan penggarapan video klipnya bersama Bismantara. Sutradara muda berbakat dari Bali ini pula yang juga membantu The Dissland di video klip single album sebelumnya. Video klip berjudul Kayu Besi Tanah Air Ibu Pertiwi, Musnah dan 2000 Cerita tersebut sudah bisa di nikmati di akun Youtube Resmi The Dissland.

Single terbaru ini tergolong unik, karena menghadirkan beberapa musisi tambahan untuk mengisi instrument tambahan cello dan saxophone) dan backing vocal yang baru pertama kali bekerja sama dengan band Punk Rock.

Single berjudul “Ya Aku Rindu” ini diciptakan oleh Made Ardha aka Ardha Neraka (vokalis & gitar) dengan nuansa berbeda seperti yang ada di album Mutlak. Lirik yang kuat dan easy listening dengan tema yang mendalam (bisa dilihat dari judul lagu single)…

“Simple saja, lagu ini saya tulis karena saya melihat di sekitar saya. Banyak orang yang memiliki rasa rindu dengan masa lalu. Walaupun banyak yang berusaha utk melupakannya,” ujar Made Ardha.

Video ini melibatkan banyak pihak yang membantu dalam proses pembuatannya. Dibagi menjadi lima hari pengerjaan yang cukup menguras waktu dan tenaga.

Ardha melanjutkan, dalam klip ini mereka mencoba mengangkat tema Humanisme, hubungan rasa antara manusia dengan sesamanya. Tema itu digambarkan mulai cerita dari seseorang yang rindu di saat bersama anaknya. Ada juga seorang istri yang ditinggal mati oleh suaminya yang menjadi korban bentrokan antar geng.

Ada juga seorang pemuda sedang kebingungan karena pacarnya yang sedang bekerja di Arab akan segera dihukum mati. Kasus reformasi 1998 yang berdampak kepada warga keturunan yang benar-benar di hukum secara rimba.

“Kami menyajikan semua cerita itu dengan 1 benang merah yang saling berhubungan nantinya,” ujar Bismantara.

Single ini merupakan salah satu karya yang benar-benar memiliki nuansa berbeda dibandingkan dengan lagu-lagu yang terdapat di album The Dissland sebelumnya. Rekaman single dilakukan di Rockness Records Studio yang dari awal album pertama, di sanalah The Dissland merekam karya-karyanya.

Single Ya Aku Rindu akan dirilis di radio-radio lokal bali dan luar Bali. Video klip single akan diputar perdana di dalam acara yang akan dikemas khusus oleh The Dissland.

“Video klip akan dipublish melalui akun channel Youtube resmi The Dissland dan momennya akan dibarengi dengan rilis resmi Website The Dissland,” ujar Krishna Manager band.

Akhir kalimat, tetap berkarya, keluarkan rilisan-rilisan kreatif yang baru dan menikmati perjalanan serta pengalaman yang sudah dan akan dilewati!

Jaya terus musisi bali, maju terus musik Indonesia! Salam ParaBrandal.. [b]

Tags: DenpasarMusikThe Dissland
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Dari Kebun hingga Pasar, Menyusuri Rantai Ekonomi Galungan di Bali

19 June 2026
Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Next Post
Pameran Visual Bol Brutu Yogyakarta

Pameran Visual Bol Brutu Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Gemerlap Pariwisata dan Kemegahan Ritual Bertemu Krisis Ketenteraman Batin

23 June 2026
Kundangan Memilah Sampah

Kundangan Memilah Sampah

23 June 2026
Upaya Generasi Muda Tamblingan  Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

Upaya Generasi Muda Tamblingan Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

22 June 2026
Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

22 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia