• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, March 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Tolak Reklamasi Menggema di Nobar Piala AFF

Suriadi Darmoko by Suriadi Darmoko
8 December 2016
in Lingkungan
0
0
Peserta Nobar membentangkan kertas bertuliskan penolakan reklamasi Teluk Benoa saat nobar semifinal Piala AFF. Foto ForBALI.
Peserta Nobar membentangkan kertas bertuliskan penolakan reklamasi Teluk Benoa saat nobar semifinal Piala AFF. Foto ForBALI.

Suara penolakan reklamasi Teluk Benoa menggema di Nusa Dua. 

Penonton tidak henti-hentinya menyanyi dan meneriakan yel-yel tolak reklamasi Teluk Benoa pada saat nonton bareng di wantilan Kantor Lurah Benoa yang juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga.

Pertandingan yang ditontont adalah semifinal Piala AFF antara Indonesia melawan Vietnam pada Rabu kemarin malam.

Selain meneriakan yel-yel Tolak Reklamasi Teluk Benoa, mereka juga membawa kertas yang bertuliskan “I Love Indonesia, I Love Bali, Tolak Reklamasi Teluk Benoa dan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo Batalkan Perpres No. 51 tahun 2014 karena sayang Bali pasti Tolak Reklamasi Teluk Benoa”.

Putra Somali dari Sidakarya yang antusias menghadiri acara tersebut mengatakan sangat berharap agar Bapak Presiden Jokowi segera membatalkan Perpres No. 51 tahun 2014. Bali selatan menurutnya sudah sesak sehingga tidak perlu lagi ada.

“Saat ini Bali sudah over pembangunan terutama di Bali selatan, sehingga tidak perlu lagi reklamasi di Teluk Benoa,” ujarnya.

Gerakan penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa yang sudah berjalan hampir empat tahun. Saat ini sudah ada 39 desa adat di Bali yang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa termasuk yang di sekitar Teluk Benoa.

“Seharusnya proyek reklamasi tersebut tidak dipaksakan oleh investor dan pemerintah tidak abai terhadap aspirasi masyarakat. Apalagi teluk yang akan direklamasi sudah ditetapkan sebagai kawasan suci oleh PHDI sehingga harus kita jaga,” tambah Wayan Adi Sumiarta asal Ubud yang juga ikut acara Nobar di Kantor Lurah Benoa.

Suara penolakan reklamasi Teluk Benoa menemukan momen terbaiknya ketika di akhir laga, penonton secara bersama-sama menyanyikan mars Bali Tolak Reklamasi sehingga mencuri perhatian Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi.

Sayangnya pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo yang direncanakan datang ternyata berhalangan. Acara nonton bareng hanya dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi yang datang bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo serta Lurah Benoa I Wayan Solo.

Pada pertandingan tersebut Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Vietnam 2-2 melalui babak perpanjangan waktu. Indonesia akhirnya melaju ke final piala AFF dengan agregat 4-3 setelah sebelumnya pertemuan di Jakarta, Indonesia berhasil menundukan Vietnam 2-1. [b]

Tags: ForBaliLingkunganTeluk Benoa
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Suriadi Darmoko

Suriadi Darmoko

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali.

Related Posts

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

18 February 2026
Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

30 December 2025
Kemah Manja di Bali Jungle Camping Padangan

Terasering Subak sebagai Mitigasi Banjir Berbasis Lanskap

22 December 2025
Next Post
Dubes Denmark Kunjungi Petani Garam Amed

Dubes Denmark Kunjungi Petani Garam Amed

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia