• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, September 16, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Danau, Pemanasan Global, dan Pengkhianatan

Anton Muhajir by Anton Muhajir
26 January 2009
in Lingkungan, Opini
0
0

Oleh I Gusti Raka Panji Tisna

Para ilmuwan mengingatkan dengan keras bahwa Pemanasan Global akibat kerusakan ekosistem Bumi oleh kerakusan dan gelap mata-hati manusia modern adalah kenyataan yang kini mengancam kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya di Bumi. Bumi mungkin saja tidak keberatan kalau manusia musnah dari planet ini, tetapi kita yang masih hidup dan takut mati mengenaskan tentu pamrih agar Bumi mau memaafkan, dan berjanji untuk berlaku adil.

Maka menjadi kewajiban manusia, terutama yang mentalnya masih normal, untuk melakukan sekecil apa pun usaha menghambat laju kerusakan ekosistem Bumi ini. Para ilmuwan menyarankan betapa pentingnya menjaga kestabilan iklim mikro atau kesatuan iklim terdekat dari kita, dengan memelihara kelestarian alam di rumah masing-masing, dan ditarik lebih jauh memelihara kelestarian kawasan, katakanlah pulau kita tercinta, Bali. Karena begitu banyak manusia di Bumi dengan berbagai macam perilaku, tingkat kesadaran, kegilaan, kerakusan, sehingga sulit melakukan sesuatu yang bisa disepakati secara global. Dagelan-dagelan konflik kepentingan pun masih kental terlihat di KTT Bumi tentang Pemanasan Global  tahun lalu di Nusa Dua.

Bali kian menjadi incaran para rakus, musang berbulu ayam, dengan dalih dan janji mensejahterakan masyarakat. Merayu segelintir orang lokal untuk ikut mempekerjakan dan memperbudak kita dengan upah minimum, ya; mengambil alih kekayaan alam dan budaya kita, ya; dan memberi kita remah-remah, ya. Tidak puas menguasai pantai dan dataran kini mereka merambah ke gunung (berikut danau dan hutannya). Artefak alam yang begitu kita hormati dan sucikan. Hutan sebagai paru-paru pulau yang juga menangkap kabut dan hujan menjadikannya air tersimpan di danau untuk menghidupi kita. Seperti ibu-bapa yang senantiasa bekerja melindungi keluarga.

Akankah kita biarkan para rakus menyakiti orang tua kita? Menjadi Malin Kundang? Dan bukan saja orang tua yang kita khianati tetapi juga anak-cucu karena dengan ceroboh melego, menggadaikan rumah dan masa depan mereka?

Pada sebuah lontar, Batur Kalawasan, leluhur mewanti-wanti agar gunung (hutan dan danau) serta laut dijaga kelestarian dan kesuciannya. Kita dianjurkan untuk hidup di tengah-tengah dari hasil keringat telapak tangan, tidak hidup senang dari merusak [termasuk mengijinkan orang lain merusaknya dengan iming-iming kenikmatan sesaat dan materi berlimpah] sebab dikhawatirkan akan terjadi  pertengkaran antar sesama diikuti rawan pangan, sulit air, dan berbagai bentuk penyakit dan penderitaan ikutan. Tidakkah itu sudah mulai menampakkan bukti-bukti? Akankah kita juga berkhianat kepada leluhur?

Mari menghindari atau setidaknya meminimalkan intervensi manusia di kawasan gunung, hutan dan danau. Pakailah tempat itu hanya sesekali untuk merenung, belajar dari alam, me-recharge kelelahan mental serta mengagumi kebesaran dan kemurahan hati Semesta Alam. [b]

Catatan: Tulisan ini dimuat di Surat Pembaca Bali Post dan dikirim ke beberapa mailing list.

Tags: BedugulBulelengLingkunganOpiniTabanan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Negara yang Meminta Kami Terus Beradaptasi

Negara yang Meminta Kami Terus Beradaptasi

16 September 2026
IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

12 September 2026
Inilah Kunci Kemewahan Sejati Primo Chocolate Bali

Gotong Atas, Royong Bawah

8 September 2026
Tumpek Uye: Manusia bukan Satu-satunya Mahluk di Bumi tapi Paling Invasif Merusak

Tumpek Uye: Manusia bukan Satu-satunya Mahluk di Bumi tapi Paling Invasif Merusak

6 September 2026
Warisan Budaya Kolonial Dulu dan Kini

Warisan Budaya Kolonial Dulu dan Kini

27 August 2026
Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

25 August 2026
Next Post
Denpasar Kembali Mendung

Denpasar Kembali Mendung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Warga Pemaron Adukan Pemerintah atas Pencemaran PLTD Pemaron

Warga Pemaron Adukan Pemerintah atas Pencemaran PLTD Pemaron

16 September 2026
Negara yang Meminta Kami Terus Beradaptasi

Negara yang Meminta Kami Terus Beradaptasi

16 September 2026
Ajakan Wisata Laut Berkelanjutan di Blue Future Forum 2026

Ajakan Wisata Laut Berkelanjutan di Blue Future Forum 2026

15 September 2026
Apakah Tradisi Megibung akan Tergantikan dengan Prasmanan?

Apakah Tradisi Megibung akan Tergantikan dengan Prasmanan?

14 September 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia