• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, April 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Kisah Pohon: Beringin di Bencingah Batubulan

iluhgregory by iluhgregory
2 September 2023
in Kabar Baru, Sejarah
0
0

Sebuah pohon di Bali bisa menjadi pusat aktivitas sosial kemasyarakatan dan juga ritual. Sejumlah pohon memiliki cerita tersendiri baik dalam pertumbuhan, ciri khas unik, sampai kisah mistis.

Hal menarik kali ini pada pohon Beringin yang berada di desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Pohon ini menjadi tempat teduh bagi setiap pengendara yang lewat, lokasi pohon ini berada tepat di depan seberang lapangan desa Batubulan. Saya ditemani teman ngobrol warga Batubulan, I Wayan Willyana saat menemui pohon ini.

Pohon Beringin ini begitu besar di tengah ruang publik luas atau bencingah, sebutan bagi warga Batubulan. Banyak pengendara yang merasa kelelahan memilih berteduh di bawah pohon ini. Bahkan tak jarang jadi tempat enak untuk tiduran karena situasi dan suasana sejuk, memancing ras ngantuk ketika berada di bawah pohon ini.

Bencingah berasal dari kata “macecingak” (melihat-lihat). Istilah lainnya mungkin mirip alun-alun (istilah kota). Namun pada level desa di Bali namanya bencingah. Di sejumlah desa, pohon beringin di bencingah masih dilestarikan, namun makin berkurang. Selain itu, di masa lalu, bencingah ini salah satu sudut kerajaan atau puri, kerap diingat sebagai ruang sosial politik.

Pohon Beringin di Desa Batubulan dahulu merupakan tempat bermain dan kumpul bagi masyarakat sekitar. Pohon ini memiliki akar yang banyak dan besar-besar, sehingga pada saat itu dijadikan tempat bermain ayunan bagi anak-anak. Suasana rindang dan sejuk menjadi tempat nongkrong masyarakat sekitar.

Dahulu terdapat Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) serta terdapat beberapa ruko untuk tempat berjualan. Namun, adanya pembangunan balai budaya oleh desa menyebabkan ruko-ruko dan sekolah dibongkar. Bangunan kantor desa pun jadi lebih besar. Pembangunan lambat laun menyebabkan hilangnya kegiatan sosial dan ekonomi di sekitarnya.

Pohon Bencingah juga kerap diyakini petanda aktivitas kerajaan. Di sekitar bencingah, biasanya ada bale-bale tinggi berada disisi luar puri sebagai tempat raja memantau aktivitas masyarakat, dulu ada aktivitas pasar, lapangan, dan keramaian lainnya.

Di atas pohon beringin di Batubulan ini terdapat bale kulkul, berfungsi sebagai sarana komunikasi ketika terdapat sesuatu hal genting dan penting terjadi seperti bencana, gunung berapi, maupun musibah lain. Namun fungsi bale Kulkul tidak sama di seluruh desa di Bali. Tidak semuan pohon beringin juga berisi bale kulkul di atasnya, semua kembali pada keyakinan tiap desa.

Ada beberapa bencingah di Desa Batubulan. Ada juga bencingah di Catus Pata yang berada di perempatan jalan dan pohonnya juga Beringin. Pohon ini tak sekadar pohon karena memiliki konsep ruang publik yang setara dan mudah diakses oleh masyarakat. Selain akses ekonomi dan sosial bagi juga hal religius. Daunnya diambil ketika ada upacara prosesi kematian yakni Nganget don bingin (upacara memetik daun beringin).

kampungbet
Tags: pohon beringin
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
iluhgregory

iluhgregory

Related Posts

No Content Available
Next Post
Mairakilla: Energi dan Interaksi Panggung Underground

Mairakilla: Energi dan Interaksi Panggung Underground

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia