• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 15, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Prosesi ‘Melasti’ Masyarakat Bali di Australia

I Nyoman Darma Putra by I Nyoman Darma Putra
22 March 2009
in Budaya
0 0
1

Sumber Dasar Bali

Masyarakat Bali yang tinggal di Brisbane, Australia menyambut Hari Raya Nyepi dengan melaksanakan prosesi ‘melasti’, Sabtu, 21 Maret 2009, di Paradise Point Beach, dekat Gold Coast, sekitar 70 km selatan kota Brisbane. Melasti adalah ritual penyucian bhuana agung (alam semesta) dan buana alit (jiwa raga) yang dilaksanakan menjelang tibanya hari raya Nyepi atau Tahun Baru Saka yang kali ini merupakan tahun baru 1931, jatuh pada Jumat, 26 Maret 2009.

Acara melasti kali ini dirangkaikan dengan perayaan Galungan dan Kuningan yang jatuh 18 dan 28 Maret. Dalam prosesi melasti, tampak umbul-umbul, iringan penari rejang, barong, rangda, dan warga Bali serta sejumlah masyarakat setempat. Prosesi diiringi tetabuhan baleganjur sederhana.

Sekitar 150 warga mengikuti melasti ini. Mereka melakukan persembahyangan bersama dan pementasan topeng sidakarya oleh Nyoman Suma, warga asal Buleleng. “Perayaan dipusatkan di gedung masyarakat Paradise Point. Dari gedung Paradise Point, peserta melasti berjalan kaki menuju pantai sejauh 350 meter,” ujar I Nyoman Darma Putra, warga Denpasar yang mengikuti acara tersebut.

Melasti mendapat tontotan menarik warga setempat karena kebetulan saat itu berlangsung pemilu Negara Bagian Queensland. “Tempat pemungutan suara berdampingan dengan gedung perayaan Galungan Kuningan,” tambah Darma.

Menurut keterangan ketua pelaksana Melasti dan Galungan-Kuningan, I Nyoman Suma, masyarakat Bali di Brisbane dan Gold Coast senantiasa melaksanakan perayaan Nyepi dan Galungan dan Kuningan setiap tiba waktunya. “Perayaan kali ini agak lain daripada biasanya karena dihadiri pejabat tinggi Indonesia di Australia, mulai dari Duta Besar Indonesia untuk Australia Primo Alui Joelianto, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Sydney Sudaryomo Hartosudarmo, dan pejabat penting lainnya,” ujar I Nyoman Suma, asal Buleleng.

Dubes Primo Alui Joelianto mengajak masyarakat untuk mempertahankan kemesraan hubungan Indonesia Australia yang sudah terbina selama ini. Selain itu, dia juga minta agar masyarakat Indonesia di Australia tetap menggalang persatuan dan kesatuan.

I Gede Suparwata, mahasiswa pariwisata dari Munduk Buleleng, yang mendapat kepercayaan sebagai pengantar acara mengatakan rasa bahagianya bisa ikut dalam perayaan hari raya Galungan, Nyepi, dan Kuningan di luar negeri.”Selain dapat bersembahyang dan menikmati hiburan, kegiatan perayaan ini membuat kami bisa berjumpa dengan warga Bali lainnya,” ujar Gede Suparwata, mahasiswa master of tourism di sebuah perguruan tinggi di Brisbane.

Hal yang sama juga disampaikan I Made Soka, warga Bali asal Jl Imam Bonjol Denpasar yang sudah lebih dari 20 tahun tinggal di Australia.  “Dalam perayaan hari raya seperti ini kami bisa sembahyang bersama dan bertemu kawan-kawan untuk melepas rasa kangen pada Bali, menikmati makanan Bali, dan bercakap-cakap dalam bahasa Bali,” ujar Made Soka tersenyum. Beberapa tahun lalu, Soka pernah menjadi ketua Balinese Community daerah Queensland.

Acara Galungan, Nyepi, Kuningan dimeriahkan dengan penampilan aneka tari Bali seperti Rejang, Baris, dan tari Nelayan. Sekaa genjek juga tampil menyanyikan lagu Merah Putih dan Bhinneka Tunggal Ika. Juga ada persembahan dari Jawa dan  Shiva Puja dari India.

Tahun 2008, masyarakat Bali juga menggelar melasti di tempat yang sama. [b]

Tags: AustraliaBali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Nyoman Darma Putra

I Nyoman Darma Putra

Lahir, besar, dan tinggal di Padangsambian, Denpasar. I need 1000 dollars now. Pernah tinggal di Brisbane, Australia (1998-2002; 2007-2009). Saat ini Dosen Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra dan Budaya sekaligus Ketua Program Studi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana.

Related Posts

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Memanen Air Hujan dan Biogas, Teknologi Tepat Guna bagi Petani Bali yang Terabaikan

Ketimpangan Sumber Daya di Balik Krisis Air Tanah Bali

12 November 2025
Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

3 November 2025
Adakah Sistem Peringatan Dini Banjir di Bali? Ini Simulasinya

Adakah Sistem Peringatan Dini Banjir di Bali? Ini Simulasinya

18 October 2025
Next Post

Pilihlah Aku Kau Kuhibur

Comments 1

  1. windhu s says:
    17 years ago

    Wah luar biasa semangat krama Bali di Negeri Kangguru. SelamatHari Raya Nyepi, semoga damai selalu

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

15 December 2025
Begini Lho Cara Menjelajah Nusa Penida dengan Cara Berbeda

Perempuan dalam Sistem Pewarisan Adat Bali: Terikat Adat, Hak Terbatas

15 December 2025
Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

14 December 2025
Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

14 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia