• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Krisis Air pada Hari Air se-Dunia

Fadlik Al Iman by Fadlik Al Iman
22 March 2013
in Kabar Baru, Lingkungan, Opini
0
0

selamat-hari-air

Semua kehidupan bersumber dari air.

Oleh karena itu semua makhluk hidup membutuhkan air. Tujuh pula lima persen bumi ini ditutupi oleh perairan. Air yang dikonsumsi manusia kualitasnya makin menurun sementara dari lautan kita dihadapi meluapnya air laut karena es di kutub akan terus mencair. Pertumbuhan manusia yang sangat pesat memungkinkan sumber daya alam yang satu ini akan lebih diperebutkan dibanding minyak bumi, emas dan bahan tambang lainnya.

Mulai bangun tidur sampai tertidur lagi amat sangat kita memerlukan air. Sebut saja mandi cuci kakus, semuanya atas peran serta air. Dari air berkualitas di pegunungan, dalam tanah atau dari Perusahaan Air Minum sekalipun. Pernahkah kita menghitung berapa banyak sumber mata air yang hilang sehingga sungai sungai menjadi kering karena hutannya tak ada?

Dari 458 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Indonesia, 60 di antaranya dalam kondisi kritis berat, 222 kritis, dan 176 lainnya berpotensi krisis akibat alih fungsi lahan yang membuat penyangga lingkungan itu tidak berfungsi optimal. Begitu kata Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian Dr Hasil Sembiring tentang konservasi Sumberdaya Air di Bogor beberapa pekan silam.

Dahulu kita tidak perlu membayar untuk mengkonsumsi air. Namun, sekarang orang orang banyak mengonsumsi air dari produk produk air mineral yang beredar. Ini indikator bahwa kita makin sulit mencari air yang berkualitas. Semua yang didapat harus dengan membeli.

Kehidupan makin pelik ketika manusia menggunakan semuanya. Kendaraan bermotor mengepulkan asap ke udara hingga mengakibatkan hujan asam. Air hujan sudah menjadi masalah bagi kehidupan. Hal ini ditambah daerah resapan air semakin berkurang tiap harinya. Pohon-pohon ditebang untuk perumahan, jalan dan lain sebagainya.

Tanah yang luas ditutup jalan napasnya hingga tanah tanah tidak menerima air, hujan yang turun menyentuh beton, aspal dan lorong lorong yang tebal, hak tanah untuk menerima air dibatasi.

Program menanam pohon terkendala karena lahannya yang semakin sempit. Semua sudah ditutup paving, aspal dan lainnya. Singkat kata, tangan kanan belum bisa berbuat kebaikan untuk menanam pohon, menghemat air, mengurangi kerusakan, namun tangan kiri terus mencemari, dari cebok, mandi, mencuci dengan menggunakan air secara berlebihan.

Di Bali ada suatu lembaga bernama Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH Bali). Beberapa tahun terakhir ini mereka memiliki kegiatan dengan merangkul anak-anak sekolah untuk memonitor kualitas air sungai di Bali. Semoga gerakan ini semakin berkembang, agar banyak orang yang makin mencintai sumber daya air.

Akankah air menjadi air mata karena kebiasaan buruk yang kita lakukan? Tanggal 22 Maret diperingati sebagai hari Air Se-Dunia, di mana masyarakat dunia semakin prihatin pada kehidupan ini. Mari kita berpikir secara arif dan bijak untuk kemudian bertindak dengan kemampuan yang dimiliki, untuk menghormati air, bersemedilah kita dalam teguk hingga kita tahu betapa pentingnya air.

Selamat hari Air se-Dunia. [b]

Tags: AirLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Fadlik Al Iman

Fadlik Al Iman

Pegiat lingkungan di Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) Bali.

Related Posts

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Next Post
[Foto] Tradisi Ciuman Sesudah Nyepi

[Foto] Tradisi Ciuman Sesudah Nyepi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

28 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Aksi Tolak Terminal LNG ke DPRD Bali 

Antisipasi Risiko Proyek Energi Gas di Bali

26 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia