• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 1, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Telaah Waria Made Wianta

Anton Muhajir by Anton Muhajir
7 July 2007
in Budaya, Buku
0
3

Oleh Anton Muhajir

Ketekunan perupa Made Wianta mendokumentasikan catatan-catatan kecilnya jadi perhatian Refly, alumni S2 Kajian Budaya Universitas Udayana (Unud) Bali. Refly, yang rajin menulis di media massa, itu mengulas puisi karya Made Wianta dalam buku Bahasa Estetika Postmodernisme: Puisi Rupa Made Wianta.

Refly menggunakan teori postmodernisme, yang lagi ngetrend di perbincangan cultural studies, untuk menelaah puisi Made Wianta. Buku delapan bab ini mengupas proses kreatif hingga refleksi karya Wianta. Dia menobatkan puisi Wianta sebagai puisi postmo Indonesia, dikontraskan dengan puisi modern Indonesia karya generasi Pujangga, Angkatan 45. Karakter postmo, menurut Refly, ditunjukkan melalui bahasa dan bentuk puisi Wianta.

Suami cucu Ki Hajar Dewantara ini menulis puisi dengan judul yang hanya menjelaskan tempat dan waktu, tak peduli “aturan normal” menulis puisi, dan menggunakan media tak wajar juga mulai kertas tisu, sobekan majalah, daun, cerutu, bungkus rokok, karton bekas obat nyamuk, tiket, bahkan kertas pembalut wanita. Puisi dilengkapi coretan-coretan pada pinggiran kertas, seperti sketsa atau kaligrafi.

Menurut Refly, proses kreatif alumni ISI Yogyakarta itu bisa dijelaskan dengan teori psikoanalisa Sigmund Freud. Bahwa kebutuhan Wianta pada ekspresi adalah id, puisi sebagai ego, dan aturan konvensional menulis puisi sebagai super ego. Melabrak aturan konvesional ini, bisa dijelaskan dengan teori pemberontakan Albert Camus hingga teori dekonstruksi Jacques Derrida.

Puisi rupa Made Wianta juga hasil kreasi masyarakat pasca-industri dimana orang terus mencari kebaruan. Hasil kreasi ini bisa dilihat dari penggunaan simbol-simbol, ikon-ikon, dan indeks-indeks. Pada puisi rupa orang tak hanya bisa baca tapi juga menonton. Dan, bukankah masyarakat pasca-industri lebih senang pada permainan tanda, pada tontonan.

Sadar atau tidak, penggunaan media yang tak biasa juga jadi kritik Wianta pada residu masyarakat konsumer. Tiket, bungkus rokok, dan hingga sobekan iklan adalah sampah konsumerisme. Media tersebut adalah produk kebudayaan postmodern yang serba instan, serba cepat, serba kertas, dan serba plastik [hal 149].

Menurut Refly, Wianta bukan pendahulu penulis puisi rupa karena Sutardji Calzhoum Bachri, Remy Silado, dan Danarto telah melakukannya. Bedanya dari sisi intensitas kuantitatif. Wianta mendokumentasikan karyanya sejak 1977 hingga saat ini. Karya itu disimpan di gudang dan terus bertambah. Jumlahnya ribuan.

Buku ini melengkapi buku tentang puisi rupa Made Wianta yang sudah pernah terbit sebelumnya yaitu Korek Api Membakar Almari Es (Bentang Budaya, 1996), 2½ menit (Pustaka Pelajar, 1999), dan Kitab Suci Digantung di Pinggir Jalan New York (Bentang Budaya, 2003). [+++]

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

30 April 2026
Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

30 April 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
Next Post

Apa Itu Internet?

Comments 3

  1. nazent says:
    18 years ago

    hai lam kenal..thx ya…lewat situs ini saya lebih tau siapa made wianta…yang saya cari2 data tentang beliau…menurut saya beliau slah satu pelukis ternama Bali saat ini.trims,

    nb:kalo ada data lebih lengkap tentang i made wianta.

    Reply
  2. nazent says:
    18 years ago

    hai lam kenal..thx ya…lewat situs ini saya lebih tau siapa made wianta…yang saya cari2 data tentang beliau…menurut saya beliau slah satu pelukis ternama Bali saat ini.trims,

    nb:kalo ada data lebih lengkap tentang i made wianta.tq

    Reply
  3. nazent blog says:
    18 years ago

    hai lam kenal..thx ya…lewat situs ini saya lebih tau siapa made wianta…yang saya cari2 data tentang beliau…menurut saya beliau slah satu pelukis ternama Bali saat ini.trims,

    nb:kalo ada data lebih lengkap tentang i made wianta.tq…

    Reply

Leave a Reply to nazent Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

30 April 2026
Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

30 April 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia