• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, February 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Menengok Penangkaran Jalak Bali di Nusa Penida

Viar MS by Viar MS
1 May 2012
in Berita Utama, Lingkungan, Travel
0
1

Main ke Nusa Penida tak lengkap kalau belum mampir di tempat ini.

Beruntunglah saya dan temen-temen awal April lalu memutuskan buat menginap di markas Friends of National Parks Foundation (FNPP) & Bird Sanctuary. Tempat ini untuk  menangkarkan burung jalak bali sekaligus kantor organisasi yang bergerak di konservasi. Ya iya pasti, namanya juga Friends of National Park.

Lho bukannya Jalak Bali adanya di Taman Nasional Bali Barat (TNBB)? Lha, sama. Saya juga baru tahu beberapa minggu kemarin kalau di Nusa Penida, pulau yang masuk Kabupaten Klungkung ini, juga ada tempat penangkarannya. Hehe… :p

Lokasi
FNPF Bird Sanctuary berlokasi di Desa Ped, di bagian utara pulau. Jaraknya tak sampai 30 menit dari pelabuhan utama. FNPF juga punya kantor representative di Ubud. Silahkan scroll ke bawah untuk info kontak.

Jika ada rencana main ke Nusa Penida, sekalian mampir ke sini. Dari pelabuhan bisa minta antar ojek atau angkutan pedesaan yang mangkal. Tarifnya Rp 10.000 per orang.

Dengan luas kurang lebih 20 are, pepohonan rindang dan suasana pedesaan, tempat ini berkesan sejuk dan ramah. Apalagi waktu orang-orang di sana menyambut kami terbuka dengan senyum, bukan nyambit saya dan teman-teman pakai sandal. Hehe. Padahal, kami dengan seenaknya kami nyelonong masuk tanya-tanya tempat nginep. Kami kira tempat ini guest house sih tadinya.

Yayasan Pecinta Taman Nasional, nama lain dari FNPP, berdiri pada tahun 1997 oleh I Gede Nyoman Bayu Wirayudha. Dokter hewan ini termotivasi karena waktu itu belum ada yang lembaga memperhatikan lingkungan Nusa Penida dalam tindakan nyata. Warga juga kurang pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya habitat satwa waktu itu.

Kegiatan
Di samping penangkaran burung, tempat ini punya beberapa aktivitas lain terkait konservasi tentunya. Kegiatan tersebut antara lain melindungi satwa liar, restorasi habitat, dan pengembangan komunitas lokal di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesenian, dan juga penyuluhan tentang pentingnya kelestarian lingkungan.

Saat kami mampir menginap di sana, mereka sedang terus melanjutkan program penghijauan pulau. Salah satunya penanaman bambu yang sebelumnya diragukan warga setempat. Awalnya program ini diragukan warga setempat. Masak iya, bambu bisa tumbuh di pulau ini.

Nyatanya, menurut Mbak Aliyah, salah satu sukarelawan, bibit bambu sudah tumbuh baik dalam jumlah banyak berkat metode khusus yang diterapkan. Keren… Sayangnya kami tak sempat mampir ke lokasi. Selain bambu, saya melihat juga banyak bibit-bibit pohon asam yang siap ditanam.

Fasilitas
Tempat ini punya beberapa fasilitas, seperti penangkaran burung, nursery (pembibitan), perpustakaan, dormitory (asrama dengan tempat tidur dan kamar mandi yang bersih terawat, bisa disewa untuk tempat menginap), serta masih banyak fasilitas lain yang tak sempat tercatat.

FNPF dikelola sepenuhnya oleh orang lokal yang dibantu relawan-relawan yang juga lokal. Eh, tapi banyak juga relawan dari luar negeri lho. Mereka ikut bantu-bantu kegiatan sehari-hari buat lingkungan. Ada dari Australia dan Inggris. Mereka justru yang banyak bercerita dan memandu kami berkeliling penangkaran dengan antusias. Mereka jadi teman ngobrol selama nginep di sana.

Kami juga sempat bertemu salah donatur yang kebetulan lagi liburan di sana. Bule. Iya, bule…

Pengen jadi relawan juga di sana? Silakan ini infonya di bawah:

Kontak
drh. I Gede Nyoman Bayu Wirayudha (Founder & CEO)
Friends of the National Parks Foundation / Yayasan Pecinta Taman Nasional
Jalan Bisma no. 3, Ubud, Gianyar, Bali Indonesia 80571
Web: www.fnpf.org
Telepon: +62 361 977 978 (Ubud), +62 828 9760 8696 (Nusa Penida)

Tags: KlungkungLingkunganNusa Penida
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Viar MS

Viar MS

Web Designer, an Employee and Freelancer. Suka berpetualang hampir di tiap waktu luang dan sekali-kali menuliskannya di blog. Aktif di Bali Outbond Community dan Bali Blogger Community.

Related Posts

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

30 December 2025
Kemah Manja di Bali Jungle Camping Padangan

Terasering Subak sebagai Mitigasi Banjir Berbasis Lanskap

22 December 2025
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Next Post
Merekam Jejak Mereka yang Terkalahkan

Merekam Jejak Mereka yang Terkalahkan

Comments 1

  1. Dras. I Nengah Sudirtha says:
    13 years ago

    Perlu peleastasrian Burung langka denan memperbanyak partisipasasi masyarakat ikut serta menangkar burung-burung langka terasebut dan dengan memberikan ijin.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

10 February 2026
Melindungi Sawah, Mempertahankan Jati Diri Bali

Bali untuk Belajar, tapi tidak bagi Anak-anaknya

9 February 2026
Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

8 February 2026
Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

7 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia