• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, January 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Memori Sesetan Dulu dan Kini

Chandra Manik by Chandra Manik
12 July 2024
in Kabar Baru, Opini
0
0
Keramaian di Jalan Sesetan. Foto oleh: Chandra

Sesetan pada tahun 2012 terlihat seperti desa yang sangat tradisional. Udara sejuk dan air yang masih bersih, juga segar. Pemukiman yang masih jarang-jarang membuat desa Sesetan sangat kondusif pada saat itu. Namun, tahun demi tahun berjalan pembangunan semakin masif dan tak tertata terjadi di Sesetan. Banyaknya pembangunan rumah, kos-kosan, swalayan, dan lain-lain tak terkendali membuat lingkungan tidak lagi asri, juga nyaman. Banyak permasalahan terjadi seperti kemacetan, masalah keamanan, dan masalah kepercayaan.

Sesetan merupakan desa penghubung untuk wilayah ekonomi. Hal ini yang membuat masyarakat, pebisnis, investor membangun perumahan, bisnis dan lain-lain di Desa Sesetan. Letak jalan yang sangat strategis dan dilalui oleh masyarakat banyak. Masyarakat banyak, ramai melalui Sesetan untuk menuju ke Badung, disamping itu jalan tol yang mengarah ke airport atau Nusa Dua juga bisa dilalui lewat sesetan. Hal inilah yang bisa dikatakan sebagai Sesetan desa penghubung wilayah ekonomi.

Dengan terjadinya hal tersebut menimbulkan masalah yang terjadi di Sesetan misalnya kemacetan, air bersih, dan keamanan. Tiga hal ini merupakan masalah serius yang terjadi di Sesetan karena padatnya pembangunan. Pembangunan saling berlomba, mengebor air bersih sampai-sampai air tanah berubah dengan air payau karena di Sesetan terdapat sebuah sungai. Lalu ramainya populasi penduduk dan pendataan tidak maksimal. Sering terjadi kasus pencurian di Sesetan.

Pentingnya sinergi desa dinas dan desa adat untuk mengatasi hal ini. Agar wilayah Sesetan tak makin menjadi zona padat penduduk yang tidak teratur dan kumuh. Diperlukan bargaining power pemerintah untuk membuat kebijakan yang ramah akan lingkungan seperti pembatasan pembangunan, memaksimalkan pendataan agar keamanan terjamin. Pembatasan diperlukan agar masyarakat tidak berebut lebih lama lagi terkait air bersih, agar tidak saling mengebor lebih dalam guna mendapatkan air bersih.

kampungbet
Tags: KJW 2024sesetanWRI Indonesia
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Chandra Manik

Chandra Manik

Related Posts

Memperjuangkan Bali Bebas Macet: Catatan Akhir Tahun demi Transportasi Berkelanjutan di Bali

Memperjuangkan Bali Bebas Macet: Catatan Akhir Tahun demi Transportasi Berkelanjutan di Bali

13 December 2025
Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

Pengembangan Kawasan Rendah Emisi di Sanur dan Ubud

19 September 2025
Transformasi Digital dan Jejak Ritual di Subak Kedisan Kaja

Transformasi Digital dan Jejak Ritual di Subak Kedisan Kaja

9 September 2025
Wajah Bali Mana yang Kau Dambakan?

Wajah Bali Mana yang Kau Dambakan?

3 October 2024

Mau ke Mana Bali?

11 July 2024
Lima Kegiatan Asyik Melali di Pantai Sanur

Refleksi Singkat Kemacetan Sanur 2024

10 July 2024
Next Post
PKBI Bali Menyayangkan Tindakan Penggusuran Sepihak yang Tidak Manusiawi terhadap PKBI Nasional

PKBI Bali Menyayangkan Tindakan Penggusuran Sepihak yang Tidak Manusiawi terhadap PKBI Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Menelusuri DAS Tukad Badung, Sungai Tengah Kota yang Terbengkalai

Tumpang Tindih Tata Kelola Air di Bali

9 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia