• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, May 18, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Mengungkap Kisah 65 dari Gitanyali

Anton Muhajir by Anton Muhajir
10 August 2012
in Agenda, Buku, Sejarah
0
1

Sejarah 1965 masih meninggalkan jejak begitu kuat.

Peristiwanya bahkan menjadi bagian tak terlupakan bagi sebagian orang. Untuk merekonstruksi hal tersebut, Bentara Budaya Bali kembali menghadirkan Pustaka Bentara yang bertajuk Kisah 65 dari Gitanyali. Diskusi akan diadakan pada Sabtu (11/8) pukul 19.00 wita di Jl. IB Mantra No 88 A Ketewel, Gianyar.

Dalam acara tersebut, kita akan diajak kembali mengenang peristiwa yang terjadi sekitar 47 tahun lalu dalam sebentuk ulasan novel.

Novel karya Gitanyali ini berkisah tentang memori dan perjalanan sang tokoh dalam melakukan rekonsiliasi atau berdamai dengan masa lalu. Novel ini adalah kelanjutan dari buku sebelumnya bertajuk Blues Merbabu (2011) yang mencoba merekam kehidupan anak dari seorang eks-PKI. Latar belakang 65 menyebar dari pengalaman di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, Jakarta, hingga Bangkok, Hongkong, Glasgow, serta berbagai tempat lainnya yang menyimpan endapan kisah dan sejarah tersendiri.

Menurut Gitanyali, baik 65 maupun Blues Merbabu, adalah eksperimennya untuk menunjukkan sisi politis kebudayaan pop. Baginya, dunia pop sangatlah politis, terlebih di era kini.

Pustaka Bentara kali ini akan mengulas noveL 65 berikut latar sejarahnya dengan menghadirkan sang penulis, Bre Redana. Wartawan Kompas tersebut selama ini menggunakan nama pena Gitanyali. Selain itu, dihadirkan pula antropolog Degung Santikarma, pemerhati sosial budaya dan politik yang dikenal kritis dan aktif bergiat di LSM. Kali ini dia akan menghubungkaitkan peristiwa 1965/1966 dengan novel karya Gitanyali ini.

Selain diskusi, akan ditampilkan pula film dokumenter berjudul Tumbuh dalam Badai, sutradara IGP Wiranegara dengan latar peristiwa Tragedi 1965 dan pembacaan nukilan novel oleh Jais Dargawijaya diiringi komposisi musik dari Natya Nindya Gitaya.

Bre Redana bekerja di Harian Kompas sejak tahun 1982 dan telah menulis sejumlah buku di antaranya: Urban Sensation! (1993, kumpulan cerpen, diterbitkan ulang 2008); Dongeng untuk Seorang Wanita (1999, kumpulan cerpen); Sarabande (2002, kumpulan cerpen); Rex (2008, kumpulan cerpen); dan Potret Manusia Sebagai Si Anak Kebudayaan Massa (2002, kumpulan artikel dan esai).

Staf Bentara Budaya Bali Juwitta K. Lasut menuturkan mengenang kembali peristi 1965 mungkin bukan sebuah hal mudah. Namun, bagi orang yang mampu mengolah sebuah bentuk visual sejarah ke dalam karyanya tentu patut pula diapresiasi. “Terlepas dari kesanggupan karya tersebut menggambarkan peristiwa faktual bagi pembacanya,” kata Juwitta. [b]

Teks dikirim Bentara Budaya Bali. Foto dari Daily Sylvia.

Tags: AgendaBukuDiskusiSejarah
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Ruang Baca di Tengah Menjamurnya Konsep Book Cafe

Menyelami Masa Lalu Melalui Fiksi Sejarah

25 October 2025
There Is ‘Book’ in ‘Bukit’: Library Movement from Jimbaran

There Is ‘Book’ in ‘Bukit’: Library Movement from Jimbaran

28 May 2025
Anak Muda dan Peristiwa 65: Tidak Seperti di Buku Pelajaran dan Study Tour

Anak Muda dan Peristiwa 65: Tidak Seperti di Buku Pelajaran dan Study Tour

19 March 2025
Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

14 July 2023
Next Post
Tradisi Memunjung saat Hari Raya di Jawa dan Bali

Tradisi Memunjung saat Hari Raya di Jawa dan Bali

Comments 1

  1. jessica says:
    14 years ago

    Terimakasih telah mencantumkan akreditasi kami. Salam.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia