• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 15, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Menyandingkan Men Tempeh dan Mak Erot

Anton Muhajir by Anton Muhajir
1 February 2014
in Berita Utama, Kabar Baru, Kuliner
0 0
0

men tempeh 01

Semua papan di sana menulis hal sama, Men Tempeh Asli.

Tentu agak membingungkan. Bagaimana bisa semua warung tersebut asli Men Tempeh? Padahal, pasti cuma ada satu warung yang benar-benar milik Men Tempeh.

Nyatanya tidak. Sekitar lima warung ayam betutu di terminal lama Gilimanuk, Kecamatan Melayan, Kabupaten Jembrana itu ternyata mengaku sebagai warung ayam betutu Men Tempeh. Lengkap dengan klaim “asli” tersebut. Mereka berdampingan, berjejer di terminal yang berjarak sekitar 300 meter dari Pelabuhan Gilimanuk, penghubung utama Bali dan Jawa.

Tapi, begitulah bukti bahwa Men Tempeh, ayam betutu, dan Gilimanuk itu sudah jadi satu kesatuan tak terpisahkan. Mereka bertiga ibarat Tri Dharma Perguruan Tinggi yang saling melengkapi. Hehehe..

Men Tempeh memang legenda dalam khazanah kuliner Bali modern. Nyoman Darma Putra, peneliti di Universitas Udayana bahkan menyebut perempuan ini sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah kuliner Bali.

men tempeh 02

Saking terkenalnya itulah maka banyak warung menggunakan nama Men Tempeh di warung mereka. Men Tempeh bisa jadi serupa Mak Erot karena tiga alasan. Pertama, keduanya sama-sama perempuan. Kedua, nama mereka legendaris. Ketiga, nama mereka digunakan oleh orang lain demi menaikkan daya jual mereka.

Eh, satu lagi. Meskipun sudah meninggal, Men Tempeh dan Mak Erot selalu disebut di bidang masing-masing. Mak Erot adalah legenda dunia pengobatan vitalitas laki-laki, sedangkan Men Tempeh legenda di kuliner Bali, khususnya ayam betutu.

Baiklah, jadi, (si)apa sebenarnya Men Tempeh itu?

Men Tempeh adalah nama terkenal yang kemudian jadi merek dagang dari Ni Wayan Tempeh. Bersama suaminya, I Nyoman Suratna, perempuan kelahiran Gianyar ini mendirikan warung ayam betutu pada tahun 1976. Lokasi warung di Gilimanuk, berjarak sekitar 3,5 jam perjalanan dari Denpasar.

Pasangan suami istri tersebut perantau. Suratna dari berasal dari Bangli. Men Tempeh, sekali lagi, dari Gianyar. Mereka meninggalkan Bali selatan, bekerja serabutan di Bali barat. Setelah jatuh bangun bekerja apa saja, ayam betutu kemudian mengubah nasib mereka.

Ayam betutu Men Tempeh, pelan-pelan terkenal dan bertahan hingga saat ini. Bahkan, beberapa mantan anak buah mereka pun kemudian mendirikan warung dengan merek sama, ayam betutu Men Tempeh. Padahal, sejatinya, Men Tempeh tak punya warung cabang kecuali di sekitar Desa Bajera, Tabanan. Warung di kanan jalan jalur Denpasar – Gilimanuk ini baru buka tahun lalu.

men tempeh 04

Sebagai makanan, ayam betutu Men Tempeh tentu terkenal karena rasanya.

Ayam betutu termasuk menu khas Bali paling populer, seperti halnya babi guling, lawar, dan satai lilit. Ayam betut berupa potongan ayam yang dilumuri bumbu sambal pedas. Rasa pedas memang jadi ciri khas utama ayam betutu. Maka, menikmati ayam betutu adalah menikmati rasa pedas itu sendiri.

Pedasnya ayam betutu berasal dari tiga bumbu utama, yaitu cabai merah dan cabai rawit, daun serai, serta bawang merah. Ada jahe, biji pala, dan bahan lain untuk menambah pedasnya. Seperti pada masakan Bali umumnya, semua bumbu tersebut dirajang, bukan diulek.

Bumbu dimasukkan ke rongga perut ayam, bukan hanya dioleskan, agar lebih meresap ke daging. Dengan lumuran bumbu ini, ayam betutu dikukus, bukan direbus. Biar lebih mak nyus, ayam kemudian direndam lagi dengan siraman kuah kaldu ayam.

Maka, rasa pedas pun bercampur dengan lembut ayam dan gurih kaldu.

Ayam betutu Men Tempeh punya dua pilihan, kering tanpa kuah dan basah dengan kuah berlimpah. Pembeli juga bisa memilih mau satu ekor atau setengah ekor. Apapun jenis dan ukurannya, tetap saja sama nikmatnya.

Tekstur lembut ayam bercampur dengan pedasnya bumbu betutu. Maka, begitulah Men Tempeh pelan-pelan menjadi nama tersendiri dalam dunia “per-ayambetutu-an” di Bali.

Sebagai pelengkap, masakan ini disajikan bersama kacang goreng, sambal matah dan sambal goreng, serta sayur gonde. Kacang goreng kriuk-kriuk bisa jadi pengobat pedasnya ayam betutu.

Selain dinikmati langsung di warungnya, ayam betutu Men Tempeh juga bisa jadi oleh-oleh. Mereka menyediakan tas dari anyaman bambu sebagai tempat untuk menu yang dibawa pulang tersebut. Jadi, puas bersantap di sana, Anda masih bisa membeli untuk keluarga. [b]

Tags: Ayam BetutuJembranaKuliner
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

UMKM Terseok-Seok Hadapi Penataan di Pantai Sanur

Inilah Proyek Investasi Daerah Bali

23 August 2025
Menimbang Program Ecobrick di Sekolah Jembrana

Menimbang Program Ecobrick di Sekolah Jembrana

13 June 2025
Cerita Rasa

Cerita Rasa Festival: Rintisan Festival Desa di Jembrana

6 August 2022
Memperbaiki Kesalahan Masa Lalu pada Hutan Yehembang Kauh

Memperbaiki Kesalahan Masa Lalu pada Hutan Yehembang Kauh

19 April 2021
Susur Hutan dan Sungai Bersama BASE Bali

Susur Hutan dan Sungai Bersama BASE Bali

16 April 2021
Pot Kayu Produk Anak Milenial di Masa Pandemi

Pot Kayu Produk Anak Milenial di Masa Pandemi

14 November 2020
Next Post
Wisata Spiritual “Pura Penataran Agung Ped”

Wisata Spiritual “Pura Penataran Agung Ped”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

15 December 2025
Begini Lho Cara Menjelajah Nusa Penida dengan Cara Berbeda

Perempuan dalam Sistem Pewarisan Adat Bali: Terikat Adat, Hak Terbatas

15 December 2025
Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

14 December 2025
Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

14 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia