• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, April 22, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Kepal Tangan Raksasa Penanda Perlawanan

Saylow by Saylow
12 December 2015
in Agenda, Berita Utama, Budaya
0
0

Photo: Agus Wiryadi Saidi

Setelah sukses tahun lalu, sejumlah lembaga, komunitas, seniman, mahasiswa, pelajar dan individu yang bergabung dalam Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) kembali menggelar acara serupa. Kali ini mereka menampilkan konsep berbeda.

Tema tahun ini adalah Sanga Bhuana Art Event Bali Tolak Reklamasi 2015. Agenda ini akan diadakan pada Minggu besok di Pantai Padang Galak, Kesiman, Denpasar. Event akbar yang digagas dengan semangat gotong royong ini menampilkan deretan band, seni tradisional bondres, tarian tradisional dari berbagai sekehe teruna banjar di Bali dan teater.

Selain itu, even ini juga akan menyajikan patung kepalan tangan kiri setinggi 13 meter, diameter 5 meter. Patung ini sebagai simbol lingga yoni perlawanan rakyat Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa seluas 700 Hektar investor.

“Nantinya patung ini akan diarak ratusan orang menuju bibir pantai, kemudian dibakar sebagai pertanda api perlawanan rakyat Bali terhadap rencana reklamasi Telok Benoa tak akan pernah padam dan kian kuat,” jelas arsitek kawakan, sekaligus pengagas event ini, Yoka Sara.

Sanga Bhuana Art Event Bali Tolak Reklamasi 2015, Dirikan Patung Tangan Besar Mengepal Setinggi 13 Meter

Terkait tema Sanga Bhuana, menurut Yoka Sara, merupakan gambaran sembilan penjuru mata angin dalam filosofi Hindu, dan ini menjadi simbol perjuangan rakyat Bali melawan investor rakus dengan berbagai cara. Kesembilan penjuru mata angin ini atau sikap perlawanan disatukan dalam event akbar ini.

“Di even inilah rakyat Bali bersatu dengan berbagai bentuk media seni dari sejumlah komunitas kreatif di Bali. Even ini adalah bentuk kecil dari besarnya penolakan rakyat Bali terhadap reklamasi Teluk Benoa,” ujarnya.

Agung Anom pemilik Antida Music Productions yang juga salah satu pengagas even ini menyatakan, acara ini untuk terus menggelorakan semangat perlawanan penolakan reklamasi bagi warga Bali yang tanah kelahirannya dirampok investor bersekutu dengan penguasa. Seni menjadi media untuk melawan ketidakadilan. Even ini salah satu cara mereka untuk terus mengumandangkan suara penolakan.

“Di even ini setiap penampil atau siapun yang terlibat tidak ada satu pun yang dibayar,” tegasnya.

Sementara itu Putu Candra dari Divisi Kampanye ForBALI mengatakan dana acara ini pun datang dari masyarakat yang secara sukarela menyumbang tanpa ikatan dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak hanya materi, pun beberapa masyarakat turut menyumbangkan tenaga, pikiran serta peralatan.

“Acara besar dengan prinsip gotong royong menjadi lebih ringan dan bisa dijangkau. Hal ini penting kami sampaikan karena acara kami tahun lalu difitnah oleh antek-antek reklamasi, kalau acara kami dibiayai kelompok tertentu. Ini acara seni perlawanan dari rakyat untuk semesta,” tandasnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, even ini terbuka untuk umum. Pengunjung hanya dikenakan donasi secara sukarela. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai kegiatan penolakan reklamasi Teluk Benoa selanjutnya dan bisa dipertanggungjawabkan.

Bali Tolak Reklamasi Art Event 2015
Panitia Penataan Pantai Padang Galak

Presents

“SANGA BHUANA BALI TOLAK REKLAMASI ART EVENT 2015”

Sunday, December 13th 2015
Pantai Padang Galak, Denpasar – Bali
12 AM – 10 PM

Music Performance:
Pygmy Marmoset · Relung Kaca · Emoni
Zat Kimia · Jangar · Marco · Bintang
Rollfast · Bali Xtreme Drummer
Mom Called Killer · Deep Sea Explorers
Koma · Lorong · Scared of Bums · Nosstress
The Bullhead · Bersimbah Darah · The Djihard
Joni Agung · The Crotochip

Art and Theatrical Performance:
STT Sumerta – Tekiber
Cok Sawitri – Rarekual – ST Tegaltamu Batubulan

Activities:
PICA
Surfer Paddle
Skateboard Community
Speedboat Parade
Mural
DJ’s
Photography Exhibition
Workshop

#BTRArtEvent2015
#balitolakreklamasi
#SangaBhuana

Tags: ForBaliLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Saylow

Saylow

Saylow, putra asli Karangasem tepatnya Dusun Tanahampo. Berlatar belakang ilmu teknologi informasi dan desain, memilih managemen seni dan pertunjukan sebagai jawaban atas kebutuhan kesehatan mental dan menyandarkan kepulan asap dapur dengan melakukan usaha dagang parcel buah rumahan.

Related Posts

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

17 March 2026
Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Next Post
Berkunjung ke Museum Sejarah Alam di Paris

Berkunjung ke Museum Sejarah Alam di Paris

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Usai Aksi FSSB, Sampah Organik Kembali Diizinkan ke TPA Suwung

Usai Aksi FSSB, Sampah Organik Kembali Diizinkan ke TPA Suwung

22 April 2026
Ekowisata di Subak Sebagai Solusi atau Ancaman Baru?

Plastik Makin Mencemari Pertanian

21 April 2026
Sampah tak Terpilah, Subsidi Pupuk Organik bikin Jengah

Cara Leluhur Bali Memilah Sampah

21 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia