• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 8, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Senioritas Generasi Teknologi

I Gusti Ayu Septiari by I Gusti Ayu Septiari
12 May 2025
in Kabar Baru, Teknologi
0 0
0

Dikit-dikit Gen Z, dikit-dikit Gen Z. Pemikiran itu tiba-tiba terlintas kala For Your Page (FYP) TikTok saya dipenuhi tingkah Gen Z di tempat kerja. Salah satu konten mengatakan Gen Z memiliki mental lemah, nggak becus kerja, dan harus diajari dari awal. Konten lain mengatakan Gen Z banyak mau, minim pengalaman kerja, tapi meminta gaji yang besar, dan lebih mementingkan work life balance.

Pew Research Center membagi generasi dalam lima kategori berdasarkan tahun kelahiran. Generasi Z merupakan orang yang lahir dari tahun 1997-2012, generasi milenial lahir tahun 1981-1996, generasi X lahir tahun 1965-1980, boomers lahir tahun 1946-1964, dan silent lahir tahun 1928-1945. Pembagian ini didasarkan pada perbedaan faktor politik, ekonomi, dan sosial dari tahun ke tahun. 

Pada tahun 2025, Gen Z adalah orang-orang yang berusia 13-28 tahun. Artinya, para pencari kerja dan pekerja saat ini didominasi oleh Gen Z. Generasi ini adalah orang-orang yang lahir berbarengan dengan perkembangan teknologi, kesehariannya tidak lepas dari teknologi. Maka dari itu, kerap disebut digital centric.

Gen Z kerap kali dipandang lemah oleh generasi sebelumnya. Biasanya kalau ada tingkah di luar nurul (nalar), mereka akan menuding Gen Z. Namun, sebuah percakapan di grup kecil dalam pertemanan saya membuat saya menyadari bahwa sebenarnya pola ini berulang dari generasi ke generasi. 

“Mereka, superioritas boomer, milenial, dan kawan-kawan merasa paling oke. Tapi aku juga sebagai Gen Z nggak paham sama jokes-nya gen alpha. Mungkin beberapa tahun lagi kitalah boomer yang menyebalkan itu,” kata Lia. Lia menambahkan bahwa setiap generasi akan merasa superior pada masanya. Gen alpha merupakan generasi yang lahir setelah Gen Z, yang juga disebut sebagai generasi digital karena tumbuh di tengah kemajuan teknologi yang pesat.

Menengok generasi lain yang memandang lemah Gen Z, seorang teman yang lain menimpali bahwa ini adalah faktor kecemburuan dari generasi sebelumnya. “Karena Gen Z tumbuh di era yang serba gampang. Di saat boomer, milenial harus susah payah dengan segala kondisi mereka, ngelihat Gen Z yang hidupnya kelihatan instan, nggak perlu susah-susah, makanya mereka nyebut Gen Z itu lemah, nggak tahan banting,” tutur Atika.

Atika juga menyebutkan bahwa tingkah Gen Z yang digeneralisir berasal dari pengalaman bersama, bahasa kerennya sharing experience. Sebenarnya hal ini juga terjadi pada generasi sebelumnya. Contoh gampangnya mungkin kalian pernah mendengar orang tua berkata bahwa mereka harus berjalan kaki melewati hutan atau sawah untuk mencapai sekolah. Mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita juga akan mengatakan hal serupa kepada generasi alpha, misalnya ‘kamu enak sekarang, dulu ibu nggak bisa sekolah dua tahun gara-gara Covid’.

Kalau kata salah satu teman saya yang lain, fenomena ini disebutnya sebagai suhu mentality. Sekadar informasi, suhu dalam bahasa gaulnya dimaknai sebagai guru atau senior yang berpengalaman di suatu bidang. “Kayak merasa paling tua, paling benar, yang lain kurang pengalaman, nggak sebanyak kita,” ujar Milah.

Suatu saat, suhu mentality ini mungkin juga akan terjadi pada Gen Z atau mungkin sudah terjadi. Coba ingat kembali percakapan kalian dengan orang sekitar ketika melihat anak SD atau SMP saat ini. Apakah pernah terucap anak zaman sekarang begini, anak zaman sekarang begitu, kemudian membandingkannya dengan masa kalian?

uc3mun.anudi.org sangkarbet sangkarbet kampungbet
Tags: BoomerGen Zgenerasi zmilenial
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Gusti Ayu Septiari

I Gusti Ayu Septiari

Suka mendengar dan berbagi

Related Posts

Apa yang Orang Tua tidak Paham dari Aktivitas Online Generasi Z dan Generasi Alpha

Apa yang Orang Tua tidak Paham dari Aktivitas Online Generasi Z dan Generasi Alpha

30 May 2025
Ketika Kuliner Menjadi Konten: Antara Selera, Tren, dan Gentrifikasi

Ketika Kuliner Menjadi Konten: Antara Selera, Tren, dan Gentrifikasi

9 April 2025
cerita anak bali

Hentikan Kekerasan Digital Pada Anak demi Status Sosial

17 October 2019
Next Post
Ingin Mulai Transisi Energi? Coba Model EBT Ini

Ingin Mulai Transisi Energi? Coba Model EBT Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Beternak Babi untuk Menyelamatkan Puluhan Anjing Telantar dan Sakit

Beternak Babi untuk Menyelamatkan Puluhan Anjing Telantar dan Sakit

7 December 2025
Pusat Pariwisata Global dengan Transportasi Publik Layak

Pusat Pariwisata Global dengan Transportasi Publik Layak

6 December 2025
“Bapak, wait for me…wait for me..!”

Ekonomi Regeneratif: Solusi Kelelahan Ekologis dan Peta Jalan Baru Bali

5 December 2025
Pernak Piknik: Cara Anak Muda Bali Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Pernak Piknik: Cara Anak Muda Bali Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

4 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia