• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, January 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Lengkung Langit di Piringan Hitam

Saylow by Saylow
12 June 2012
in Berita Utama, Kabar Baru, Musik
0
1

Dalam denting gitar Pohon Tua ada kedamaian. Dalam lirik lagunya, makna. Dialog Dini Hari (DDH), kumpulan tiga musisi papan atas Bali, awal juni 2012 ini akan kembali hadir dengan album ketiga mereka. “Lengkung Langit”, demikian judulnya.

Album perdana mereka, “Beranda Taman Hati (2008)”, hadir dalam nuansa folk/blues/ballad yang kental. Tiga belas lagu yang terserak didalamnya bercerita tentang rindu, sahabat, bumi, keindahan pagi, serta keajaiban-keajaiban mungil sehari-hari lainnya yang kerap kita lupakan. Sebagian riang, sebagian murung. Semuanya, tentu saja, enak didengar.

“Album #2 (2010)”, dengan 6 versi sampul album yang bisa dipilih sendiri oleh pembeli CD, tak pelak adalah sebuah album spiritual yang sarat pemikiran tentang Tuhan, cinta, semesta, dan keberadaan manusia.

Berat? Secara makna, ya! Secara bunyi? Luar biasa mempesona!

Lalu, seperti apakah sosok “Lengkung Langit (2012)”, album ketiga DDH produksi Rain Dogs Records yang akan diluncurkan dalam konser di Triss Living, Jl. Kemang Dalam X No. E9, Jakarta Selatan, Sabtu, 14 Juni 2012 mendatang?

Bagi yang sebelumnya sudah pernah mencicipi nikmatnya lagu-lagu DDH, materi “Lengkung Langit (2012)” layak dikategorikan sebagai “beyond imagination!”. Sungguh akan melampaui ekspektasi apapun yang sudah ada di kepala.

Suguhan DDH di album ini benar-benar terasa seperti lompatan jaman. Jauh, jauh sekali, melampaui pencapaian kedua album sebelumnya.

Bagi yang belum pernah? Tentu saja ini akan menjadi pengalaman indera bunyi, rasa, dan jiwa yang pasti akan membuat mulut menganga!

Direkam di Antida Record, Bali, 4 lagu yang menjadi materi album ketiga DDH ini diperkuat oleh beberapa orang musisi tamu. Diantaranya adalah Kartika Jahja (vokal), Riza Arshad (akordion), Angelo Berardi (biola), dan Windu Estianto (piano).

Dirilis hanya dalam bentuk piringan hitam dengan jumlah yang sangat terbatas (kabarnya hanya akan tersedia sebanyak 200 keping saja), “Lengkung Langit (2012)” dipastikan akan menjadi incaran nomor satu para Sahabat Pagi, sebutan bagi fans DDH yang kian hari kian bertambah banyak saja jumlahnya.

Triss Living, 14 Juni. Datang dan bernyanyilah bersama DDH! Ayo berbagi cerita, cinta, dan keindahan hidup yang sederhana. Salam beribu cinta!

Fakta Album Lengkung Langit Dialog Dini Hari

Personil Band
Brozio Orah
Pencabik bass dan suara latar
Deny Surya Penggebuk drum dan perkusi
Dadang S.H Pranoto Biduan dan pemetik gitar

Musisi pendukung :
Kartika Jahja
Vokal latar di lagu “Lengkung Langit”
Riza Arshad Akordion di lagu “Rehat Sekejap”
Angelo Berardi Biola di lagu “Pelangi”
Windu Estianto Piano di “Lengkung Langit”

Rain Dogs Records Label Produksi
Ferry Dermawan & Lintang Sunarta Produser Eksekutif
Anom Darsana, Antida Records Produser
Saylow Alrite Hubungan Masyarakat
Brozio Orah Pengarah Musik
Dadang S.H Pranoto Penata Musik
Dadang S.H Pranoto Penyunting Lagu
Deny Surya Petugas Rekam
Deny Surya Menyajikan kembali,montase,penata suara & penyelesaian akhir tata suara
David DrawVro Rorimpandey Rancang sampulSeluruh lagu ditulis oleh Dadang S H Pranoto
Seluruh proses rekam dilakukan di Antida Studio
Jln. Waribang No: 32 Denpasar-Bali Indonesia www.antidastudio.com

Seluruh proses penyuntingan dan penyelesaian akhir
dilakukan di LengkungLangit Studio.
Jln. Mahendradatta-Padang Mekar,Kayon Resident no : 1

www.raindogsrecords.com
www.antidastudio.com
www.dialogdinihari.com

Sahabat Pagi Management
surat@dialogdinihari.com
PH: 0878 6030 6911

Twitter: @dialogdinihari
Facebook: https://www.facebook.com/dialogdinihariband
Youtube: http://www.youtube.com/user/DialogDiniHari

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Saylow

Saylow

Saylow, putra asli Karangasem tepatnya Dusun Tanahampo. Berlatar belakang ilmu teknologi informasi dan desain, memilih managemen seni dan pertunjukan sebagai jawaban atas kebutuhan kesehatan mental dan menyandarkan kepulan asap dapur dengan melakukan usaha dagang parcel buah rumahan.

Related Posts

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Next Post
Analisis Kualitas Kamus Bahasa Bali

Analisis Kualitas Kamus Bahasa Bali

Comments 1

  1. lodegen says:
    14 years ago

    ini ulasan berbunga-bunga plus disemprot parfum. mempesona! 🙂

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia