• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, January 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Markah Jalan di Denpasar Makin Tidak Jelas

Kriana Made by Kriana Made
29 January 2015
in Kabar Baru, Pelayanan Publik
0
0

RHK Denpasar

Kali ini saya mau sedikit mengeluhkan lalu-lintas Denpasar. 

Jalan raya adalah tempat berjalannya kendaraan bermotor pada umumnya. Tetapi kadang juga ada sepeda motor yang naik trotoar untuk bisa melewati kemacetan. Ini sangat tidak disarankan.

Saya cuma sedikit mengamati terutama Jalan raya Gatot Subroto (Gatsu) dari timur perempatan Tonja sampai Jalan Gatsu Barat, tepatnya perempatan Buluh Indah.

Dari sering kalinya melintasi jalan itu, saya sedikit mengamati masalah markah jalan yang semakin hari semakin menipis. Sebagian bahkan sudah hilang sehingga tidak ada jelas pembatas jalan mana lajur benar dan mana lajur berlawanan.

Yang paling sering saya lihat adalah di jalur Buluh Indah dekat perempatan menuju Gatsu. Dari arah itu saya melihat tidak ada lagi markah jalan berwarna putih yang membatasi ruas jalan. Akibatnya, banyak pengendara berhenti ketika lampu menyala merah di luar batas semestinya.

Kalau sudah begitu bagaimana bisa tertib berlalu lintas jika rambu-rambu dan markah jalan saja tidak terlihat jelas. Wong markah terlihat jelas saja bisa dilanggar.

Selain masalah markah jalan, saya juga sering menemui pengendara yang kemungkinan belum paham betul tentang Ruang Henti Khusus (RHK) sepeda motor di beberapa traffic light. Paling sering saya lihat adalah di perempetan RTC Gatsu.

Saya sering melihat RHK masih kosong tetapi di sisi kanan dari arah Gatsu Timur sudah banyak sepeda motor berhenti sehingga menutup akses menuju RHK itu.

Selain itu ada juga kendaraan roda empat berhenti di RHK itu sehingga mengambil hak pengguna sepeda motor.

Saya sering kesal dengan ulah atau perilaku pengendara seperti itu. Tetapi apa boleh buat tak bisa berbuat banyak cuma bisa menonton. Selama ini saya juga tidak pernah mendengar berita tentang sosialisai masalah RHK ini. Oleh karena itu kemungkinan banyak pengendara yang tidak tahu apa fungsi dari RHK itu.

Bahkan dulu pernah saya lihat di jalan Udayana semua pengendara berhenti di belakang RHK termasuk pengendara sepeda motor. Akhirnya saya yang sudah tahu fungsi RHK itu langsung menuju paling depan berhenti di RHK untuk sepeda motor. Melihat saya di depan akhirnya banyak pengendara motor mengikuti berhenti di RHK itu.

Nah, mungkin hanya itu cerita hari ini. Semoga bermanfaat dan ada yang mendengarkan keluhan ini. [b]

Tags: DenpasarLalulintas Bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Kriana Made

Kriana Made

Tukang ketik di akriko.com & kapahjumah.com

Related Posts

Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Ketimpangan Ruang dan Kelas di Pasar Badung

Ketimpangan Ruang dan Kelas di Pasar Badung

21 October 2025

Ancaman Kesehatan Pasca Banjir di Bali

8 October 2025
Mengelola Dana Darurat Banjir Bali: Antara Potensi dan Transparansi

Mengelola Dana Darurat Banjir Bali: Antara Potensi dan Transparansi

20 September 2025
Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

17 September 2025
Pasar Badung Berwajah Mewah, Tukang Suun Kian Lelah, Perlindungan Susah

Pasar Badung Berwajah Mewah, Tukang Suun Kian Lelah, Perlindungan Susah

4 June 2025
Next Post
Pameran Seni Rupa Atas Nama Benda

Pameran Seni Rupa Atas Nama Benda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia