• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 22, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Uniknya Pura di Nusa Penida Berbentuk Candi Jawa

Santana Ja Dewa by Santana Ja Dewa
14 December 2017
in Budaya, Teknologi
0
0
Pura di Batununggul Nusa Penida yang mirip pura di Jawa. Foto Santana Ja Dewa.

Arsitektur masa lalu merupakan hasil karya mutakhir pada masanya.

Begitu pula dengan bangunan Pura Prajepati di Batununggul, Nusa Penida, Klungkung. Uniknya, pura ini tidak biasa pada umumnya lebih besar menjulang tinggi berbentuk candi ala Jawa.

Pura itu terletak samping pojok utara Lapangan umum Sampalan, Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul. Keunikan inilah yang mengundang tim Dinas Kebudayaan Klungkung untuk mengecek langsung keberadaan pura tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Cagar Budaya I Gusti Ngurah Putra Widia mengatakan secara rinci bangunan pura ini masih terjaga aslinya. Ornamen-ornamen menghiasi bangunan baik itu patung maupun relief menggunakan simbol seperti angka tahun pembuatan.

Widia mengatakan ia akan berkoordinasi lagi terkait mengkaji bangunan pura dengan mendatangkan tim yang membidangi bangunan kuno.

“Kita sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menjaga bangunan dengan apik walaupun ada beberapa bagian yang tergerus oleh waktu,” teranganya.

Selain banguanan Pura Prajepati, tim juga mengecek bangunan lainya berupa peninggalan penjajahan Jepang yang terletak sebelah utara Pura Puseh Batununugul. Peninggalan tersebut berupa crone atau tungku pembuatan pamor sebagai bahan utama material banguanan pasa masa itu.

Menelisik kondisi bangunan tidak terawat dengan baik, pohon-pohon menggelilingi dan akar membalut bangunan tersebut. Ia pun meminta masyarakat melalui bendesa agar membersihkan ranting-ranting yang mengganggu supaya bangunan tidak rusak parah.

Bendesa Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul I Dewa Ketut Tayanegara, mengakui kedua bangunan pura dan peninggalan penjajahan Jepang berada daerah kami yang masih utuh. Sementara pura sempat mau dipugar sebagian masyarakat ingin mempertahankan bangunan tersebut. Alhasil bangunan pura tidak jadi dipugar.

Dia khawatir warga akan mengalami kesulitan dan ketidakmampuan merawat bangunan ini.

Gayung bersambut karena dinas terkait mengecek langsung bangunan bersejarah yang dibangun seorang seniman lokal itu. Kekhawatiran itu pun bisa dijawab dengan berkoordonasi.

Secara rinci bangunan yang bisa didaftarkan sebagai cagar budaya memiliki ketentuan salah satunya umur bangunan. Nilai historis penentu keberadaan bangunan tersebut dalam artian mempunyai arti khusus. Hal berbeda di Bali ketimbang di Jawa mengenai bangunan masa lampau masih aktif dipergunakan oleh masyarakat sementara di Jawa berupa benda mati yang sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya.

Sosialosasi kepada masyarakat secara estafet perlu dilakukan karena situs-situs sebagian besar di Bali berada diwilayah Desa Pakraman. [b]

Tags: ArsitekturBudayaNusa Penida
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Santana Ja Dewa

Santana Ja Dewa

Pewarta warga. Lahir dan besar di Nusa Penida, Bali bagian tenggara. Senang menulis dan bercerita. Juga sering berkelana ke mana-mana.

Related Posts

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Jajan Asik dan Murah di Pasar Badung

Renovasi Pasar Tradisional Bali: Identitas yang Terkubur di Balik Keseragaman Desain

22 August 2025
Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

25 July 2025
Next Post
Leak Sanur dan Mike Marjinal Bersih Pantai

Leak Sanur dan Mike Marjinal Bersih Pantai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Membangkitkan Lima Lapisan Kesadaran Diri

21 May 2026
Bahasa yang Dibentuk Merek Dagang

Bahasa yang Dibentuk Merek Dagang

20 May 2026

Tiga Chef Muda Bali Bicara Tantangan Pangan Lokal

19 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia