• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, March 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Investasi Properti di Bali Naik Saat Pandemi

Dedy Darma Yuda by Dedy Darma Yuda
15 April 2022
in Kabar Baru, Opini
0
0
Suasana Pantai Kuta setelah diperbolehkannya kembali perjalanan dalam negeri. Foto Anton Muhajir.

sumber gambar : Villa Marang – Bali Architect, Satya Puri Studio

Kita tahu bersama dan sepakat bahwa Bali merupakan pulau yang sangat indah dan tempat yang wajib dikunjungi untuk liburan. Atau sekedar melepas penat ketika lagi stres dan membutuhkan tempat untuk liburan healing seperti tren yang sedang berkembang sekarang.

Daya tarik Bali sebagai destinasi wisata begitu kuat sehingga orang-orang selalu menempatkan Bali sebagai wishlist tempat yang wajib mereka kunjungi. Tidak hanya wisatawan mancanegara, lokal pun tidak mau ketinggalan. 

Namun sayangnya, selama pandemi kondisi Bali yang dulunya ramai dengan wisatawan tiba-tiba berubah sepi dan senyap. Daerah Kuta, Legian, Seminyak, Nusa Dua, Ubud yang dulu biasa penuh sesak dengan wisatawan tiba-tiba berubah menjadi kota yang seperti tidak berpenghuni, ruko-ruko dan artshop tutup, begitupun hotel-hotel disekitarnya.

Investasi Properti Naik Selama Pandemi

Bali yang memang mengandalkan pariwisata sebagai ujung tombak perekonomiannya, tentu sangat terdampak dari pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan akan berakhir ini. Tapi ada fakta lain yang cukup membuat kita kaget ternyata sektor properti Bali masih menjadi incaran investor di tengah lesunya pariwisata.

Berdasarkan data dari  Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Bali menunjukkan bahwa Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) selama 2020 mencapai Rp 5.432,7 miliar dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai nilai 293,3 juta dolar AS. Data ini mengindikasikan bahwa Bali masih menarik bagi para investor yang dinilai masih optimis terhadap perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Bali.

Ditambahan juga data dari lembaga riset internasional Knight Frank Global yang mencatat bahwa orang-orang super kaya dalam kategori Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) di Indonesia melonjak hingga 67 persen pada periode 2020-2025. 

Menariknya, 25-28 persen dana mereka diinvestasikan pada sektor properti. Berdasarkan rangkaian data ini, walaupun masih dalam situasi pandemi, sektor properti di Bali ternyata masih menarik bagi para investor karena justru dinilai memiliki tren positif.

Tips Melakukan Investasi Properti

Mungkin anda saat ini memang punya rencana untuk berinvestasi di Bali khususnya dalam bidang property. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin bisa anda ikuti untuk berinvestasi di Bali.

Lakukan pembelian saat harga properti stabil

Anda harus paham bahwa harga properti di kawasan destinasi liburan relatif lebih stabil jika dibandingkan dengan kawasan lain. Artinya, anda bisa membeli properti kapan saja untuk investasi di Bali. Namun, ada baiknya memeriksa kembali harga pasar dari properti yang akan dibeli. Dengan begini, anda sangat disarankan untuk membeli properti ketika harga pasar tengah stabil. Carilah informasi sebanyak-banyaknya dari internet, agen properti, maupun riset pasar secara langsung.

Beli properti di luar musim liburan

Investasi properti di Bali juga harus menggunakan strategi karena cukup banyak investor pesaing yang juga datang mencari properti seperti anda. Umumnya, mereka akan mencari rumah tapak dan kemudian dibangun kembali menjadi guest house, villa, atau hostel yang lebih ramah kantong untuk para wisatawan backpacker.

Banyak dari investor akan datang di musim liburan untuk memastikan lokasi properti tersebut diminati oleh pasar. Padahal kondisi ini justru menimbulkan kompetisi penjualan yang berakibat pada kenaikan harga properti. Oleh karena itu, sebaiknya belilah properti untuk investasi di Bali saat musim liburan usai.

Di waktu inilah anda bisa lebih leluasa menawar harga karena tidak perlu bersaing ketat dengan investor lain. Sebagai warga domestik, tentu anda tahu betul lokasi strategis mana saja yang tepat untuk membeli properti di Bali.

Ikuti Market Trends

Berikutnya adalah menyesuaikan diri dengan permintaan pasar. Artinya, sebelum melakukan pembelian, anda sebaiknya melakukan market researchi terhadap target pasar yang anda mau.. Apabila permintaan cukup tinggi namun ketersediaan belum mencukupi, maka investasi yang anda akukan dijamin akan memperoleh keuntungan yang menggiurkan.

Cek ketersediaan fasilitas umum.

Satu lagi yang tidak kalah penting diperhatikan saat anda berencana untuk investasi di Bali dalam bentuk properti, yaitu ketersediaan fasilitas umum. 

Untuk itu, sangat dianjurkan agar anda terlebih dulu melakukan survei lokasi secara langsung. Hal ini penting agar anda bisa mengetahui fasilitas apa saja yang tersedia di sekitar kawasan properti. Misalnya, ketersediaan tempat ibadah, supermarket, apotek, ATM, dan sebagainya. Semakin lengkap fasilitas yang ada, maka semakin menarik pula properti anda untuk disewakan pada wisatawan yang datang.

Investasi di Bali terbilang cukup gampang bagi anda yang masih pemula. Selama anda bisa membaca dan memanfaatkan peluang yang ada dengan baik, maka keuntungan pun bisa didapatkan. 

Investasi properti di Bali bahkan tidak hanya terbatas pada bangunan berupa vila, hostel, atau guest house, tetapi juga bangunan perkantoran co-working space yang saat ini cukup banyak peminat di Pulau Dewata.

kampungbet
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Dedy Darma Yuda

Dedy Darma Yuda

Blogger & Digital Marketer

Related Posts

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

5 March 2026
Next Post
Apa Kabar Perpustakaan di Tengah Kota Denpasar?

Apa Kabar Perpustakaan di Tengah Kota Denpasar?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia