• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, April 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Mbok ya Gunakan Hak Pilih Anda

Pande Baik by Pande Baik
3 May 2010
in Agenda, Kabar Baru, Opini, Politik, Sosial
0
0

Teks Pande Baik, Foto Ilustrasi Luh De Suriyani

Tak terasa ya, masa pemilihan kepala daerah sudah dalam hitungan hari. Setahun lalu ketika Negara ini melakukan hal yang sama, saya pun tak ketinggalan ikut serta menyukseskan pemilihan baik dengan berpartisipasi mencontreng juga sebagai seorang BLogger tentu saja melahirkan tulisan terkait. Demikian pula kali ini.

Lantaran memiliki dua latar belakang hal yang berbeda, untuk kali ini saya mengalami masa-masa kampanye dua calon kepala daerah yang berbeda pula. Berdasarkan pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, mau tidak mau saya musti ikut serta dalam beberapa kegiatan kampanye dari baik terselubung maupun terbuka. Sebaliknya, berdasarkan domisili atau tempat tinggal di Pusat Kota Denpasar, mau tidak mau ya berhadapan juga dengan kampanye kedua kandidat yang sama-sama memiliki keterkaitan.

Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, kakak beradik ini Selasa besok bakalan secara bersama-sama melakukan pemilihan kepala daerahnya. Kedunya sama-sama mempertaruhkan incumbent dan penantangnya. Melibas incumbent (begitu istilah orang), tidaklah mudah dilakukan. Karena biasanya sang incumbent akan menggunakan cara-cara pengerahan massa jajaran stafnya meskipun secara formal mereka berdalih alasan lain. “Bagaimana kami bisa melarangnya lha wong mereka juga yang mau,” kurang lebih begitu. Tapi, kalau mereka tidak mau ya siap-siap saja dimutasikan. Hehehe…

Menjadi incumbent ada untungnya juga. Keuntungan akan terlihat saat masa kampanye dimulai. Kata-kata yang digunakan sebagai jargon maupun program adalah keberhasilan pembangunan yang telah mereka lakukan sebagai kepala daerah sebelumnya. “Kami sudah membuktikannya’ atau ‘Bukan Sekadar Janji-janji.’ Lha wong kalo sudah begitu, bagaimana bisa para penantang mereka itu bisa ngomong? Ya, ‘gak ica ngomong…’ :p (Kata-kata dari Upin & Ipin).

Tapi salut juga dengan kandidat penantang sang incumbent. “Kami sudah siap kalah,” ungkap mereka. Padahal, tujuan utama ya tetap harus bisa memenangkan pertarungan.

Maka segala carapun dilakukan untuk meraih simpati masyarakat. Dari merangkul mereka yang selama ini terpinggirkan, mencari celah kelemahan lawan, hingga berusaha mencuri suara dengan ‘serangan rupiah’ di mana-mana. Tak lupa mencomot tembang rakyat ataupun dari Top 10 Indonesia yang kemudian disesuaikan liriknya agar pas saat dilantunkan sebagai Mars Kampanye.

Momen ini tentu saja dimanfaatkan betul oleh masyarakat. Mereka berlomba-lomba mengajukan proposal memohon sumbangan, pengaspalan jalan, sembahyang bersama dan sebagainya. Tujuannya satu: mengeruk keuntungan dari sang kandidat. Kapan lagi coba?

Terlepas dari kampanye dan pernak perniknya, saya berpaling jauh ke belakang. Saya mengingat kenyataan saat pemilihan Calon Legislatif ataupun Pemimpin Bangsa. Masih banyak masyarakat yang bersikap “tidak mau tahu” dengan urusan pemilihan ini. Mereka memilih untuk “tidak memilih”. Alasannya karena tidak ada yang, “Saje sujati –benar-benar murni membela suara rakyat saat mereka sudah menduduki kursi yang diidam-idamkan. Ada juga yang beralasan, ‘Toh hidup dan kesejahteraan saya tak jua berubah, siapa pun pemimpinnya.”

Yah, itu semua memang benar. Tapi bukankah wajar jika pada kandidat yang maju nanti tetap kita bebankan “perubahan” ketimbang berdiam diri?

Kali ini saya yakin masyarakat sudah tidak kesulitan lagi memilih siapa kandidat yang akan memimpin masing-masing daerahnya, Kota Denpasar maupun Kabupaten Badung. Karena toh kandidatnya masing-masing cuma dua paket. Kalo tidak si A ya si B. Bakalan makin susah kalau kita tetap Golput alias ‘tidak memilih’. Seperti banyolannya sang Dalang CenkBlonk. “Yen sing milih ya sing dadi ikut memiliki… Artine sing dadi protes yen seumpama ade kebijakan-kebijakan yang tidak sejalan dengan pemikiran.”

Kurang lebih begitulah..

Maka ya, kalau boleh, saya pinta sih mbok ya gunakan Hak Pilih Anda kali ini. Sebab, bagaimanapun juga satu suara sangat penting artinya bagi kedua kandidat. “Lumayan buat nambah-nambahin biar bisa beda-beda tipis antara kalah menangnya,” kata para Tim Suksesnya. Kalaupun masih tetap milih Golput ya apa boleh buat. Terserah Anda deh mau bagaimana besok. Hehehe.. [b]

Tags: BadungDenpasarOpiniPilkadaPolitik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Pande Baik

Pande Baik

Pande Baik. Warga Denpasar yang tinggal di Jl Nangka Denpasar dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Badung. Membagi ide, pengalaman, dan pengetahuannya lewat blog menjadi hobinya sehari-hari.

Related Posts

Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
“Slaves of Objects” Candu Kebendaan dari WD

Pikiran yang Didisiplinkan

25 April 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Pemerintah Tanpa Modal, Masyarakatnya Dipenjara?

14 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Next Post
Mengenalkan Nyepi di Kuala Lumpur

Mengenalkan Nyepi di Kuala Lumpur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia