• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, January 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Unb’rocken di Ubud Artisan Market

Erma by Erma
31 March 2022
in Agenda, Musik
0
0
Band Unb’rocken

Ubud Artisan Market (UAM) akan kembali dilaksanakan pada akhir pekan 2 – 3 April di Taman Baca Jl Raya Sanggingan Ubud. UAM menghidupkan Taman Baca menjadi sebuah titik temu bagi para komunitas kreatif, dimana 60 – 80 UMKM dari Ubud dan sekitarnya akan hadir untuk menawarkan produk terbaik mereka, juga dimeriahkan dengan berbagai workshop, pameran seni, dan penampilan musisi berbakat.

Melalui semua inisiatif ini, UAM bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan bagi para pelaku kreatif, seniman, dan pengusaha muda di seluruh Bali untuk tumbuh, berjejaring, dan terhubung dengan orang lain. Pendiri UAM, Janet DeNeefe berharap, “Pada tahun 2022 kami dapat menawarkan lebih banyak dukungan untuk wirausahawan muda kami. Sangat menarik untuk menyaksikan pertumbuhan dan perkembangannya selama Covid dan saya berharap dapat melihatnya berkembang lebih lanjut tahun ini.”

UAM juga tetap berdedikasi untuk membantu pelestarian keunikan budaya Bali dan warisannya, dengan harapan agar mampu menginspirasi generasi muda melalui komunitas ini. Pada tanggal 2 April, UAM akan menjadi co-host dari Sacred Garden, sebuah pameran seni tunggal oleh I Wayan Januariawan di Indus Restaurant. I Wayan Januariawan adalah seniman Bali yang dikenal dengan lukisan alamnya, terutama pemandangan alam, pepohonan dan objek alam lainnya. Berusaha mewujudkan metode melukis yang lebih tradisional, Wayan mempraktikkan metode melukis langsung di tempat dan mengelilingi dirinya dengan alam sambil menciptakan karya seninya.

Sebagai bentuk dukungan kepada musisi lokal dan seni pertunjukan, UAM juga selalu menghadirkan program “After Dark”, kali ini dengan menghadirkan sebuah band blues rock ternama yang lahir di Ubud, Unb’rocken, dalam rangkaian acara khusus peluncuran lagu dan musik video terbaru mereka yang berjudul “Song for Evie”. Dibentuk pada tahun 2013, band ini mulai mendapatkan popularitasnya setelah meluncurkan album musik pertama mereka di tahun 2018 dan tampil di berbagai festival di Australia. Setelah jeda selama 2 tahun akibat Covid-19, mereka kembali ke menghentak panggung di UAM untuk acara rilis special ini, acara akan dipandu oleh Saylow.

Akhir pekan ini juga akan dimeriahkan oleh program workshop untuk memperkaya kreativitas pengunjung, sambil memberikan kesempatan bagi pembuat dan seniman untuk berbagi ketrampilan mereka dengan orang lain dan memperluas jangkaun pasar. UAM mendatang akan menampilkan lokakarya keramik oleh Ceramicclass (didirikan oleh seniman keramik Gusti Dalem), serta lokakarya “Make Your Own Skincare” yang dipimpin oleh merek perawatan kulit organik yang berbasis di Bali, Kala Sunara.

Sepanjang akhir pekan, pengunjung pasar juga berkesempatan untuk mendonorkan darahnya melalui program donor darah yang diselenggarakan oleh Puteri Indonesia Bali, Laksmi De Neefe Suardana. Seluruh donasi akan langsung disalurkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar.

Yayasan Mudra Swari Saraswati bersemangat untuk terus menjadi penyelenggara UAM setiap bulannya, dan menjadikan UAM sebagai bagian dari pra-acara untuk Ubud Food Festival dan Ubud Writers & Readers Festival pada tahun 2022. Pasar Artisan Ubud pertama kali didirikan oleh Yayasan Mudra Swari Saraswati pada Desember 2020 untuk membantu UMKM di sekitar Bali memamerkan dan mempromosikan bisnis mereka. Para UMKM yang berpartisipasi di UAM menampilkan berbagai macam produk pengrajin, mulai dari karya seni buatan tangan, pakaian, perhiasan dan peralatan rumah tangga, hingga berbagai masakan rumahan. Lebih dari 306 UMKM telah mengambil bagian di acara ini, banyak di antaranya adalah bisnis muda yang didirikan oleh pengusaha lokal dalam menghadapi runtuhnya industri pariwisata Bali karena Covid-19.

kampungbet

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Erma

Erma

Dwi Ermayanthi (Erma), lahir dan besar di keluarga tradisional Bali, didorong oleh ayahnya untuk belajar di Surabaya sebelum kembali ke Bali untuk bekerja di Ubud Writers & Readers Festival. Pengalamannya selama empat tahun di Surabaya dan bekerja bersama tim yang beragam di festival tersebut mengubah perspektifnya tentang Bali, melihatnya melampaui pandangan tradisional keluarganya. Erma juga merupakan salah satu co-founder dari Littletalks Ubud, sebuah cafe & library yang berlokasi di Jl Bisma Ubud.

Related Posts

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Next Post
Ada Apa dengan Peminat Industri Digital di Bali?

Ada Apa dengan Peminat Industri Digital di Bali?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia