• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, February 9, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Kado Akhir Tahun Pemuda Suwung Kauh

Wayan "Gendo" Suardana by Wayan "Gendo" Suardana
1 January 2016
in Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Suwung Kauh Tolak Reklamasi

Puluhan Pemuda Suwung Kauh Denpasar Selatan kembali beraksi.

Pada akhir tahun kemarin, mereka kembali memasang Baliho bertuliskan Tolak Reklamasi Berkedok Revitalisasi Teluk Benoa dan Batalkan Perpres 51 Tahun 2014.

Pemasangan baliho berukuran 4 X 3 meter ini merupakan ke-13 kalinya mereka lakukan. Sebelumnya, spanduk mereka dirobek oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Baliho yang baru hasil dari uang urunan pemuda Suwung Kauh ini dipasang di dua titik lokasi di Jalan By Pass Ngurah Rai, tepatnya di dekat Bendungan dan di Jalan Griya Anyar Suwung Kauh, Pemogan, Denpasar Selatan.

Kadek Bobby Susila selaku koordinator pemuda Suwung Kauh mengungkapkan bahwa baliho tersebut merupakan hadiah akhir Tahun. “Ini kado akhir tahun untuk penguasa dan pengusaha sekaligus sebagai bentuk konsisten kami untuk terus berjuang hingga Jokowi membatalkan Perpres 51 Tahun 2014,” tegasnya.

Disinggung mengenai perobekan Baliho sebelumnya, Bobby pun sangat menyayangkan tindakan anti demokrasi yang dilakukan oleh orang yang tak bertanggung jawab tersebut. “Tentu disayangkan yah, terlebih biasannya perobekan atau perusakan baliho dilakukan pada saat moment pejabat mau lewat, nah itu pasti Baliho kami rusak,” kesalnya.

Bahkan, lanjut Bobby menjelaskan, di tempat pemasangan Baliho kali ini paling sering dilakukan pengerusakan. “Udah berkali-kali tapi kami tidak gentar, bahkan ada juga di satu titik lokasi sampai tujuh kali dirobek,” herannya.

Desa Suwung Kauh merupakan daerah yang berdekatan dengan rencana reklamasi di Teluk Benoa. “Sebagai daerah terdampak langsung, tentu kami merasa terancam dengan rencana reklamasi tersebut, terlebih dari berbagai riset yang dilakukan, menyebutkan Suwung Kauh akan tenggelam jika reklamasi itu dilakukan,” terang Bobby.

Adi Widiadinata selaku pemuda Suwung Kauh pun mengungkapkan kekhawatiran sama. Adi mengatakan selaku generasi muda patut serta memperjuangkan daerahnya. “Ini kan rencana yang dipaksakan, lihat saja bagaimana proses dari awal yang penuh kebohongan, bagaimana kami bisa percaya jika ini akan berdampak baik bagi masyarakat,” terangnya.

Terlebih, lanjut Adi menjelaskan, kawasan Bali selatan sudah over kapasitas dari pembangunan. “Sudah banyak hotel berbintang di sini, jika ingin membangun Bali, bangunlah secara merata, kami tak butuh proyek reklamasi di teluk benoa seluas 700 ha” tegasnya.

Teluk Benoa juga merupakan wilayah tampungan air yang berasal dari lima daerah aliran sungai (DAS) besar di sekitarnya yakni DAS Badung, DAS Mati, DAS Tuban, DAS Sama dan DAS Bualu.

“Ini juga menjadi dasar kami untuk tegas menolak dari tiga tahun yang lalu, jika di urug maka akan mengancam daerah pesisir seperti kami” pungkasnnya. [b]

Tags: Bali Tolak ReklamasiDenpasarLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Wayan "Gendo" Suardana

Wayan "Gendo" Suardana

Pengacara. Pekerja Hak Asasi Manusia. Pembela Lingkungan.

Related Posts

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

30 December 2025
Kemah Manja di Bali Jungle Camping Padangan

Terasering Subak sebagai Mitigasi Banjir Berbasis Lanskap

22 December 2025
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Next Post
Keceriaan dalam Maulid Basa di Pegayaman

Keceriaan dalam Maulid Basa di Pegayaman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

8 February 2026
Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

7 February 2026
Ahli Tegaskan Bahaya Pengecualian Wajib Amdal dalam Sidang Gugatan Petani Batur

Ahli Tegaskan Bahaya Pengecualian Wajib Amdal dalam Sidang Gugatan Petani Batur

7 February 2026
Perlawanan Kebijakan Politik dalam Karya Seni Ogoh-Ogoh 2025

Banjar, Ogoh-ogoh, dan “Gaya gagah, pesu kapah, mani mati kanggoang kremasi”

6 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia