• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, April 29, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Petiga Desa Pusat Tanaman Hias

Anton Muhajir by Anton Muhajir
26 July 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan, Travel
0
4

petiga01

Selain banyak pilihan, harga juga murah meriah.

Begitu masuk Desa Petiga, Kecamatan Marga, Tabanan, tak hanya udara sejuk dan rindangnya pepohonan yang menyapa tapi juga warna-warni tanaman hias di desa ini. Di kanan kiri jalan yang membelah desa ini, aneka tanaman hias itu menghiasi kebun ataupun pekarangan.

Desa Petiga memang bisa disebut sebagai desa tanaman hias. Sekitar 80 persen dari 400 kepala keluarga desa ini membudidayakan tanaman hias. Maka nyaris semua rumah di Petiga pun berhias tanaman ini. Tak hanya untuk warga sendiri tapi juga untuk dijual.

petiga02

Karena itu, tak sedikit orang yang melalui desa ini pun akan membeli tanaman hias tersebut. Bahkan sebagian besar memang datang untuk membeli tanaman-tanaman cantik ini, terutama hotel-hotel di Bali selatan, seperti Badung, Gianyar, dan Denpasar. Lokasi desa ini di jalan raya dari Marga ke arah Jatiluwih.

Wayan Tinggen, salah satu warga yang membudidayakan tanaman hias di Desa Petiga. Pensiunan kepala sekolah ini mengaku mulai membudidayakan tanaman hias sejak sekitar tahun 2000, seperti juga sebagian warga desa.

petiga05

Di lahan miliknya, Tinggen membudidayakan aneka tanaman hias seperti pisang-pisangan, puring, palm, krokot, dan lain-lain. Semua tanaman ini tumbuh subur di desa ini. Menurut Tinggen, semua tanaman hias tersebut tumbuh subur karena cuaca desa ini memang mendukung, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Karena itulah maka kini, warga pun menggantungkan hidup dari usaha budidaya tanaman hias tersebut. Tanaman hias tersebut dijual dalam bentuk bibit ataupun yang sudah besar dalam jumlah satuan. Bibit tersebut diambil dengan sistem stek yang kemudian dibesarkan dalam plastik berisi tanah sehingga mudah dibawa.

petiga04

Harga tanaman-tanaman hias ini relatif murah. Tanaman, misalnya, hanya Rp 1.000 per biji stek. Tanaman dengan daun merah, kuning, hijau ini saat ini yang paling laris. Adapun tanaman paling mahal adalah palm yang per batangnya bisa sampai Rp 500.000. Ada pula jenis rumput-rumputan yang per biji cuma Rp 500. Semua harga tersebut bisa turun jika kita menawarnya. [b]

Tags: EkonomiLingkunganTabanan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

17 March 2026
Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Next Post
KIS Band yang Easy Listening

KIS Band yang Easy Listening

Comments 4

  1. Made Wirautama says:
    13 years ago

    Wah, boleh nih kesini beli tanaman hias

    Reply
  2. akrik says:
    13 years ago

    kurang begitu suka dengan tanaman hias, tetapi keren juga ya.. kalau setiap kiri kanan jalan ada tanaman hias yang dijual…

    Reply
  3. Putra Garden says:
    12 years ago

    Keep Bali Clean and Green 🙂

    Reply
  4. Gita says:
    12 years ago

    Saya baru membeli Pucuk Merah tetapi karena keterbatasan lahan, jadi saya tanam di pojok taman yang hanya terkena matahari pada sore hari.
    Apakah tidak apa-apa?
    Thanks.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

27 April 2026
Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia