• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 15, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Jadikan Bali Bebas Kantong Plastik

Anton Muhajir by Anton Muhajir
2 July 2010
in Agenda, Kabar Baru, Lingkungan
0 0
0

Teks Bali Fokus, Foto Luh De Suriyani

Memperingati International Plastic-Bag Free Day, pada tanggal 3 Juli 2010, empat lembaga non-profit bergabung untuk meluncurkan kampanye publik bersama.

Melalui kampanye publik di Hypermart, Bali 4 Juli nanti, masyarakat luas diajak untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa tas sendiri ketika berbelanja. Kegiatan ini diinisiasi oleh BALIFOKUS, Bali Cantik Tanpa Plastik, Yayasan GUS, dan EcoBali yang menaruh perhatian pada isu-isu mengenai lingkungan terutama sampah plastik, daur ulang dan zero waste.

“Peredaran dan penggunaan kantong plastik sekali pakai-buang menunjukkan gaya hidup instan dan tidak peduli lingkungan. Kantong plastik terbuat dari turunan minyak bumi, sehingga membuang atau menghambur-hamburkan kantong plastik berarti juga memboroskan sumber daya alam. Selain itu secara estetis dan kesehatan, sampah kantong plastik merugikan lingkungan dan kesehatan,” kata Yuyun Ismawati dari BALIFOKUS.

“Penggunaan dan peredaran kantong plastik harus dilarang,” tambahnya.

Melalui kampanye ini, keempat lembaga di atas berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan kerugian plastik, mengajak masyarakat untuk lebih bijak saat berbelanja, mendukung perubahan perilaku masyarakat secara luas dan mendorong dukungan kebijakan untuk mengurangi dan menghapuskan peredaran kantong plastik. Aksi ini dilakukan secara serentak di seluruh dunia, antara lain Spanyol, Dubai, India, Filipina, Tanzania, dan Afrika Selatan. Bentuk kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dan minat penyelenggara setempat.

Di Kerala, India, akan dibentuk koalisi formal untuk mendorong kawasan bebas plastik. Di Bali, setiap hari dihasilkan sekitar 5000 ton sampah. Lima belas persennya adalah sampah plastik, berkisar antara 600 sampai 750 ton per hari (11-12% dari total volume sampah), atau kurang lebih sama dengan 167 truk/hari.

“Tiap hari satu supermarket besar membagikan ribuan kantong plastik pada pengunjung. Walupun tidak dipungut biaya untuk kantong plastik tersebut, masyarakat luas akan terbebani dengan biaya penanganan sampah yang ditimbulkan dan dampaknya terhadap lingkungan. Dari ribuan ton kantong plastik didistribusi setiap tahun, sebagian besar dibuang ke lingkungan,” kata Alex Ryan, dari Bali Cantik Tanpa Plastik.

Kantong plastik kita pakai 5-15 menit saja, tetapi baru akan terurai di alam setelah 500-1000 tahun. Banyak plastik ditemukan di pantai dan merusak terumbu karang dan berdampak pada perkembangan dan citra pariwisata Bali. Proses pemusnahan plastik, terutama yang mengandung PVC, dengan cara pembakaran akan menghasilkan dioxin, yang bersifat racun, dapat terakumulasi di tubuh manusia dan meningkatkan risiko kanker.

Salah satu praktik yang bisa dilakukan sehari-hari untuk mengurangi sampah plastik adalah dengan penggunaan reusable bag, tas kain atau tas sendiri yang ramah lingkungan ketika berbelanja. Konsep ini sudah diterapkan oleh Hypermart Bali melalui kampanye “Hypergreen” sejak akhir tahun 2009.

“Sejak November 2009, Hypermart berhasil mengurangi volume kantong plastik yang digunakan sehari hari melalui menyediakan kardus dan tas kain,” ujar Ni Nyoman Erawati, Store General Manager Hypermart Mal Bali Galeria. “Selama ini pengunjung tidak komplain karena kami menyampaikan informasi ini secara terbuka demi menjaga kelestarian lingkungan kita bersama,” tambahnya.

Harapan ke depan adalah langkah positif Hypermart diikuti oleh para retailer lainnya untuk meningkatkan kesadaran usaha dan para konsumennya sehingga jumlah sampah plastik dapat dikurangi secara signifikan. “Minggu lalu Gubenur Bali mengumumkan rencana untuk mewajibkan supermarket di Bali menyediakan tas kain dan tidak lagi menyediakan kantong plastik. Kami merasa ini memang saatnya untuk menerapkan kebijakan yang progresif ini” tambah Alex Ryan.

“Buat apa tunggu lagi,” ujarnya.

Dalam acara ini, akan ditayangkan film tentang bahaya kantong plastik, kuis, petisi, tulisan para pengunjung sebagai pesan yang akan dikirimkan kepada Gubernur, dan ajang foto sebagai apresiasi terhadap pengunjung yang tidak menggunakan kantong plastik. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari semua kalangan yang hadir untuk bekerja bersama dalam mengurangi dampak negatif plastik bagi lingkungan dan kesehatan.

Yuyun Ismawati berkata, “Intinya, kami ingin Bali dijadikan pulau yang bebas kantong plastik”. [b]

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Alex Ryan (Bali Cantik Tanpa Plastik), 081353011989
Ririen (BALIFOKUS), 081236837804

Tags: AgendaBali FokusKutaLingkunganNGOSampah Plastik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

21 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Memanen Air Hujan dan Biogas, Teknologi Tepat Guna bagi Petani Bali yang Terabaikan

Ketimpangan Sumber Daya di Balik Krisis Air Tanah Bali

12 November 2025
Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

3 November 2025
Next Post

Seruas Trotoar Multiguna di Pusat Kota

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

15 December 2025
Begini Lho Cara Menjelajah Nusa Penida dengan Cara Berbeda

Perempuan dalam Sistem Pewarisan Adat Bali: Terikat Adat, Hak Terbatas

15 December 2025
Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

14 December 2025
Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

14 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia