• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, June 20, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Layanan Kesehatan untuk Semua

Yahya Anshori by Yahya Anshori
30 November 2009
in Kabar Baru, Opini
0
0

ODHA di Karangasem Bali

Teks Yahya Anshori, Foto Ilustrasi Anton Muhajir

Epidemi HIV berkembang sangat pesat di seluruh dunia termasuk Indonesia. Kasus ini telah mengakibatkan kematian 25 juta orang dan saat ini telah terdapat lebih dari 33 juta orang yang hidup dengan HIV. Setiap hari terdapat 7.400 kasus baru HIV atau 5 orang per menit dan 96% di antaranya merupakan populasi di negara berkembang.

Di Indonesia hampir tidak ada provinsi yang dinyatakan bebas dari HIV dan AIDS, bahkan diperkirakan saat ini HIV dan AIDS sudah terdapat di lebih dari separuh Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Berdasarkan data resmi dari Departemen Kesehatan RI, hingga akhir Juni 2009, secara kumulatif tercatat 17.699 kasus AIDS. Jumlah kasus yang sesungguhnya diperkirakan sebanyak 298.000 orang dengan HIV dan AIDS di seluruh Indonesia.

Jika dilihat dari cara penularannya, mayoritas penularan melalui heteroseksual (48,8%), disusul penggunaan narkoba suntik (41,5%), dan homoseksual (3,3%). Sebagian besar kasus AIDS tersebut terdapat pada kelompok usia 20-29 tahun sebesar 50% dan kelompok umur 30-39 tahun sebesar 29,6%. Data tersebut menunjukkan bahwa ada suatu ancaman serius terhadap keberlangsungan generasi muda bangsa Indonesia ke depan.

Jika kasus HIV/AIDS tidak tertangani dengan baik, kemungkinan akan terjadi kepunahan generasi atau lost generation di dunia. Demikian ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan Kongres AIDS Internasional se-Asia Pasifik ke-9 di Bali, Agustus 2009 lalu. Menurut Presiden, beberapa hal penting yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan penanggulangan HIV dan AIDS adalah: kepemimpinan, pentingnya keterlibatan masyarakat, pentingnya kerjasama regional dan internasional, serta investasi yang lebih besar dan berkelanjutan untuk menemukan vaksin dan pengobatan.

Sebagai wujud komitmen serius pemerintah Indonesia dalam menanggulangi HIV dan AIDS, melalui Perpres 75 tahun 2006 Presiden mengaktifkan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional yang selanjutnya menyusun Rencana Aksi Nasional 2007 – 2010. Target yang ditetapkan rencana aksi tersebut mengacu kepada target universal (universal access) 2010 yaitu menjangkau 80% populasi yang paling beresiko (pekerja seks, pengguna narkoba suntik, pelanggan pekerja seks, waria, lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki) dengan perubahan perilaku sebesar 60%.

Berbagai upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran HIV dan AIDS di Indonesia, termasuk di wilayah Bali  telah dilakukan, baik oleh sektor Departemen/Instansi/Lembaga Pemerintah, Swasta, LSM, Lembaga Donor, maupun oleh kelompok masyarakat peduli AIDS, sesuai dengan peran dan tugas pokok masing-masing. Namun demikian upaya-upaya tersebut masih perlu ditingkatkan baik kualitas, kuantitas, keterpaduan, maupun kebersamaannya. Oleh karena itu diharapkan kegiatan-kegiatan HAS tahun 2009 dilakukan oleh berbagai sektor terkait secara komprehensif, terpadu dan berkesinambungan.

Akses Universal dan Hak Asasi Manusia merupakan isu utama yang diangkat pada HAS tahun 2009. Akses universal tersebut mencakup berbagai aspek, baik akses informasi, pencegahan, maupun akses pengobatan. Pemaknaanya adalah bahwa semua warga dari berbagai latar belakang ekonomi, budaya, tempat tinggal harus mendapatkan akses informasi HIV dan AIDS yang sama, akses pencegahan yang sama, serta akses pengobatan yang sama.

Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2009 di Bali diwarnai dengan  betbagai kegiatan, termasuk pekan kampanye kondom dan lomba kader desa peduli AIDS (KDPA). Menurt Yahya Anshori selaku Pengelola Program KPA Prov Bali, lomba KDPA kali ini disamping lebih memberdayakan pemuda desa dalam penangulangan AIDS juga untuk memperluas partisipasi masyarakat untuk mereduksi stigma yang berkatan dengan HIV dan AIDS.

Selain itu, kampanye untuk meningkatkan kepedulian masyarakat melalui media juga terus digulirkan, KPA Provinsi Bali melalui kegiatan kampanye media bertajuk LENTERA (Lembaran Tentang Realita AIDS)  melaksanakan lomba orasi di radio untuk menjaring pernyataan-pernyataan yang kuat guna penyebarluasan Iklan Layanan Masyarakat melalui media radio kepada masyarakat luas. Dibuka kesempatan kepada para anggota KDPA  maupun anggota masyarakat yang berminta menjadi kader KDPA untuk mengikuti lomba orasi yang akan diadakan pertengahan Desember 2009.

Di sisi lain berbagai penyuluhan di Tempat Kerja menjadi salah satu bagian aktivitas HAS 2009 diantaranya adalah penyuluhan kepada karyawan di Sheraton Lagoon Nusa Dua, serta diskusi rutin di lingkungan karyawan dan staf Hotel Melia Bali.

Hal mendasar yang perlu perhatian adalah  kian meluasnya kasus IMS (infeksi menular seksual) dan HIV ke pedesaan di Bali. Juga korban orang yang meninggal dunia karena AI DS yang terus berjatuhan. Sejumlah suami meninggal, dan istrinya terpaksa mengais rizki sebisanya dengan berjualan nasi atau jajan pasar. Ternyata, istri korban AIDS yang sedang membantingtulang untuk kehidupan keluarganya mendapat perlakuan yang deskriminatif oleh tetangga dan masyarakat sekitarnya. Rupanya cap buruk (stigma) yang terkait dengan masalah AIDS masih kuat yang berdampak pada pengucilan dan tindakan deskriminatif terhadap korban AIDS dan keluarganya.

Tindakan deskriminatif terhadap orang yang terinfeksi HIV perlu dihindari. Masyarakat perlu memperlakukan mereka dengan sewajarnya. Ingat, pengidap HIV adalah manusia juga yang berhak atas kehormatan dan berprestasi serta memperjuangkan kehidupannya.

Melalui peringatan HAS 2009 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan penularan HIV dan penanggulangan AIDS. Kesehatan adalah hak asasi manusia yang pertama.  Untuk itu, semua orang berhak memperoleh akses universal terhadap informasi, pencegahan, dukungan dan pengobatan terkait HIV dan AIDS. [b]

Tags: BaliHIV/AIDSOpini
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Yahya Anshori

Yahya Anshori

Related Posts

Generasi Muda Kuatkan Alas Mertajati, Sumber Kehidupan yang Sesungguhnya

Berpikir Holistik Membangun Bali: Perspektif Pancakosha dan Peta Kesadaran Hawkins

20 June 2026
Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

15 June 2026
Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Wisata di Denpasar, Tiga Tempat Menarik dalam Satu Area

Refleksi Aksi For HATI Bali 2026 dalam Menjaga Masa Depan Bali

8 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Next Post

Pekerjaan Rumah di Hari AIDS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Generasi Muda Kuatkan Alas Mertajati, Sumber Kehidupan yang Sesungguhnya

Berpikir Holistik Membangun Bali: Perspektif Pancakosha dan Peta Kesadaran Hawkins

20 June 2026
Kita Terlatih Hidup dengan Kerusakan: Kehidupan di Gang Taman Beji Pasca Banjir

Kita Terlatih Hidup dengan Kerusakan: Kehidupan di Gang Taman Beji Pasca Banjir

19 June 2026

Dari Kebun hingga Pasar, Menyusuri Rantai Ekonomi Galungan di Bali

19 June 2026
Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

18 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia